- Enterprise

Indosat Lepas 2.500 Menara

PT. Indosat Tbk (Indosat) mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani dokumen perjanjian dengan PT. Tower Bersama Infrastructure Tbk (Tower Bersama) dan anak perusahaan PT. Solusi Menara Indonesia untuk penjualan dan penyewaan kembali 2.500 menara.
Adapun sekitar 25 persen dari aset menara milik perseroan, dengan perkiaraan nilai total sebesar USD 519 juta yang dibagi atas pembayaran di muka sebesar USD 406 juta. Sementara potensi pembayaran maksimal yang ditangguhkan adalah sebesar USD 113 juta.
Berdasarkan ketentuan penjualan, Indosat akan menyewa menara yang dijual untuk jangka waktu minimum 10 tahun sesuai harga pasar. Melalui pengalihan kepemilikan menara ini, Indosat akan menikmati penghematan signifikan dari sisi pengeluaran untuk belanja modal dan operasional aset menara.
Selain itu, Indosat (juga) telah merampungkan ketentuan-ketentuan preferensi dengan Tower Bersama sejalan dengan posisi Indosat sebagai anchor tenant (penyewa utama). Hal ini merupakan nilai tambah yang berarti untuk Indosat yang didapat dari transaksi tersebut sebagai akibat dari realisasi penghematan selama jangka waktu sewa.
Dana hasil transaksi ini nantinya akan digunakan untuk pembayaran utang, investasi modal dan keperluan umum perusahaan. ”Kami senang telah menandatangani perjanjian ini di mana perjanjian ini memungkinkan kita untuk menguangkan sebagian asset non-inti kami dengan nilai yang menarik,” ujar Harry Sasongko (Presiden Direktur dan CEO Indosat).
Harry menambahkan bahwa penjualan ini memberikan hasil nyata imbal hasil investasi sekaligus membuka nilai dari sebagian bisnis menara kami dan membebaskan modal untuk diinvestasikan kembali ke dalam bisnis inti.
Indosat meyakini bahwa perusahaan menara yang independen dapat memberi imbal hasil yang lebih baik pada aset menara dibandingkan dengan operator telekomunikasi, mengingat fokus mereka pada bisnis menara dan kemampuan untuk menambah kolokasi.
Transaksi ini pun
diharapkan dapat membuka kemungkinan bagi Indosat untuk
semakin fokus pada
layanan inti nirkabel dan mengoptimalkan operasi dan biaya.
- Artikel Terkait

- Polling InfoKomputer

