Ditemukan celah keamanan terbaru di produk Java Runtime Environment (JRE) dan Java Development Kit. Terkait hal ini, Sun sebagai pembuat bahasa pemrograman lintas platform ini meluncurkan patch terbaru untuk menambal beberapa celah keamanan yang ada.
Dua celah keamanan pertama kali ditemukan di mesin virtual milik Java Runtime Environment yang memungkinkan sebuah applet atau aplikasi independen (yang ditulis dengan Java) melakukan penambahan komponen program yang diambil langsung dari Internet. Hak akses yang melebihi ketentuan pada lubang keamanan ini bukan tidak mungkin dapat dimanfaatkan cracker untuk mengambil alih sistem tanpa sepengetahuan si pemilik.
Celah lainnya juga sempat ditemukan pada badan komponen dari Java Runtime Environment yang memproses transformasi XSLT. Akibat yang ditimbulkannya hampir sama dengan 2 celah di JRE. Cuma saja, yang ini memiliki efek tambahan yang memungkinkan cracker melakukan serangan Denial of Service (DoS) sehingga menyebabkan JRE menjadi crash. (Brama)

