Review
Albatron PXP35
Artikel terkait

Beri Komentar

RSS Feed


Beri Rating :
Kamis, 17 April 2008 | 14:58 WIB

Meski kinerjanya relatif standar, namun kinerja pada aplikasi gaming dan overclocknya tidak demikian

 

Motherboard Albatron belakangan ini kurang terdengar gaungnya di pasaran Indonesia. Akan tetapi bukan berarti produsen asal Taiwan tersebut berdiam diri. Buktinya ia ikut menghadirkan motherboard dengan chipset yang termasuk baru, Intel P35. Motherboard dengan nama lengkap Albatron PXP35 ini menyasar kelas mainstream, ditandai dengan penggunaan chipset Intel P35 serta fasilitas lainnya yang bisa dibilang tampil sederhana. Selebihnya, apa yang ditawarkan hampir sama dengan produk P35 pada umumnya, kecuali beberapa pengurangan fasilitas guna memberi alternatif bagi mereka yang tidak butuh fasilitas berlebih.

 

Fasilitas khas chipset Intel P35 yang dihadirkan meliputi dukungan terhadap prosesor dengan FSB hingga 1333MHz, dua slot kartu grafis dengan bandiwith x16 dan x4, dukungan SATA RAID, gigabit LAN, serta fungsi audio 8 kanal. Bagi yang butuh koneksi SATAII akan dimanjakan karena jumlahnya yang mencapai 6 dan bukan 4 port. Begitu pula port USB yang jika dipasang secara keseluruhan mencapai 12 port, dengan rincian 4 port bagian belakang dan 8 port menggunakan bracket tambahan. Yang menarik, pada board juga disertakan tombol reset serta power yang cukup berguna bagi Anda yang sering mengutak-atik PC sebelum terpasang pada casing. Sayangnya, tombol clear CMOS tidak disertakan dan kita harus menggunakan metode jumper jika ada masalah dengan setting BIOS. Selain itu juga terdapat kode debug LED berupa kode angka yang menginformasikan jika terjadi kesalahan ataupun kegagalan booting.

 

Melihat fasilitas yang tersedia Albatron PXP35 sepertinya menyasar pengguna standar. Salah satu contohnya penggunaan chipset nortbridge ICH9 (tanpa R), yang berarti tidak mendukung konfigurasi SATA RAID. Meski demikian dukungan SATA RAID masih tersedia berkat penggunaan chipset JMicron JMB363. Chipset ini hanya menangani 2 port SATA yang ada dan dukungannya hanya meliputi konfigurasi SATA RAID 0 (stripping) dan 1 (mirroring). Sedikit mengurangi daya tariknya, namun sepertinya Albatron PXP35 memang sengaja menggunakan chipset ini untuk menyesuaikan segmen yang dituju.

 

Tata letak slot ekspansi masih menjadi permasalahan klasik yang kerap terjadi. Slot kartu grafis pertama dan kedua diapit oleh 2 slot PCIe x1. Saat kartu grafis pertama terpasang slot pertama PCIe x1 otomatis tidak bisa terpasang karena letaknya yang berhimpitan. Apalagi jika kartu grafisnya memiliki dimensi yang besar. Kendala lain juga terjadi jika slot kartu grafis kedua terpasang, posisi slot PCI 2.2 pertama otomatis juga menjadi korban sehingga hanya satu slot yang efektif bisa terpasang.

 

Yang menyenangkan, Albatron menyertakan menu BIOS layaknya motherboard kelas atas dengan disertakannya pilihan yang cukup beragam. Pilihan jelas memungkinkan Anda yang hobi mengoprek PC menjadi lebih leluasa berkat menu BIOS yang cukup fleksibel. Kami sendiri mampu meningkatkan FSB standar dari 266MHz menjadi 470MHz, tidak jauh berbeda dengan motherboard Intel P35 lainnya.

***

Albatron hadir dalam memberikan alternatif menarik bagi pengguna PC. Kinerja yang ditawarkan tergolong lumayan dan mampu mengatasi aplikasi saat ini. Kemampuan overclocknya pun tidak kalah dengan sesama chipset Intel P35 lainnya. Apalagi harga jual yang tergolong ekonomis bisa menjadi keunggulan tersendiri bagi yang sensitif dengan harga.

 

(Dayu Akbar--Kontributor)

 

Hasil Pengujian

Hasil yang ditunjukkan Albatron PXP35 memang tidak terlalu unggul namun secara keseluruhan masih bisa diandalakan. cukup bagus. Hal ini terlihat dari kestabilan serta overclock yang mampu digenjot hingga 470MHz. Apalagi aplikasi berbasis 3D dan gaming cukup mumpuni yang terlihat dari hasil skor uji.

 

Albatron PXP35

ABIT IP35 Pro

Sysmark 2004

Rating

353

371

Internet Content Creation Overall

463

487

Office Productivity Overall

269

283

SiSoft Sandra 2007 SP1

Arithmatic

-Dhrystone ALU

26691

27889

Video Encoding

11 menit 46 detik

10 menit 38 detik

Audio Encoding

2 menit 5 detik

2 menit 2 detik    

PCMark 2005 (1280x1024)

6932

7227

3DMark 2006 (1280x1024)

3973

3980

Doom 3 (1024x768 high quality)

151,3

150,1

FSB Maksimum

470MHz

475MHz

 

Platform Uji:

Prosesor Intel Core 2 Extreme X6800, memori Kingston DDR2 KHX9600 2GB, Kartu grafis Asus GeForce 7800GT, harddisk Seagate Baracuda 7200rpm 80GB.

      

Plus     : Kinerja berbasis aplikasi 3D bagus; overclock dinamis; tombol power dan reset serta kode debug led; harga ekonomis.

Minus : Panel belakang minim; posisi slot ekspansi.

 

Skor Penilaian:

Kinerja : 4

Fasilitas : 3,85

Kemudahan : 4,15

Harga : 4,25

Skor Total: 4,01

 

Spesifikasi

ALBATRON PXP35

Tipe prosesor  

Intel Pentium 4, Pentium D, Pentium Dual Core, Pentium Core 2 Duo/Extreme/Quad, Pentium Extreme Edition (Socket LGA775)

Chipset

Intel P35+ICH9

Dukungan FSB

533/800/1066/1333MHz

Memori

4 DDR2 533/677/800 dual kanal maks.8GB

Kartu grafis

2x PCI Express x16

Slot ekspansi

2x PCIe x1, 2x PCI

Storage

6x SATA, 1x IDE, 1x FDD

RAID (internal/eksternal)

SATA RAID 0 dan 1

Chip suara

Realtek ALC888 (8 kanal)

Chip jaringan

Realtek RTL8111B Gigabit LAN

I/O

1 x PS/2 Keyboard

1 x PS/2 Mouse

1 x LAN

4 x USB 2.0

1 x 6in1 audio

Garansi

2 tahun (1 tahun replacement, 1 tahun service)

Situs web

www.albatron.com.tw

Harga kisaran*

US$ 105

* Kent Komputer, (021) 612-5637/567-1887

* Minggu pertama Januari 2008

0 Komentar
Halaman  
Beri Komentar

Security Code
Review
Asus EAH4850
Bentuk Standar, Tampilan Sedikit Beda
Spectra EpicRAM DDR2 1GB PC-6400
Tampil polos tapi tak "polos" kemampuan overclocknya.
WinFast GTX 260
Jetway X4850EN512M
Gigabyte GV-NX96G384H
© 2007 - Sinyal - All rights reserved -- Developed by Kompas Cyber Media