Review
Canon PowerShot A590IS
Artikel terkait

Beri Komentar

RSS Feed


Beri Rating :
Rabu, 13 Agustus 2008 | 10:27 WIB

Ditilik dari fisiknya, tidak ada yang menarik pada Canon PowerShot A590IS, kecuali label IS yang berarti dilengkapi fasilitas antiguncang. Penampakannya khas kamera PowerShot Canon. Badannya yang nyaman digenggam itu tetap terbuat dari plastik. Bedanya yang ini tampak lebih gagah karena diwarnai hitam keabu-abuan.

 

Selain fasilitas bidik serbaotomatis, PowerShot A590IS (PSA590IS) mengemaskan fasilitas manual. Jadi kita bisa memotret dalam moda shutter, aperture, atau program priority, maupun moda manual biasa. Jika tidak mau repot dengan segala urusan pengaturan, tinggal gunakan pilihan scene yang ada. Putar tombol ke SCN, lalu pilih scene (snow, beach. fireworks, aquarium, night scene, sunset, foliage) yang sesuai.

 

Fasilitas PSA590IS ini tidak beda jauh dengan pendahulunya: Face detect focus, opsi metering, penyesuaian blitz dan self timer. Fasilitas IS-nya (image stabilization) bisa dipilih: selalu aktif (continuous), hanya ketika bidikan sedang diambil (shot only), atau panning. Saat IS aktif, kita bisa menggunakan kecepatan shutter yang lebih rendah untuk mengkompensasi guncangan ringan dari tangan sehingga gambar nantinya tidak/kurang kabur.

 

Saat kami coba, kamera beresolusi 8 megapixel ini terbukti baik dalam menangkap image. Fokus mengunci cukup cepat (0,5 – 1 detik), tergantung pada situasi. Hasil bidikan rata-rata tampil tajam dan jernih dengan sedikit efek soft di bagian pojok. Warna-warna terlihat cerah dan vivid. Memang adakalanya warna merah dan kuning tidak akurat direkam, tetapi ini bisa diperbaiki melalui custom white balance.

 

Yang paling mengesankan adalah makronya: tajam, halus, detail. Sementara bidikan di dalam ruangan tanpa flash masih terlihat cukup baik, dengan catatan cahaya di dalam ruangan tidak terlalu gelap. Tanpa flash, sebuah foto butuh waktu sekitar 0,4 detik. Namun begitu flash diaktifkan, waktunya menjadi nyaris empat kali lipat lebih lama – sesuatu yang harus lebih diperhatikan Canon.

 

Selain makro, kami sangat suka dengan fokus manual. Ketika diaktifkan,  bagian tengah frame yang dimunculkan pada layar LCD akan diperbesar sehingga kami bisa memastikan bahwa subyek sudah benar-benar fokus sebelum menekan tombol shutter.

 

Yang juga unik adalah fasilitas Self Timer yang waktu dan jumlah bidikannya bisa diatur sendiri. Pilihannya adalah 1 – 10 detik, 15 detik, 20 detik, dan 30 detik untuk 1 – 10 bidikan.

 

Namun ada yang menurut kami perlu diperbaiki, yakni kualitas LCD 2,5”. Resolusinya yang 115.000 pixel itu kurang halus dalam menampilkan hasil. Di luar ruangan, khususnya di terik matahari yang sangat kuat, layar LCD agak sulit dilihat. Untunglah tersedia optical viewfinder untuk mengintip, yang kini mulai jarang kita temui pada kamera entry-level. Akan lebih baik lagi andai di viewfinder ini juga disertakan fasilitas dioptri agar mereka yang berkacamata bisa mengatur fokus di sana. 

 

***

Canon PowerShot A590IS ini cocok bagi pemula maupun mereka yang sudah lebih mahir memotret. Responnya cepat, kinerjanya bagus. Jika ingin foto Anda diberi tanggal pengambilan gambar, pilihlah ukuran gambar Date Stamp. Namun untuk ini, kualitas gambar haruslah diatur pada Fine. (Wiwiek Juwono)

 

Skor Penilaian

-Penggunaan     : 5

-Kinerja           : 4

-Fasilitas          : 4,1

-Harga             : 3,8

Skor Total        : 4,19

<maksimum  = 5, makin tinggi semakin baik>

 

Plus    : Mudah dipakai; makro tajam; moda manual bagus; fasilitas Face detect; fasilitas IS; tool Red Eye Removal, kualitas bidikan bagus; bisa ditambahi lensa konversi.

 

Minus : LCD di terik matahari kurang terang; pengisian blitz agak lambat; zoom optik tidak aktif di moda movie; MMC bawaan 32MB; tanpa indikator zoom di LCD. 

 

Mudah dioperasikan dan memberikan hasil yang baik. Kendati badannya agak besar, kamera point-and-shoot dengan fasilitas manual ini bisa dioperasikan dengan satu tangan.

 

Spesifikasi: Canon PowerShot A590IS

Resolusi CCD                         

 8 megapixel

Resolusi foto (min/max)            

 640x480/3264x2448

Resolusi video (min/max)         

 160x120/640x480 @ 15/20fps

Media perekaman                                

 MMC/SD/SDHC Memory

Format file (gambar/video)

 JPG/AVI

Ukuran lensa ekivalen-35mm (mm)      

 35 - 140

Setting aperture (wide/tele)      

 f/2.6-f/5.5

Ekivalen ISO                           

 Auto, High ISO, 80, 100, 200, 400, 800, 1600

Zoom                                      

 4X optical; 4X digital

Kecepatan shutter (detik)         

 1/60 - 1/2000

Fokus terdekat terbaik (makro)           

 5cm

Viewfinder                               

 Ada 

Diagonal LCD                         

 2,5” TFT LCD 115.000 pixel

Self-timer                                

 2 dan 10 detik, kustom

Metode koneksi komputer       

 USB 2.0 Hi-Speed

Tipe batere/isi ulang                 

 AA/ya

Batere charger                         

 Tidak ada

Dimensi (plt)                            

 9,43×6,47×4,08 cm

Bobot dengan batere + kartu SD

 226  gram

Garansi                                    

 1 tahun

Situs Web                               

 http://www.canon.com.sg

Harga kisaran*                        

 US$ 230

* Datascrip, (021) 654-4515.

* Minggu pertama Juni 2008.

1 Komentar
Halaman  1  
JULIUS | 2008-08-27 14:04:54
good
Beri Komentar

Security Code
Review
Samsung NV4
Tampil cantik dan memiliki fungsi ganda sebagai multimedia player.
Kodak EasyShare Z8612 IS
Kamera High Definition dengan fitur cerdas dan pembesaran optis sampai 12x
Olympus mju 1010
Sony DSC-W120
Panasonic SDR-H280
© 2007 - Sinyal - All rights reserved -- Developed by Kompas Cyber Media