Bedanya, kali ini desain dibuat sedemikian modis dan stylish untuk menggaet pengguna kalangan wanita dan remaja.
Lihat saja pada warna-warni body kamera yang tersedia dari silver, biru, merah muda, coklat, serta keemasan. Sudut-sudut badan Canon IXUS 80 IS juga tumpul dan oval sehingga memperkuat kesan stylish kemera yang memiliki resolusi CMOS 8 mega piksel ini.
Kalangan wanita dan remaja yang disasar umumnya menginginkan kepraktisan dan otomatisasi dalam pemotretan. Salah satu inovasi dalam hal otomatisasi pemotretan adalah sistem Motion Detection Technology yang secara otomatis menaikkan kepekaan sensor cahaya (ISO/ASA) sehingga mendapatkan kecepatan shutter yang tinggi dan dapat membekukan gerakan objek. Namun fitur ini baru aktif ketika pengguna memposisikan pada mode pemotretan High ISO Auto.
Otomatisasi juga terlihat dari tidak adanya fitur pemotretan manual, baik manual penuh (M), prioritas diafragma (AV), maupun prioritas kecepatan rana (S). Namun Canon IXUS 80IS telah menyediakan berbagai setelan pemotretan khusus untuk berbagai kondisi pencahayaan dan jenis objek. Pengguna dapat memilih scene Kids & Pets, Indoor, Sunset, Foliage, Snow, Beach, Fireworks, Aquarium, serta Underwater. Apalagi, Canon IXUS 80IS menyertakan fasilitas diagram Histogram yang dapat difungsikan sebagai indikator pencahayaan, penyebaran tonal, dan detail/tekstur saat membidik. Setidaknya, pengguna dapat langsung mengompensasi pencahayaan dengan menaikturunkan ISO atau memutuskan penggunaan bantuan lampu kilat.
Pelengkapan sistem peredam guncangan (image stablization) yang bekerja secara optis pada lensa—bukan pada sensor cahaya—menambah daya tarik Canon IXUS 80IS. Sistem ini sangat membantu kami saat mencoba memotret dengan zoom maksimal maupun dengan sistem makro (objek berukuran kecil dari jarak dekat). Dengan jarak pemotretan terdekat mencapai 3 cm, kami mampu merekam detail/tekstur tubuh kumbang dengan baik.
Kualitas rekaman foto paling tajam yang kami rekam dengan cahaya matahari cerah ada pada setelan zoom optis paling kecil. Warna-warna terekam penuh dan berimbang pada semua besaran zoom, tanpa ada salah satu warna yang terlalu menonjol. Namun, jika pengguna ingin menonjolkan satu dari ketiga warna (merah, hijau, atau biru), hal ini dapat diatur lewat fitur Photo Effects.
Kami sempat penasaran mengapa hasil rekam dengan lampu kilat, terutama pada potret wajah jarang yang berlebih cahaya (over exposed). Mungkin inilah hasil kerja face recognition yang unik di Canon IXUS 80IS. Fasilitas ini tidak saja diterapkan pada sistem fokus dan pencahayaan, tetapi juga diterapkan pada sistem white balance dan pengaturan lampu kilat. Sistem red eye reduction yang dapat diaplikasikan saat membidik maupun saat melihat hasil rekam foto, bersama dengan sistem face recognition Canon IXUS 80IS menjadi daya tarik tersendiri untuk dijadikan pilihan alat dokumentasi sehari-hari.
Secara logika, semakin banyak fitur diaktifkan akan mengakibatkan pemrosesan foto menjadi lebih lambat. Kami menilai hal ini relatif tidak mengganggu pada Canon IXUS 80IS. Kami menduga hal ini disebabkan dukungan prosesor DIGIC III yang disematkan dalam kamera ini. Pada setelan kualitas foto terbaik, kami mencatat waktu jeda (lag time) antara penekanan tombol shutter release dengan perekaman foto sangatlah kecil, yaitu sekitar 0,5 detik. Sementara, jika lampu kilat diaktifkan, lag time menjadi sekitar 1 detik.
Sementara itu, dalam hal kecepatan pemrosesan data foto, Canon IXUS 80IS memerlukan waktu sekitar 2 detik untuk kembali siap merekam bingkai selanjutnya. Ini dicapai dalam kondisi lampu kilat dimatikan dan pilihan kualitas foto terbaik. Jika lampu kilat diaktifkan, waktu pemrosesan foto menjadi sekitar 3 detik.
***
Canon IXUS 80IS menyajikan rekaman foto dengan kualitas warna yang natural, dengan fokus akurat, serta responsif untuk dokumentasi foto keseharian. Ketiadaan menu manual memang membuatnya kurang cocok dipakai mereka yang berniat belajar fotografi, namun dikompensasi dengan banyak scene untuk beragam kebutuhan.
Plus : Sistem optical image stabilizer; sistem face detection; responsif; ada jendela bidik optik; asilitas pengunci pencahayaan (AE Lock).
Minus: Refresh time lampu kilat kurang cepat; tidak ada fitur pemotretan manual.
Skor Penilaian
Fitur : 4
Kemudahan penggunaan : 4
Kinerja : 4,25
Harga : 4
Total : 4,075
Spesifikasi: Canon IXUS 80 IS
Ukuran & Resolusi (piksel) | 8 mega piksel |
Resolusi foto (min/max) | 640 x 480 / 3264 x 2448 piksel |
Resolusi video (min/max) | 160 x 120, 15 fps / 640 x 480, 30 fps |
Media rekam | SD, SDHC, MMC, MMCplus, HC |
Format file (foto/video/audio) | JPEG |
ISO/ASA | 80-1600 |
Zoom | 3 x optical (setara dengan 38-114 mm), 4x digital. |
Kecepatan shutter/rana (1/detik) | 1/60 detik-1/1500 detik. |
Jarak fokus terdekat | 3 cm. |
Viewfinder | Ada |
Diagonal LCD | 2,5 inchi. |
Koneksi | · USB. · A/V output |
Tipe baterai | Li-ion rechargeable NB-4L. |
Charger baterai | Ada |
Dimensi | 86,8 x 54,8 x 22,0 mm |
Bobot | · 125 gram (tanpa baterai). |
Garansi | 1 tahun |
Situs web | www.canon.com |
Kisaran harga | USD 285 |
*Datascrip, (021)6544515

