• Uji Produk

Review Sanyo Xacti FH1



Nyaris semua camcorder dengan kemampuan merekam secara full-HD (1920x1080 pixel) dijual dengan harga yang mahal. Sebagian konsumen berdana terbatas mungkin hanya bisa nyengir melihat kecanggihan produk tersebut. Produk itu umumnya dijual dengan harga minimal 8 jutaan rupiah. 

Namun kini, beberapa produsen telah menghadirkan camcorder full-HD yang lebih terjangkau. Camcorder ini memanfaatkan storage kartu memori (yang kini semakin murah), sebagai pengganti harddisk yang masih mahal. Salah satunya dihadirkan Sanyo lewat seri Xacti FH1 ini.

Xacti VPC-FH1 merupakan camcorder Sanyo model horisontal dengan spesifikasi yang cukup mirip dengan model vertikal (VPC-HD2000) yang juga berasal dari Sanyo. Dengan dipakainya media storage berupa kartu SD/SDHC, tubuh camcorder bisa dibuat lebih ringkas sehingga lebih nyaman dibawa pergi. Desain menu juga dibuat ringkas agar pengguna bisa menggunakannya hanya dengan memakai jempol dan telunjuk kanan.

Untuk merekam hingga format full-HD, FH1 memakai sensor CMOS tunggal ½,5 inci yang bisa menangkap foto hingga 8 megapixel dan menghasilkan film full-HD hingga 60 fps. Tingkat frame ini bisa mencapai 600 fps saat perangkat merekam video dalam gerak lambat (hingga 1/10 pergerakan normal). Sanyo juga menyertakan feature Face Chaser yang mampu mendeteksi hingga 12 wajah orang dalam foto atau video. Fokus dan pencahayaan wajah-wajh itu kemudian diolah hingga menghasilkan kontur wajah yang alami. Cara ini mulai banyak diterapkan pada camcorder untuk menghindari perbedaan antara hasil rekaman dengan aslinya.

Mengapa produk ini bisa terjangkau? Salah satu kuncinya adalah digunakannya lensa "standar" dan bukan lensa ternama. Efeknya, tentu saja image yang didapat tampak "biasa". Ini bisa terlihat dari masih adanya sedikit distorsi.

Pada perekaman di luar (outdoor) saat siang hari, hasil perekaman sudah cukup memuaskan. Namun hal sebaliknya akan terjadi saat rekaman dibuat pada kondisi cahaya remang. Ketiadaan slot untuk lampu eksternal (hot shoe) merupakan satu kekurangan utama perangkat ini untuk menghadap kondisi remang tersebut.

***

Kekurangan lain perangkat ini adalah ketiadaan penstabil gambar secara optis (optical image stabilization) dan kurang tajamnya tampilan layar 3 incinya. Meskipun demikian, secara singkat bisa dikatakan bahwa keampuhan perekaman video full-HD FH1 memang bisa menyaingi camcorder full-HD kelas atas. Karena itu, konsumen entry level yang memang tidak terlalu risau pada detail image merupakan segmen yang dituju oleh perangkat ini. (Lucky Arianto - Kontributor)

Spesifikasi Sanyo Xacti VPC-FH1

Fungsi

Camcorder dan kamera

Resolusi foto (min/max)

640x480/4000x3000 pixel

Resolusi video (min/max)

192x108/1920x1080 pixel @ 60fps

Tipe koneksi

USB, A/V, HDMI

Memori (internal/eksternal)

Tidak ada / SD-SDHC

Zoom

16x optical (video) & 10x optical (foto)

Layar

LCD Color 3" widescreen

Tipe baterai/isi ulang

Li-ion battery 1900 mAh / Ya

Format Video

MP4

Format foto

JPEG

Dimensi           

10,5x5,3x5,7 cm

Bobot (tanpa baterai)

342 gram

Kelengkapan lain

-adaptor
-kabel RCA, component, dan USB
-software pendukung

Garansi

1 tahun

Situs Web

www.sanyo.com

Harga kisaran*

Rp5.500.000

* Diperoleh dari Datascrip, (021) 654-4515/6760
* Minggu pertama Juni 2010




Port
keluaran

Rangkaian output meliputi component, USB, dan HDMI yang terbilang cukup lengkap untuk melakukan koneksi ke beragam layar dan komputer.





Menu

Susunan tombol menu yang mudah dijangkau untuk mengatur fungsi ISO, pencahayaan, kecepatan bidik, dan lainnya. Jangan lupa untuk masukkan kartu memori terlebih dulu agar semua tombol bisa berfungsi.





Video ke foto

Penayangan video bisa dihentikan sementara dan diubah ke modus frame per frame. Tujuannya untuk menangkap gambar yang diinginkan dan menyimpannya sebagai sebuah foto. Fasilitas ini penting bila Anda perlu melihat detail tertentu.

 


Plus
     : Kompak dan user friendly; fasilitasnya melimpah; mendukung full-HD; harga lebih terjangkau.

Minus : Lensa kurang bagus; distorsi pada foto; video cahaya remang kurang bagus; tanpa feature OIS; harga mahal.

Skor Penilaian
-Kinerja             : 4
-Fasilitas           : 3,75
-Kemudahan    : 4,5
-Harga              : 4
Skor Total         : 4,03


blog comments powered by Disqus

 
Kamera Lainnya:

Review Sony Cybershot DSC-WX7

Review Samsung SH100

Review Samsung NX11

Review Samsung WB700

Review Samsung WB210

  • Artikel Terkait
  • Polling InfoKomputer
Apa yang paling Anda butuhkan dari InfoKomputer Online?
Copyright © Info Komputer, All Rights Reserved 2011.
Tentang KamiGramedia AppsGramedia Widget
logoKG