Meski sudah melewati puncaknya, pasar notebook diramalkan tetap akan berkembang dalam laju yang kencang dalam tahun-tahun mendatang. Inilah yang mungkin dapat menjelaskan masih munculnya nama baru yang masuk ke dalam pasar notebook, termasuk pemain ‘lama’ seperti SPC. Merek yang lebih dulu muncul dalam produk monitor, speaker, dan casing ini memperkenalkan jajaran notebook SPC Note mereka yang dibandrol dengan harga miring untuk memikat pembeli yang berdana terbatas. Seri Note SQ142 dengan prosesor Dual Core T2370 1,73GHz menjadi salah satu andalan SPC yang sempat kami coba.
Ditilik dari desain permukaannya Anda akan segera tahu bahwa notebook berlayar 14” ini dibuat OEM, terutama pada desain tombol dan casing yang teramat “biasa”. Penampilan yang serba konvensional ini amat terlihat dari susunan port koneksi, touchpad, dan tombol inputnya.
Dengan harga sekitar Rp 5,7-jutaan, jelas sekali SQ142-T2370F bersaing ketat dengan pemain entry level lainnya macam Anote dan Advan. Model ekonomis macam ini umumnya hanya menyertakan sistem operasi Linux atau Free DOS namun driver dan aplikasi pendukung untuk sistem Windows tetap disertakan dalam paketnya. Untuk membuat konsumen lebih nyaman pada jaminannya, SPC berani memberikan garansi selama 3 tahun service yang tergolong cukup lama dibandingkan kompetitornya.
Kombinasi prosesor 1,73GHz dan memori DDR2 1GB belum membuat SPC Note ini jadi istimewa, lebih tepatnya spesifikasi tersebut lebih layak untuk aktivitas office dan Internet standar saja. Catatan skor uji (lihat tabel bawah) menunjukkan proses komputasi yang rata-rata saja, termasuk juga kinerja grafis 3D yang makin kepayahan jika resolusi dipaksa ke tingkat maksimumnya (1280x800 pixel). Paket notebook seperti ini memang lebih cocok digunakan mahasiswa atau orang yang hanya memerlukan pengolahan data seadanya.
***
Seperti juga hukum “harga dan kinerja”, SPC Note SQ142-T2370F menawarkan kelebihan pada harganya saja, untungnya jaminan masa garansi cukup menggairahkan, apalagi pemain baru sering dianggap sebelah mata oleh orang awam. Kami sendiri menganggap notebook seperti ini sebagai paket terjangkau dengan pasar tersendiri. Anda yang perlu komputer untuk mobile dengan dana mepet boleh memasukkan paket seperti ini dalam daftar pilihan notebook entry level. (Deny Prasetyo)
Plus : Harga kompetitif; kualitas layar bagus; buku manual intuitif; masa garansi 3 tahun.
Minus: Casing licin; shortcut terlalu mungil; daya tahan batere kurang lama; tanpa Bluetooth dan PC Card.
Skor Penilaian
Kinerja : 3,75
Fasilitas : 3,75
Penggunaan : 4
Harga : 4,5
Skor Total : 3,95
Hasil Pengujian
Sangat tepat membandingkan SPC Note dengan Advan yang kami coba bersama, kebetulan spesifikasinya amat mirip dan hanya berbeda clock prosesor. SPC Note yang memakai T2370 1,73GHz tampak tertinggal tipis dengan Advan yang berbekal T5550 1,83GHz. Namun batere SPC Note sedikit lebih tahan lama dalam melakukan komputasi.
Pengujian | SPC Note SQ142-T2370F | Advan GT55 |
Cinebench R10 | 4 menit 45 detik | 4 menit 17 detik |
Encoding video | 22 menit 5 detik | 23 menit 3 detik |
Encoding audio | 3 menit 40 detik | 3 menit 21 detik |
3DMark 2006 | 305 | 348 |
Daya tahan batere | ||
Memutar HD Video | 2 jam 6 menit | 1 jam 53 menit |
1 jam 14 menit | 1 jam 5 menit | |
Spesifikasi SPC NOTE SQ142-T2370F
Prosesor | Intel Dual Core T2370 (1,73GHz, 1MB cache, FSB 533MHz) |
RAM | 1GB, DDR2 |
Chipset | Intel GM965 |
Kartu Grafis | GMA X3100 |
Harddisk | 120GB SATA 5400RPM |
Optical drive | DVD±R Sony |
Fasilitas | WiFi, LAN, modem, card reader (4-in-1), USB (3), FireWire, Webcam 1,3MP, Express Card; VGA-out. |
Layar | 14,1 inch, resolusi 1280x800 pixel |
Kartu suara | Realtek ALC268 |
Sistem Operasi | Linux |
Batere | 4400mAh |
Dimensi | 33,7x23,9x(3,7-4) cm |
Bobot | 2,4kg |
Garansi | 3 tahun |
Situs Web | www.spc-indonesia.com |
Harga kisaran* | US$ 618 |
* Supertone, (021) 625-0460
* Minggu pertama Juli 2008

