Review
Kamera Digital Panasonic Lumix DMC-TZ3
Artikel terkait

Beri Komentar

RSS Feed


Beri Rating :
Jumat, 29 Juni 2007 | 15:34 WIB

Menawarkan zoom optik 10X dan juga fokal lensa yang kian lebar  Pengganti seri TZ1 ini menawarkan zoom optik 10X pada unit berbadan lumayan kompak. Yang istimewa, kisaran fokal lensanya (ekivalen 35mm) kini lebih lebar: 28 - 280 mm. Alhasil foto wide-angle sampai bidikan jarak dekat (close-up) pun dapat dihasilkan dengan tajam, jika dikombinasikan dengan fasilitas antigoyang Mega O.I.S. khas Panasonic. Aspect rationya boleh dipilih antara 3:2, 4:3, dan 16:9.

Fasilitas menarik lain (tetapi tidak istimewa, karena juga diusung pada tipe FX07) adalah Intelligent ISO yang diaktifkan dengan memutar Mode Dial ke icon i merah. Fasilitas ini bermanfaat saat kita membidik obyek yang sedang bergerak agar hasil bidikan tidak terlihat kabur.

Lumix DMC-TZ3 ini juga dilengkapi modus bidik High Sensitivity yang dijanjikan bisa mengurangi efek kabur, khususnya saat kita memotret subyek yang bergerak di dalam ruang. Caranya? Dengan menaikkan kecepatan ISO sampai maksimal 3200, sehingga rana (shutter) pun terbuka lebih cepat agar kita bisa memotret tanpa menggunakan blitz. Cuma menurut kami hasilnya kurang memuaskan: kabur dan noisy.

Namun rata-rata hasil bidikan TZ3 berkualitas bagus. Blitz terpasangnya cukup kuat saat digunakan dalam ruangan. Foto di malam hari juga tampak cukup baik. Demikian pula foto makro. Pada ISO 100 dan 200, noise tidak terlihat. Pda ISO 400, gambar masih tampak bagus. Noise mulai terlihat jelas pada ISO 800 ke atas.

Yang menyenangkan, TZ3 cukup responsif. Start-up, zoom, dan bidikan kontinyu berlangsung cepat, apalagi jika didukung kartu memori SDHC berkecepatan tinggi, seperti merek Kingston yang kami coba. Sekitar 2 detik setelah dinyalakan, kamera siap membidik, sedangkan telefokus terkunci dalam waktu sekitar 1 detik. O ya, kita juga bisa melakukan Extra Optical Zoom sampai 15X jika menggunakan resolusi 3MP – sesuatu yang juga kami temukan pada kamera lain.

Selain gambar diam, TZ3 mampu merekam video pada 848x480 (16:9), atau 640x480 (4:3) dalam 30fps sampai ukuran file-nya mencapai 2GB, atau kartu memori terisi penuh. Jika ingin hemat, turunkan resolusi menjadi 320x240, atau turunkan frame rate ke 10fps. Namun opsi terakhir akan menyebabkan rekaman video kurang mulus berjalan. Suara akan direkam bersama video. Sayangnya, zoom optik tidak bisa difungsikan selama merekam video.

                                                                ***
Jika Anda mencari kamera point-and-shoot yang sederhana pengoperasiannya, tetapi berkualitas, dan suka mengambil foto wide-angle, Panasonic Lumix DMC-TZ3 ini boleh dipertimbangkan. Kombinasi kisaran fokal yang lebar pada badannya yang kompak dan nyaris semuanya terbuat dari metal itu sangatlah menggiurkan. Kamera dengan memori internal 12,7MB yang mengusung standar DPOF (Digital Print Order Format) dan PictBridge ini juga mendukung pemakaian kartu SDHC (kami sudah mencoba yang berkapasitas 8GB).
 
PLUS: Antarmuka sederhana; batere awet; responsif; penstabil gambar; dukung DPOF dan PictBridge.
MINUS: Tanpa viewfinder; tanpa kontrol manual; cuma USB 2.0 Full-Speed.
SKOR PENILAIAN
-Penggunaan : 5
-Kinerja : 4
-Fasilitas : 4
-Harga : 3,9
Skor total : 4,18 (CAP GOLD)
 Kamera point-and-shoot dengan batere Li-Ion yang tahan 169 bidikan (blitz dan LCD aktif), atau 789 bidikan (tanpa blitz) jika baterenya diisi selama 1 jam 41 menit.
 

SPESIFIKASI Panasonic Lumix DMC-TZ3

Resolusi CCD
7,2 megapixel
Resolusi foto (min/max)
640x480/3328x1872
Resolusi video (min/max)
320x240/848x480 @ 30/10 fps
Media perekaman
Memori internal 12,7MB, MMC/SD/SDHC Memory
Format file (gambar/video)
JPG/MOV
Ukuran lensa ekivalen-35mm (mm)
28 – 280
Setting aperture (wide/tele)
F 3.3 – F4.9
Ekivalen ISO
Foto: 80, 100, 200, 400, 800, 1250, Auto, High Sense 3200
Zoom
10X optical; 15X extra optical max; 4X digital
Kecepatan shutter (detik)
8 - 1/2000
Fokus terdekat terbaik (makro)
5cm
Viewfinder
Tidak ada
Diagonal LCD
3" LTPS TFT LCD 230.000 pixel
Self-timer
2 dan 10 detik
Metode koneksi komputer
USB 2.0 Full-Speed
Tipe batere/isi ulang
Lithium Ion/ya
Batere charger
Ada
Dimensi (plt)
9,49×5,19×2,2 cm
Bobot dengan batere + kartu SD
260 gram
Garansi
1 tahun
Situs Web
http://www.panasonic.com
Harga kisaran*
Rp 3.785.000

* Panasonic Gobel Indonesia (021) 809-0108.
* Minggu pertama Mei 2007.
 

3 Komentar
Halaman  1  
Zae | 2008-10-20 02:44:47
Saya dulu pernah punya kamera digital FZ-7. Tapi sdh dighondol malinx. Lensa Leica memang Excellient. Buat bro Anton, Jika ingin baterenya awet: lebih baik memotret lewat fiewfinder aja, jangan dari LCD. Kamera panas bisa disebabkan karena LCD menyala terus, (kamera digeber terus). Kamera harus diistirahatkan sejenak. Kamera yang panas dapat menimbulkan hasil poto menjadi noisy.
zae | 2008-10-20 02:20:58
Saya lagi cari kamera olympus mju II (kamera saku analog/film) lensa 35/F2.8. Tolong kasih tahu dimana toko yang menjual kamera itu. Kira2 berapa harganya ya. Hasil potonya tajeeeeeeemmm banget. Oia kasih tahu juga dimana toko kamera yang menjual kamera leica Z2X. Pleaseeee... Tolong kasih tahu saya di no HP 08180910337573. Makasih atas infonye...
anton saverio | 2008-09-18 19:11:13
Saya baru beli TZ3 tapi second. Hanya kamera.dan charger (g ori tp merk universal). Pemakaian batt kok agak boros dan jg body sebelah kanan terasa panas. Mohon saran n masukkan coz sy g punya buku manual, jd pemakaiannya gak bisa maksimal. Thx balasannya. salam, anton.
Beri Komentar

Security Code
Review
Advance Vivo M14
Perekam video sederhana tapi serba guna untuk bermacam keperluan.
Canon HG21
Camcorder berbasis harddisk dengan bitrate 24Mbit/s
Spectra Vertex DV25
Spectra Vertex DX2
Olympus mju1060
© 2009 - InfoKomputer - All rights reserved -- Developed by Kompas Cyber Media