Sebuah prosesor ketika diajak bekerja keras tentu saja akan menghasilkan panas. Panas ini akan semakin meningkat seiring bertambah kerasnya kerja prosesor. Heatsink yang menutupi prosesor bertugas untuk meredam panas yang dihasilkan tadi. Tetapi, seiring bertambahnya panas tentu saja kerja kipas heatsink akan semakin keras. Putaran kipas akan semakin kencang dan menghasilkan suara bising. Suara bising tersebut tentu saja membuat suasana menjadi tidak nyaman.
Heatsink dari CoolerMaster ini memiliki bentuk bulat yang berukuran tidak terlalu lebar, sehingga cocok oleh banyak jenis motherboard. Seluruh bagian dari heatsink ini terbuat dari 100% tembaga, sehingga dapat membantu penyerapan dan pelepasan panas yang lebih baik, apalagi masih dilengkapi dengan empat buah heatpipe. Jangan takut jika heatsink ini menghasilkan suara bising karena kipas yang terpasang hanya memiliki kecepatan putar sampai 2200 rpm.
***
Jika dibandingkan dengan heatsink standar, kinerja CoolerMaster Sphere ini mampu menurunkan suhu sekitar 4 sampai 5 derajat celcius dibandingkan heatsink standar pada kondisi full load. Sayangnya, banyaknya bagian yang harus dirangkai di heatsink ini sehingga membuat pemasangannya cukup sulit. (Steven Irwandi – Kontributor)
Plus : Kemampuan menurunkan suhu baik; kompatibel dengan banyak soket prosesor; material 100% tembaga
Minus: Berat; pemasangan sulit
Skor Penilaian
Kinerja : 4,5
Fasilitas : 4
Instalasi : 3,5
Harga : 3
Skor Total : 3,85
Spesifikasi: CoolerMaster Sphere
Dukungan soket: | Intel LGA 775, AMD soket 754, 939, dan AM2 |
Bahan: | Aluminium (sirip), Tembaga (heatpipe dan base) |
Dimensi: | 13,2x11,3 cm |
Bobot: | 684 gram |
Ukuran kipas: | 6,6x6,8 mm |
Kecepatan kipas (maks): | 2200 RPM |
Situs Web: | www.coolermaster.com |
Harga kisaran: | US$ 42 |
* Astrindo Senayasa, (021) 612-1330
* Minggu ketiga Januari 2008

