Senin, 22 Februari 2010 11:19 | Ditulis oleh Vincent |
Desain fisik Allied Telesis AT-WR2304N terbilang cukup eksotis dengan warna putih susu dan berukuran ringkas kira-kira setangkupan telapak tangan. Sepasang “tanduk” antena yang dapat dilepas-tukar menandakan bahwa wireless router ini menggunakan standar wireless 802.11n yang berarti kecepatan transfer datanya seharusnya mendekati 100 Mbps.
Di bagian belakang badan perangkat wireless ini tersedia 4 port kabel RJ45 untuk jaringan lokal (LAN) serta 1 port kabel RJ45 untuk koneksi internet (WAN). Sementara, di bagian depan terdapat deretan lampu LED untuk memonitor status lalu-lintas paket data di setiap port LAN serta status hostspot. Demi kemudahan pengaturan setelan keamanan, produsen Allied Telesis AT-WR2304N menambahkan tombol WPS (Wireless Protected Setup) di sebelah deretan lampu LED.
Memasuki antarmuka pengaturan yang berbasis web, kami tidak banyak menemukan feature istimewa pada wireless router ini. Namun featureport map, port forward, serta NAT yang terkumpul pada menu Advance kami nilai menjadi nilai lebih lantaran memberi keleluasaan bagi administrator tingkat menengah dalam merancang dan mengatur routing paket data.
Feature pemantauan (monitoring) lalu-lintas paket data yang ada di menu System > Monitor dan ditampilkan dalam bentuk diagram batang, kami nilai merupakan feature yang menambah kemudahan kerja administrator. Tampilan diagram tersebut diperbarui setiap 5 menit sekali.
Uniknya, selain firewall yang dapat dikustomisasi dan dijadwalkan untuk menyaring paket data, Allied Telesis AT-WR2304N memiliki feature power saving yang juga dapat dijadwalkan. Dalam praktek, feature ini dapat digunakan, misalnya saat jam kerja kantor usai dan tidak banyak orang yang menggunakan hotspot.
Allied Telesis AT-WR2304N berhasil melewati pengujian troughput (kekuatan sinyal transfer data) dengan nilai yang cukup bagus. Di ruang uji tanpa sekat yang merentang pada jarak sekitar 13 meter, tool NetIQ Chariot mencatat troughput tertinggi pada angka 81,301 MBps. Troughput terendah pada angka 6,047 Mbps, dan reratanya pada angka 55,727 Mbps.
Ketika dipindahkan ke dalam ruang yang bersekat dan berlorong, pada jarak yang sama, router ini menghadirkan troughput puncak 58,824 Mbps, nilai terendah 11,211 Mbps, serta rerata 42,065 Mbps. Capaian ini terbilang lumayan bagus, mengingat ketika kami lihat response time rata-ratanya cukup kecil dan jauh di bawah 5 detik, yaitu 1,901 detik. Artinya, router ini cukup responsif dan cepat saat meneruskan paket data.
Kami juga memberikan predikat cukup aman pada firewall SPI (Statefull Packet Inspection) bawaan Allied Telesis AT-WR2304N. Pasalnya ketika diletakkan sebagai gateway paling depan dan dihubungkan ke fasilitas uji Shield Up milik grc.com (Gibson Research Center), seluruh port komunikasi berada dalam status tersembunyi (Stealth).
***
Allied Telesis AT-WR2304N bukan hanya mampu menyajikan kemudahan pengoperasian dan manajemen bagi pengguna pemula, namun juga menyediakan keleluasaan bagi administrator dalam mengatur skenario routing. (Vincent Bayu Tapa Brata)
Spesifikasi Allied Telesis AT-WR2304N
Standar
802.11n.
Port
1x WAN (RJ45), 4x LAN (RJ45).
Modus operasi
Router, access point,
Feature
· Monitoring (berbentuk grafik batang). ·Firewall ·Portforwarding ·Webfiltering ·Portmap
Dimensi
125 x 95 x 27 mm.
Bobot
170 gram.
Kelengkapan
Buku manual, kabel LAN, power adapter
Garansi
1 tahun
Situs web
-
Kisaran harga
US$ 120
*Kontak: PT. Global Komukatama, telepon (021)6125678, 6125555, 6390101