Laris manisnya penjualan printer Pixma iP1880 tidak lantas menjadikan seri ini sebagai pilihan satu-satunya bagi Anda yang berkantong pas-pasan. Canon kini juga menawarkan seri iP3500 yang kami anggap jauh lebih menarik dengan harga tak terpaut jauh dengan iP1880. Jika iP1880 hanya menyediakan 1 penampung kertas, maka iP3500 sudah memiliki 2 buah input kertas yang total menampung hingga 250 lembar kertas ukuran A4. Desain Pixma iP3500 juga senada dengan iP1880 yang mengusung finishing warna hitam glossy yang lebih mewah.
Seperti rata-rata printer inkjet low-end, panel kontrol Canon Pixma iP3500 memang minim. Hanya terdapat tombol power berserta 2 buah lampu LED sebagai indikator. Uniknya, iP3500 menyertakan sebuah tombol Jamming di bagian samping yang berguna untuk mengeluarkan kertas yang macet saat mencetak. Ini merupakan fasilitas tambahan yang berguna mengatasi problem macet yang umum terjadi saat mencetak pada beragam jenis kertas. Untuk memudahkan mencetak foto langsung dari kamera, iP3500 juga menyertakan port USB PictBridge di bagian depan.
Meski tergolong sebagai printer entry level namun kecepatan iP3500 dalam mencetak sudah sangat bagus. Untuk selembar dokumen A4 dapat dicetak dalam waktu 8 detik saja, atau nyaris seperti printer laser. Kualitas cetaknya juga tajam tak ternoda. Untuk cetak foto cukup terbilang cepat, yaitu sekitar 3 menit 20 detik, lebih ngebut dibandingkan HP Photosmart D5360 yang juga pernah kami coba. Namun untuk kualitas foto agaknya iP3500 harus menyerah dari HP Photosmart D5360 yang tampil lebih halus.
***
Sebagai pencetak murah meriah, kualitas yang disajikan iP3500 boleh dianggap bagus, termasuk untuk mencetak foto di kertas glossy. Hal positif lain yang ditawarkan Canon lewat teknologi tinta Chromalife100 juga menjaga hasil cetak foto dari kerusakan hingga 100 tahun. Sayangnya kami mencatat kelemahan printer ini saat mencetak foto pada media kertas biasa, yang terlihat kurang halus. Namun untuk printer seharga US$ 82,5, Canon Pixma iP3500 sangat menjanjikan. (Dedy Kurniawan-Kontributor).
Hasil Uji: Canon Pixma iP3500
File | Waktu (menit:detik) |
FPOT teks | 8 detik |
5 hal teks | 39 detik |
5 hal grafis | 2:20 detik |
5 hal gambar | 2:31 detik |
Photo ukuran A4 | 3:20 detik |
Plus : Kecepatan cetak foto; Kualitas cetak foto; Mendukung PictBridge; Hemat listrik; Tombol jamming; 2 buah baki; Murah; Ringan.
Minus: Tanpa card reader.
Skor Penilaian
-Kinerja : 4
-Fasilitas : 4
-Kemudahan : 4
-Harga : 4,5
Skor Total : 4,1
Spesifikasi : Canon Pixma iP3500
Metode cetak | Inkjet Warna |
Resolusi maksimum | 4800x1200 dpi |
Memori | Tidak ada |
Interface | Hi-Speed USB 2.0 |
Network Support | Tidak ada |
Sistem operasi | Windows 98/ME/2000/XP/Vista/Server 2003; Linux; Mac OS 10.2.8 keatas. |
Kapasitas kertas | Multipurpose :150 lembar Baki : 100 lembar |
Jenis kertas | Plain A4/letter/legal, transparasi; Photo Card; Post card |
Ukuran kertas maks | Legal, A4 |
Dimensi (plt) | 43,6x30,2x14,5 cm |
Berat | 4,9kg |
Konsumsi listrik (aktif/stand by/sleep) | 11/1/1 watt |
Garansi | 1 tahun |
Situs Web | www.canon.com |
Harga kisaran* | US$ 82,5 |
* Datascrip, (021) 654-4515
* Minggu pertama Mei 2008

