Berita Pantau Kinerja Agen Lapangan dengan Aplikasi Xtimo

Pantau Kinerja Agen Lapangan dengan Aplikasi Xtimo

aplikasi npp xtimo

Surya Wibaya Isjwara (Director, PT NPP) menunjukkan aplikasi mobile Xtimo untuk memantau kinerja agen lapangan.

Bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa, keberadaan agen-agen yang turun ke lapangan sangatlah penting. Para pekerja inilah yang langsung bertemu dengan konsumen atau calon konsumen serta berada di garda terdepan dalam melayani apa pun kebutuhan pelanggan.

Sebagaimana diketahui, industri jasa juga sedang berkembang pesat di Indonesia. Contohnya perusahaan asuransi, pembiayaan, kredit mikro, konsultan, dan tidak terkecuali penyedia solusi TI. Salah satunya yaitu PT Niagaprima Paramitra (NPP), bagian dari CTI Group yang berfokus pada jasa system integrator dan pengembangan aplikasi.

“Di dalam NPP, terdapat tim yang spesial untuk membangun aplikasi mobile, yaitu GOIJO (berasal dari idiom Go Green. Red). Karena berangkat dari segmen enterprise, kami ingin membantu perusahaan dalam menaikkan penghasilan dan memantau pergerakan agen penjualan lewat mobility. Saya yakin kemampuan untuk memonitor secara real time makin lama makin dibutuhkan,” papar Surya Wibaya Isjwara (Director, PT NPP).

Mengapa perusahaan mesti memantau pergerakan para agennya? Jovan Tamrin (General Manager GOIJO, PT NPP) mengungkapkan bahwa ide untuk membuat aplikasi ini lahir dari pain point yang sering dirasakan perusahaan yang mempekerjakan banyak orang di lapangan. Hal ini juga dialami secara internal di NPP.

“Selama ini, kita berasumsi bahwa kita mengetahui aktivitas para agen ini. Kita percaya mereka mengerjakan tugas mereka di lapangan. Tapi, bagaimana cara memvalidasinya?” tukas Jovan.

Jovan lantas mencontohkan kasus ketika seorang agen ditugaskan untuk berkunjung ke sepuluh tempat. Bisa saja pada praktiknya, dia hanya menyambangi delapan tempat. Tapi, saat kembali ke kantor, ia tetap melapor bahwa ia sudah datang ke sepuluh tempat seperti yang ditugaskan.

Aplikasi Xtimo berupaya menjadi jawaban dari pertanyaan tersebut. Aplikasi ini membenamkan tiga fitur utama: penugasan, pelaporan tugas, dan pemantauan. Untuk mengaksesnya, ada dua antarmuka. Manajer atau supervisor mendapat akses melalui online dashboard, sedangkan agen harus menginstalasi aplikasi berbasis Android.

Begini skenario penggunaan Xtimo. Lewat dashboard, manajer/supervisor memberi penugasan kepada agen-agen lapangan untuk mengunjungi pelanggan di lokasi-lokasi tertentu. Lebih detail lagi, tugas apa saja yang harus mereka kerjakan di sana.

Saat agen sampai di lokasi, ia mesti mengeklik tombol check-in, lalu mulai bertugas. Apabila sudah usai, ia dapat mengeklik tombol check-out dan berpindah ke lokasi lainnya. Agen juga dapat menambahkan bukti foto untuk menandakan tugasnya benar-benar telah rampung. Jika tidak ada sinyal atau kehabisan paket data, laporan bisa disimpan offline terlebih dahulu.

Seluruh laporan dari agen lapangan langsung dikirimkan ke server Xtimo. Walhasil, manajer/supervisor bisa mengecek kemajuan aktivitas para anak buahnya secara real time. Mereka juga dapat memantau agen mana saja yang paling cepat dan paling lambat menyelesaikan tugas. Dari laporan ini, kinerja agen lapangan pun bisa diukur dengan lebih cepat dan akurat.

“Para agen lapangan seringkali enggan mengerjakan paperwork. Begitu kembali ke kantor, mereka masih harus mengisi laporan. Dengan Xtimo, laporan bisa dikirimkan langsung saat itu juga dari tempat mereka bertugas,” ujar Jovan.

“Kami membuat aplikasi ini sesimpel mungkin. Agen cukup check in, mulai kerja, selesai, dan check out. Perusahaan pun jadi bisa menghitung pembayaran bagi agen-agen ini berdasarkan time sheet atau jam kerja efektif mereka,” imbuh Surya.

Aplikasi Xtimo telah dikembangkan NPP sejak akhir tahun 2014. Aplikasi ini sudah resmi dipasarkan mulai tahun ini dengan sistem berlangganan per jumlah user. Sebelumnya, Xtimo lebih dulu diuji coba di lingkungan internal NPP. Sebuah perusahaan pembiayaan berskala nasional juga telah menyatakan minatnya untuk memanfaatkan Xtimo untuk seribu pengguna.

Surya melihat bahwa di perusahaan multifinance, Xtimo dapat mempercepat proses pengajuan kredit. Rangkaian langkah mulai pertemuan agen dan calon nasabah, pengiriman profil, pengecekan rekam jejaknya oleh supervisor, sampai persetujuan kredit bisa dipangkas waktunya, dari satu minggu menjadi hitungan hari.

”Otomatis, perusahaan bisa branding bahwa layanan pembiayaan kami lebih cepat. Pelanggan pun lebih banyak berdatangan,” tuturnya ketika ditanya mengenai hubungan antara aplikasi Xtimo dan penambahan revenue bagi perusahaan.

Comments

comments