Meski kinerjanya relatif standar, namun kinerja pada aplikasi gaming dan overclocknya tidak demikian
Motherboard Albatron belakangan ini kurang terdengar gaungnya di pasaran Indonesia. Akan tetapi bukan berarti produsen asal Taiwan tersebut berdiam diri. Buktinya ia ikut menghadirkan motherboard dengan chipset yang termasuk baru, Intel P35. Motherboard dengan nama lengkap Albatron PXP35 ini menyasar kelas mainstream, ditandai dengan penggunaan chipset Intel P35 serta fasilitas lainnya yang bisa dibilang tampil sederhana. Selebihnya, apa yang ditawarkan hampir sama dengan produk P35 pada umumnya, kecuali beberapa pengurangan fasilitas guna memberi alternatif bagi mereka yang tidak butuh fasilitas berlebih.
Fasilitas khas chipset Intel P35 yang dihadirkan meliputi dukungan terhadap prosesor dengan FSB hingga 1333MHz, dua slot kartu grafis dengan bandiwith x16 dan x4, dukungan SATA RAID, gigabit LAN, serta fungsi audio 8 kanal. Bagi yang butuh koneksi SATAII akan dimanjakan karena jumlahnya yang mencapai 6 dan bukan 4 port. Begitu pula port USB yang jika dipasang secara keseluruhan mencapai 12 port, dengan rincian 4 port bagian belakang dan 8 port menggunakan bracket tambahan. Yang menarik, pada board juga disertakan tombol reset serta power yang cukup berguna bagi Anda yang sering mengutak-atik PC sebelum terpasang pada casing. Sayangnya, tombol clear CMOS tidak disertakan dan kita harus menggunakan metode jumper jika ada masalah dengan setting BIOS. Selain itu juga terdapat kode debug LED berupa kode angka yang menginformasikan jika terjadi kesalahan ataupun kegagalan booting.
Melihat fasilitas yang tersedia Albatron PXP35 sepertinya menyasar pengguna standar. Salah satu contohnya penggunaan chipset nortbridge ICH9 (tanpa R), yang berarti tidak mendukung konfigurasi SATA RAID. Meski demikian dukungan SATA RAID masih tersedia berkat penggunaan chipset JMicron JMB363. Chipset ini hanya menangani 2 port SATA yang ada dan dukungannya hanya meliputi konfigurasi SATA RAID 0 (stripping) dan 1 (mirroring). Sedikit mengurangi daya tariknya, namun sepertinya Albatron PXP35 memang sengaja menggunakan chipset ini untuk menyesuaikan segmen yang dituju.
Tata letak slot ekspansi masih menjadi permasalahan klasik yang kerap terjadi. Slot kartu grafis pertama dan kedua diapit oleh 2 slot PCIe x1. Saat kartu grafis pertama terpasang slot pertama PCIe x1 otomatis tidak bisa terpasang karena letaknya yang berhimpitan. Apalagi jika kartu grafisnya memiliki dimensi yang besar. Kendala lain juga terjadi jika slot kartu grafis kedua terpasang, posisi slot PCI 2.2 pertama otomatis juga menjadi korban sehingga hanya satu slot yang efektif bisa terpasang.
Yang menyenangkan, Albatron menyertakan menu BIOS layaknya motherboard kelas atas dengan disertakannya pilihan yang cukup beragam. Pilihan jelas memungkinkan Anda yang hobi mengoprek PC menjadi lebih leluasa berkat menu BIOS yang cukup fleksibel. Kami sendiri mampu meningkatkan FSB standar dari 266MHz menjadi 470MHz, tidak jauh berbeda dengan motherboard Intel P35 lainnya.
***
Albatron hadir dalam memberikan alternatif menarik bagi pengguna PC. Kinerja yang ditawarkan tergolong lumayan dan mampu mengatasi aplikasi saat ini. Kemampuan overclocknya pun tidak kalah dengan sesama chipset Intel P35 lainnya. Apalagi harga jual yang tergolong ekonomis bisa menjadi keunggulan tersendiri bagi yang sensitif dengan harga.
(Dayu Akbar--Kontributor)
Hasil Pengujian
Hasil yang ditunjukkan Albatron PXP35 memang tidak terlalu unggul namun secara keseluruhan masih bisa diandalakan. cukup bagus. Hal ini terlihat dari kestabilan serta overclock yang mampu digenjot hingga 470MHz. Apalagi aplikasi berbasis 3D dan gaming cukup mumpuni yang terlihat dari hasil skor uji.
Albatron PXP35 | ABIT IP35 Pro | |
Sysmark 2004 | ||
Rating | 353 | 371 |
Internet Content Creation Overall | 463 | 487 |
Office Productivity Overall | 269 | 283 |
SiSoft Sandra 2007 SP1 | ||
Arithmatic | ||
-Dhrystone ALU | 26691 | 27889 |
Video Encoding | 11 menit 46 detik | 10 menit 38 detik |
Audio Encoding | 2 menit 5 detik | 2 menit 2 detik |
PCMark 2005 (1280x1024) | 6932 | 7227 |
3DMark 2006 (1280x1024) | 3973 | 3980 |
Doom 3 (1024x768 high quality) | 151,3 | 150,1 |
FSB Maksimum | 470MHz | 475MHz |
Platform Uji:
Prosesor Intel Core 2 Extreme X6800, memori Kingston DDR2 KHX9600 2GB, Kartu grafis Asus GeForce 7800GT, harddisk Seagate Baracuda 7200rpm 80GB.
Plus : Kinerja berbasis aplikasi 3D bagus; overclock dinamis; tombol power dan reset serta kode debug led; harga ekonomis.
Minus : Panel belakang minim; posisi slot ekspansi.
Skor Penilaian:
Kinerja : 4
Fasilitas : 3,85
Kemudahan : 4,15
Harga : 4,25
Skor Total: 4,01
Spesifikasi
ALBATRON PXP35
Tipe prosesor | Intel Pentium 4, Pentium D, Pentium Dual Core, Pentium Core 2 Duo/Extreme/Quad, Pentium Extreme Edition (Socket LGA775) |
Chipset | Intel P35+ICH9 |
Dukungan FSB | 533/800/1066/1333MHz |
Memori | 4 DDR2 533/677/800 dual kanal maks.8GB |
Kartu grafis | 2x PCI Express x16 |
Slot ekspansi | 2x PCIe x1, 2x PCI |
Storage | 6x SATA, 1x IDE, 1x FDD |
RAID (internal/eksternal) | SATA RAID 0 dan 1 |
Chip suara | Realtek ALC888 (8 kanal) |
Chip jaringan | Realtek RTL8111B Gigabit LAN |
I/O | 1 x PS/2 Keyboard 1 x PS/2 Mouse 1 x LAN 4 x USB 2.0 1 x 6in1 audio |
Garansi | 2 tahun (1 tahun replacement, 1 tahun service) |
Situs web | www.albatron.com.tw |
Harga kisaran* | US$ 105 |
* Kent Komputer, (021) 612-5637/567-1887
* Minggu pertama Januari 2008

