- Uji Produk

Sun Strorage 7110: Solid, Mudah dan Cepat
Tampilan solid yang didominasi rangka metal membuat Sun Storage 7110 tampak “gahar”, apalagi ditambah dengan raungan sesaat, kala server berotak sebuah prosesor AMD Opteron 6 core ini dihidupkan.
Namun, kesan sangar itu ternyata tidak tampak pada mekanisme pengelolaan atau administrasi server. Antarmuka berbasis web yang intuitif, didominasi klik dan drag membuat administrator jaringan pemula sekalipun mampu mengoperasikannya. Sistem operasi Solaris yang telah "dipermak" sedemikian rupa khusus untuk storage tersebut sangat user friendly, bahkan membuyarkan bayangan tentang keharusan mempelajari sistem operasi OpenSolaris sebelum menangani server ini.
Secara garis besar, bagian fisik Sun Storage 7110 terbagi menjadi 4 bagian utama, yaitu panel depan, kompartemen kipas, kompartemen prosesor dan memori, serta panel belakang. Panel depan menjadi sangkar bagi 16 harddisk hotswap serta dua buah port USB 2.0. Setiap bay (sangkar) tersebut memiliki kisi-kisi heksagonal di bagian bawahnya untuk membuang panas yang didorong oleh kipas-kipas di kompartemen tengah. Unit uji yang kami terima menggunakan 16 unit harddisk, masing-masing berkapasitas 146 gigabyte dengan kecepatan putar 10.000 rpm. Dua harddisk digunakan untuk memasang sistem operasi, sedangkan sisanya sebagai storage data.
Kompartemen di belakang panel depan berisi 6 modul kipas yang didesain secara khusus. Setiap modul memuat 2 buah kipas yang menyemburkan udara ke panel depan maupun panel belakang. Semburan ke belakang melalui kompartemen berisi perangkat keras utama, yaitu prosesor dan keping-keping memori serta kartu-kartu ekspansi grafis maupun jaringan. Dukungan kipas ini sangat vital, mengingat prosesor hanya dilengkapi heatsink, namun tidak dilengkapi kipas pendingin.
Panel bagian belakang memuat sepasang catu daya (power supply) berkapasitas 1050 Watt yang dirangkai secara redundan dan hotswap, 4 buah port jaringan yang menggunakan gigabit ethernet, 4 buah dudukan fibre channel masing-masing berisi dua buah port, sebuah port jaringan berlabel Serv_MGT untuk manajemen server lewat koneksi kabel konsol (RJ45 to RS232), sebuah port jaringan berlabel Net_MGT untuk memanajemen alamat jaringan melalui DHCP server, sebuah port d-sub untuk layar monitor, serta 2 buah port USB 2.0. Sayangnya, kami tidak menemukan port koneksi ke UPS yang dapat mematikan server secara otomatis ketika terdeteksi kurangnya cadangan daya listrik.
Sesaat setelah masuk ke antarmuka administrasi sistem berbasis web, kami dibuat terkesan dengan tool analisis sistem bernama Dtrace dan panel Status yang memerlihatkan detail kondisi sumberdaya sistem, mulai dari beban kerja prosesor dan konsumsi cache memori, status aktivitas berbagai daemon layanan (service), kondisi jaringan, kondisi backup, serta bandwidth dan jumlah operasi I/O pada harddisk. Sayangnya, pada deretan protokol dan service kami tidak menemukan DNS. Artinya, jika hendak menggunakan server DNS, harus mengalokasikan pada server DNS tersendiri di jaringan lokal.
Terhitung, ada 5 skenario perangkaian harddisk (RAID) yang disediakan oleh Sun Storage 7110, yaitu: Double Parity, Double Parity-Wide Stripes, Mirrored, Single Parity, serta Striped. Skenario RAID pertama dan kedua menggunakan 13 harddisk untuk data dan paritas, ruang 1,45 terabyte, serta 1 harddisk sebagai cadangan. Skenario RAID ketiga menggunakan 12 harddisk untuk data dan paritas, ruang 808 gigabyte, serta 2 harddisk sebagai cadangan. Skenario RAID keempat menggunakan 12 harddisk untuk data dan paritas, ruang 1,18 terabyte, serta 2 harddisk sebagai cadangan. Terakhir, skenario RAID kelima menggunakan 14 harddisk untuk data dan ruang 1,84 terabyte.
Menurut pengamatan kami, share merupakan mekanisme utama dalam sistem manajemen Sun Storage 7110. Berbagai hal diatur lewat setiap share yang dibentuk, termasuk akun pengguna dan group yang erat kaitannya dengan manajemen hak akses. Feature lain seperti snapshot, kompresi data, serta kuota data juga diatur di melalui shares. Setelah share dibentuk dan diatur konfigurasinya (termasuk jenis RAID-nya), segera dapat dibagi-pakai dengan berbagai protokol layanan, antara lain: NFS, CIFS, HTTP, FTP, dan iSCSI. Beberapa share dapat dikelompokkan dalam satu project. Berkat ketangguhan file system ZFS (Zetabyte File Syastem), semuanya itu dapat berjalan secara on the fly.
Kami menguji kinerja storage pada Sun Storage 7110. Selain tools uji SiSoft Sandra, kami juga memasang gigabit ethernet pada komputer penguji serta kabel jaringan jenis CAT 5E sebagai penghubung. Agar lebih praktis, kami tampilkan hasil pengujian tersebut dalam bentuk tabel.
Tabel Uji RAID
| Double Parity | Double Parity-Wide Stripes | Mirrored | Single Parity-Narrow Stripes | Striped | |
| Drive index (MB/s) | 46,9 | 47,46 | 47,31 | 47 | 47,6 |
| Random access time (ms)* | 30 | 46 | 26 | 110 | 10 |
| Buffered read (MB/s) | 58,1 | 59 | 58,13 | 57,3 | 58,3 |
| Sequential read (MB/s) | 58 | 58,82 | 58,11 | 57,63 | 58,3 |
| Random read (MB/s) | 58 | 58,66 | 58 | 58 | 58,34 |
| Buffered write (MB/s) | 2,32 | 2,33 | 4,25 | 3,89 | 4,81 |
| Sequential write (MB/s) | 2,31 | 2,3 | 4,26 | 3,83 | 4,69 |
| Random write (MB/s) | 2,32 | 2,3 | 4,22 | 3,83 | 4,8 |
***
Sun Storage 7110 menampilkan kinerja storage yang cukup cepat dan tangguh dengan dukungan file system ZFS. Storage yang dapat berfungsi sebagai NAS maupun SAN ini mampu memenuhi kebutuhan lembaga atau perusahaan yang menginginkan simplisitas dalam hal pengelolaan maupun pemantauan server storage , kinerja storage yang cepat dan tangguh. (Vincent Bayu Tapa Brata)
Spesifikasi Sun Strorage 7110
| Prosesor | AMD Opteron 6 Core. |
| Memori (RAM) | 8 gigabyte DDR2-667. |
| Koneksi jaringan | 4 X gigabit ethernet T-Based. |
| Koneksi alternatif | · 4 X 2 fiber channel.· 1 X Server_MGT (konsol).· 1 X Net_MGT (DHCP). |
| File system | Zetabyte File System (ZFS). |
| Sistem operasi | OpenSolaris. |
| Protokol | NFS, CIFS, HTTP, FTP, iSCSI, NDMP (backup). |
| RAID | Striping, Mirroring, Triple mirroring, Single Parity (RAID5), Double Parity (RAID6), Triple parity, Wide stripes. |
| Fitur virtualisasi | ZFS Snapshot, ZFS Clone, ZFS Volume, AFS data replication. |
| Fitur monitoring sistem | · DTrace Analytics (untuk tuning kinerja sistem). · Dashboard monitoring (untuk pengukuran beban kerja elemen-elemen sistem). |
| Catu daya | Dual redundant hotswap 1050 Watt/220V. |
| Dimensi | 88 X 426 X 714 mm. |
| Bobot | 25,75 kg. |
| Garansi | Belum diketahui. |
| Kisaran harga | Belum diketahui. |
Kontak: Sun Microsystems Indonesia, telepon (021) 5276789.
Plus : Kinerja storage sangat memuaskan, tata-kelola dan analisis server yang user- frienly
Minus : Tidak ada koneksi dengan UPS,tidak ada server DNS internal
Skor Penilaian
| Feature | 4,25 |
| Kinerja | 4,5 |
| Kemudahan penggunaan | 4,5 |
| Harga | - |
| Skor Total | - |
Review Rainer SVC110C4-3.1 SATA35NR
- Artikel Terkait

- Polling InfoKomputer

