Review
Canon Powershot SX100 IS
Artikel terkait

Beri Komentar

RSS Feed


Beri Rating :
Jumat, 11 April 2008 | 11:01 WIB

Canon pernah menyandang predikat sebagai kamera dengan sistem fokus tercepat. Label tersebut kami nilai tepat jika diterapkan pada Canon Powershot SX100 IS. Kamera kompak ini menyajikan kinerja fokus yang di atas rata-rata.

Canon Powershoot SX100 IS dilengkapi dengan kemampuan zoom optis 10 kali yang setara dengan titik api (focal length) 36-360 mm pada kamera SLR 135 mm. Dalam pengujian kami, rekaman foto dengan fokus yang cenderung soft didapatkan pada titik api lensa terendah (tanpa zoom). Pada titik api fokus terkecil ini, terlihat kemampuan lensa Canon Powershot SX100 IS dalam mereduksi distorsi barrel (melengkungnya garis lurus). Demikian pula, saat digunakan untuk memotret wajah, rekaman foto yang tajam selalu tercapai karena dukungan sistem pengenalan wajah.

Untuk memperkuat sistem fokus, Canon Powershot SX100 IS dilengkapi dengan stabilizer rekaman foto yang bekerja secara optis. Artinya, posisi elemen-elemen lensa akan berubah untuk mengompensasi goncangan agar gambar tetap fokus.

Perekaman foto di dalam ruang bukan menjadi masalah bagi Canon Powershot SX100 IS. Kinerja fokus masih cukup responsif dalam kondisi cahaya yang tidak terlalu terang. Ketika dicoba dengan bantuan lampu kilat, sebaran cahaya terekam merata dan tidak memusat. Hal ini menunjukkan kinerja yang lumayan bagus dari lampu kilat, walaupun hanya merupakan lampu kilat built-in dengan daya jangkau (GN-Guide Number) kecil. Namun harap dicatat bahwa kamera ini hanya memberikan peringatan pada layar LCD akan kurangnya cahaya dan perlunya bantuan lampu kilat, dan tidak seperti kebanyakan kamera yang secara otomatis membuka lampu kilat saat cahaya kurang.

Ada satu gejala yang pantas dicatat, yaitu kecepatan rekam saat menggunakan lampu kilat. Perekaman berjalan lebih cepat (kurang dari ½ detik) saat lampu kilat tidak digunakan, termasuk pemotretan di luar ruang. Saat lampu kilat digunakan, kecepatan rekam foto melambat menjadi hampir 2 detik.

Mengenai kualitas rekaman warna, Canon Powershot SX 100 IS tidak memberikan saturasi warna yang berlebihan. Rekaman warna cukup “padat” namun tidak terlalu vivid sehingga tetap natural dan realistik. Butiran foto mulai terlihat pada kepekaan sensor cahaya (ASA/ISO) 400, terutama di bagian gelap (shadow) foto. Salah satu kelebihan dalam hal ini adalah tersedianya ASA 80 yang menghasilkan gradasi tonal (terang-gelap) dan saturasi warna yang bagus. Kami mencatat kemampuan Canon Powershot SX 100 IS dalam mempertahankan detail di bagian highlight, terutama pada setelan ISO 80. Secara umum, kemampuan rekam detail atau tekstur pada semua rentang zoom cukup handal dan patut menjadi nilai plus.

***

Canon Powershot SX100 IS cukup pantas menjadi pilihan bagi peminat fotografi pemula maupun semi-profesional dengan budget tidak terlalu mahal. Sisi kecepatan dan responsifitas maupun detail pada rekaman foto menjadi perhatian besar produsen kamera ini. Kualitas lensa yang tidak kalah dengan keluaran produsen lensa-lensa fotografi papan atas ditunjang oleh sistem peredam goncangan secara optis adalah salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan.

 

Plus: Kinerja fokus di atas rata-rata. Kemampuan rekam detail bagus. Rekaman warna cukup solid dan natural.

Minus: Butiran gambar mulai terlihat pada ISO/ASA 400 (terutama di bagian gelap). Hanya ada satu kaitan tali tangan, tidak ada kaitan untuk tali leher. Body kamera dari bahan campuran plastik, bukan logam. Tidak ada jendela bidik (view finder).

 

Nilai

Kemudahan: 4

Fitur: 4,5

Kinerja: 4,5

Harga: 4

Total: 4,3

 

Spesifikasi:

Resolusi (pixel)

8 Mega Piksel

Resolusi foto (max/min)

3264 × 2448 piksel / 640 × 480 piksel

Resolusi video (max/min)

640 x 480 piksel, 30 fps / 160 x 120 piksel, 15 fps

Media rekam

  • SD, SDHC, MMC, MMCplus , HC MMCplus
  • Internal memory 38 MB

Format file (foto/video/audio)

JPEG EXIF v2.2 / AVI-Motion JPEG / WAVE

Focal length lensa (ekivalen kamera 35 mm)

10X Optical zoom (36-360 mm), 4X digital zoom.

Aperture (diafragma)

F/2.8- F/4.3

ISO/ASA

80-1600

Kecepatan rana (shutter speed)

15 detik – 1/2500 detik

Jarak fokus terdekat

1 cm.

View finder

Tidak ada

Diagonal LCD

2,5 inchi

Koneksi

A/V output, USB 2.0.

Tipe baterai

2 X Alkaline tipe AA atau NiMh.

Battery charger

Ada

Dimensi

108.7 x 71.4 x 46.7 mm

Bobot

266  gram (tanpa baterai)

Garansi

1 tahun

Situs web

www.canon.com

Kisaran harga

USD 315 

*Datascrip (021) 6544515

0 Komentar
Halaman  
Beri Komentar

Security Code
Review
Canon DC310
Sederhana, tetapi punya fasilitas pamungkas Advanced Zoom 41X.
Canon IXUS 80 IS
Kembali, Canon merilis kamera point and shot untuk pengguna awam yang menginginkan rekaman foto prima.
Sony HDR-UX20
Sony Alpha A700
Spectra Vertex DX-1
© 2007 - Sinyal - All rights reserved -- Developed by Kompas Cyber Media