Menawarkan zoom optik 10X dan juga fokal lensa yang kian lebar Pengganti seri TZ1 ini menawarkan zoom optik 10X pada unit berbadan lumayan kompak. Yang istimewa, kisaran fokal lensanya (ekivalen 35mm) kini lebih lebar: 28 - 280 mm. Alhasil foto wide-angle sampai bidikan jarak dekat (close-up) pun dapat dihasilkan dengan tajam, jika dikombinasikan dengan fasilitas antigoyang Mega O.I.S. khas Panasonic. Aspect rationya boleh dipilih antara 3:2, 4:3, dan 16:9.
Fasilitas menarik lain (tetapi tidak istimewa, karena juga diusung pada tipe FX07) adalah Intelligent ISO yang diaktifkan dengan memutar Mode Dial ke icon i merah. Fasilitas ini bermanfaat saat kita membidik obyek yang sedang bergerak agar hasil bidikan tidak terlihat kabur.
Lumix DMC-TZ3 ini juga dilengkapi modus bidik High Sensitivity yang dijanjikan bisa mengurangi efek kabur, khususnya saat kita memotret subyek yang bergerak di dalam ruang. Caranya? Dengan menaikkan kecepatan ISO sampai maksimal 3200, sehingga rana (shutter) pun terbuka lebih cepat agar kita bisa memotret tanpa menggunakan blitz. Cuma menurut kami hasilnya kurang memuaskan: kabur dan noisy.
Namun rata-rata hasil bidikan TZ3 berkualitas bagus. Blitz terpasangnya cukup kuat saat digunakan dalam ruangan. Foto di malam hari juga tampak cukup baik. Demikian pula foto makro. Pada ISO 100 dan 200, noise tidak terlihat. Pda ISO 400, gambar masih tampak bagus. Noise mulai terlihat jelas pada ISO 800 ke atas.
Yang menyenangkan, TZ3 cukup responsif. Start-up, zoom, dan bidikan kontinyu berlangsung cepat, apalagi jika didukung kartu memori SDHC berkecepatan tinggi, seperti merek Kingston yang kami coba. Sekitar 2 detik setelah dinyalakan, kamera siap membidik, sedangkan telefokus terkunci dalam waktu sekitar 1 detik. O ya, kita juga bisa melakukan Extra Optical Zoom sampai 15X jika menggunakan resolusi 3MP – sesuatu yang juga kami temukan pada kamera lain.
Selain gambar diam, TZ3 mampu merekam video pada 848x480 (16:9), atau 640x480 (4:3) dalam 30fps sampai ukuran file-nya mencapai 2GB, atau kartu memori terisi penuh. Jika ingin hemat, turunkan resolusi menjadi 320x240, atau turunkan frame rate ke 10fps. Namun opsi terakhir akan menyebabkan rekaman video kurang mulus berjalan. Suara akan direkam bersama video. Sayangnya, zoom optik tidak bisa difungsikan selama merekam video.
SPESIFIKASI Panasonic Lumix DMC-TZ3
Resolusi CCD | 7,2 megapixel |
Resolusi foto (min/max) | 640x480/3328x1872 |
Resolusi video (min/max) | 320x240/848x480 @ 30/10 fps |
Media perekaman | Memori internal 12,7MB, MMC/SD/SDHC Memory |
Format file (gambar/video) | JPG/MOV |
Ukuran lensa ekivalen-35mm (mm) | 28 – 280 |
Setting aperture (wide/tele) | F 3.3 – F4.9 |
Ekivalen ISO | Foto: 80, 100, 200, 400, 800, 1250, Auto, High Sense 3200 |
Zoom | 10X optical; 15X extra optical max; 4X digital |
Kecepatan shutter (detik) | 8 - 1/2000 |
Fokus terdekat terbaik (makro) | 5cm |
Viewfinder | Tidak ada |
Diagonal LCD | 3" LTPS TFT LCD 230.000 pixel |
Self-timer | 2 dan 10 detik |
Metode koneksi komputer | USB 2.0 Full-Speed |
Tipe batere/isi ulang | Lithium Ion/ya |
Batere charger | Ada |
Dimensi (plt) | 9,49×5,19×2,2 cm |
Bobot dengan batere + kartu SD | 260 gram |
Garansi | 1 tahun |
Situs Web | http://www.panasonic.com |
Harga kisaran* | Rp 3.785.000 |

