• Uji Produk

Rainer SM150C8-2.0 SAS35 Intel Nehalem



Kehadiran prosesor Intel Xeon berarsitektur Nehalem menjanjikan peningkatan kinerja server. Apa jadinya jika sepasang prosesor berotak empat (quadcore) ini dirangkai untuk mentenagai sebuah server?

Pada edisi kali ini kami mendapat pinjaman dua unit uji server ber-form factor tower dari Rainer. Salah satu unit uji tersebut disokong oleh dua prosesor Intel Xeon berarsitektur Nehalem, sedangkan yang lain bertenaga sepasang prosesor Intel Xeon quadcore generasi sebelumnya.  Dengan demikian, kami berkesempatan membandingkan kinerja antara kedua server tersebut.

Mengawali pengamatan, kami memasang tool CPUZ 64 bit rilis  terbaru untuk melihat detail karakteristik prosesor yang digunakan oleh Rainer SM150C8-2.0 SAS35. Tool ini mendeteksi sepasang prosesor Intel Xeon E5504 dengan namasandi (code name) Gainestown, masing-masing berkekuatan 2 gigahertz, serta menggunakan 4 inti (core) dan 4 thread. Terlihat pula bahwa motherboard yang digunakan adalah seri S5500BC dengan chipset Intel seri 5500. Sepasang keping memori yang digunakan adalah merk Visipro generasi DDR3 jenis EEC (Error Correction Code), PC 10600, masing-masing berkapasitas 2 gigabyte. Kami amati, motherboard server ini menyediakan 8 port memori RAM jenis DDR3.

Mari kita cermati dahulu hal yang sepintas remeh, yaitu casing. Rainer SM150C8-2.0 SAS35 menggunakan casing yang cukup memerhatikan arti penting sirkulasi udara. Panel bagian depan dilengkapi dengan pintu sistem engsel yang materialnya didominasi oleh kisi-kisi. Tutup casing bagian samping juga dilengkapi dengan kisi-kisi udara, dua di sisi kiri dan tiga di sisi kanan. Terhitung, ada lima kipas yang menopang pendinginan dan sirkulasi udara pada server ini. Sepasang kipas 6 cm menempel pada heatsink setiap prosesor, dengan sepasang kipas 9 cm menempel di dekat sangkar (bay) harddisk, serta satu kipas 12 cm berada pada panel belakang. Di tubuh perangkat catu daya (PSU) merk Agile berkekuatan 800 Watt juga tidak lepas dari sepasang kipas berukuran 7,5 cm.

Casing server Rainer SM150C8-2.0 SAS35 menyediakan sangkar (bay) harddisk SAS dengan 6 selorok yang dapat diakses dengan membuka tutup casing samping terlebih dahulu. Unit uji yang kami tangani menggunakan 2 unit harddisk SAS (Serial Attached SCSI) merk Seagate Cheetah seri ST373455SS berkecepatan putar platter 15000 rpm, cache 16 megabyte, dengan kapasitas 73,4 gigabyte.

Saat mengeset unit uji ini, kami harus menyediakan mouse dan keyboard berkoneksi USB, lantaran motherboard server ini tidak menyediakan port PS2. Di panel samping kanan terdapat 2 port USB, 1 port Firewire IEE1394, serta jack mikrofon dan speaker. Sementara di panel belakang terdapat 4  port USB dan 2 port Ethernet berkecepatan 1000 Mbps (1 gigabit).

Cukup puas melihat kelengkapan fisik Rainer SM150C8-2.0 SAS35, selanjutnya kami memasang sistem operasi Windows Server 2008 Enterprise Edition 64 bit. Tool SiSoft Sandra Lite rilis terbaru juga kami pasang untuk mengukur kinerja komponen perangkat keras secara terpisah. Sementara itu, untuk melihat kinerja keseluruhan perangkat keras sebagai satu kesatuan, kami memfungsikan Rainer SM150C8-2.0 SAS35 sebagai web server dengan IIS sebagai mesinnya. Halaman HTML dan halaman ASP berisi hitungan matematis kompleks kami pasang pada webserver tersebut.

Server target uji itu kami hubungkan ke komputer penguji lewat gigabit Ethernet dan kabel CAT 5E untuk menghindari bottleneck aliran paket data. Tool Webserver Stress Tool keluaran Paessler yang terpasang pada komputer uji akan menghujani server target dengan request terhadap halaman HTML dan ASP sampai dengan 2000 kali per detik, selama 10 menit. Akan terlihat sampai request user keberapa terjadi error untuk pertamakalinya. Demikian pula, sampai user keberapakah server target mampu merespon request kurang dari 1000 milidetik.

Pengujian sebagai webserver menunjukkan bahwa error penanganan request halaman HTML terjadi pada user ke 3200, sama halnya dengan halaman ASP. Sementara itu, penanganan request yang efektif (kurang dari 1000 milidetik) berada pada user ke 3143. Hasil uji ini menunjukkan bahwa server Rainer SM150C8-2.0 SAS35 memiliki kinerja puncak pada user ke-3000. Setelah melewati user ke-3500, kecepatan tanggap sistem menurun dengan ditandai oleh naiknya waktu Average Request Time di atas 1000 milidetik.

Tabel hasil uji Webserver Stress Tool

Optimal user/client (active user)

3143

Maximum HTML user/client (active user)

3200

Maximum ASP user/client (active user)

3200


Hasil uji kinerja komponen hardware secara individual kami tampilkan saja dalam bentuk tabel agar mudah disimak. Secara garis besar, kami mencatat kinerja yang cukup bagus pada elemen processor arithmetic dan cache/memory.

Tabel hasil uji SiSoft Sandra Lite XII

Processor arithmetic

Aggregate arithmetic performance (GOPS)

74,62

Dhrystone iSSE 4.2 (GIPS)

98,62

Whetstone iSSE3 (GFLOPS)

50,62

Memory bandwidth

 

Aggregate memory performance (GB/s)

11

Int buffered iSSE2 memory bandwidth (GB/s)

11

Float buffered iSSE2 memory bandwidth (GB/s)

11

Cache & memory

 

Cache/memory bandwith (GB/s)

59,12

Speed factor*

63,50

Multi-core efficiency

 

Inter-core bandwidth (GB/s)

17

Inter-core latency*

79

Network/LAN

 

Data bandwidth (MB/s)

52,4

Data latency (ms)*

108

Physical disk

 

Drive index (MB/s)

106,35

Random access time (ms)*

5,64

Memory latency

 

Memory latency (ns)*

109

Speed factor*

53,50

*Semakin kecil nilainya, semakin bagus.

 

 
Grafik Uji Webserver Stress Tool






 

 

 

 

***  

Rainer SM150C8-2.0 SAS35 sanggup menghadirkan pengalaman penggunaan server berbasis dual processor Intel Xeon Nehalem, bagi kalangan lembaga skala kecil dan menengah. Sepasang prosesornya mampu melipatgandakan kinerja secara nyata dibandingkan dengan server dengan prosesor tunggal (yang sekelas atau server dengan prosesor ganda Intel Xeon generasi sebelumnya). (Vincent Bayu Tapa Brata)


Spesifikasi Rainer SM150C8-2.0 SAS35

Prosesor

Intel Xeon E5504 (Gainestown), 4 Core, 2GHz.

Memori

2x Visipro DDR3, EEC, 2 GB, PC10600.

Chipset

Intel 5500.

Motherboard

S5500BC.

Harddisk

2x Seagate Cheetah ST373455SS, 15000 rpm.

Drive optis

Tidak ada (opsional).

Front/internal expansion bay

6x SAS harddisk

Network controller

2x gigabit Ethernet.

Port

6x USB, 1x Firewire IEE1394, audio jack (speaker & mic).

PSU

Agile 800 Watt.

Garansi

-

Situs web

www.terra.co.id

Kisaran harga

Rp. 22.000.000,-

*Kontak: Terra, telepon (021)62303713, 62311340, 62312403.


Plus
: Sistem sirkulasi udara cukup baik; ekspansi memori cukup leluasa.

Minus: Kipas agak bising.

Skor Penilaian
Penggunaan  : 3,75
Fitur                  : 4
Kinerja             : 4,25
Harga              : 4,5
Skor Total       : 4,18


blog comments powered by Disqus

 
Jaringan Lainnya:

Review EnGenius ECB-9500

Review Aztech HL110EW

Review Rainer SVC110C4-3.1 SATA35NR

Review SMC EZ Connect N SMCWUSBS-N3

Review Micronet SP907NS

  • Artikel Terkait
  • Polling InfoKomputer
Apa yang paling Anda butuhkan dari InfoKomputer Online?
Copyright © Info Komputer, All Rights Reserved 2011.
Tentang KamiGramedia AppsGramedia Widget
logoKG