• Uji Produk

AMD Athlon II X3 440



Sempat terpikir bahwa era dual-core akan segera berakhir. Pasalnya semakin hari semakin banyak aplikasi yang mampu memanfaatkan jumlah inti prosesor yang lebih banyak guna memercepat proses kerja.

Sejak debut prosesor quad-core beberapa tahun silam, sebagian pengguna sudah merasakan keuntungan yang didapatkan dari hasil investasinya dulu (ketika prosesor dengan inti empat tersebut termasuk kategori kurang terjangkau)

AMD menanggapi hal ini dengan meluncurkan prosesor quad-core yang sampai hari ini masuk kategori termurah.  Bahkan AMD masih memberikan pilihan menarik lainnya tanpa harus mengorbankan kinerja terlalu banyak. Anda tentunya mengenal baik prosesor AMD Phenom yang berinti ganjil yakni sebanyak tiga buah. Sekarang prosesor dengan inti ganjil tersebut juga turut meramaikan jajaran prosesor Athlon II dari AMD.

Karena merupakan satu-satunya produsen yang menghasilkan prosesor dengan konfigurasi unik, maka tak heran jika AMD tetap memberikan perhatian khusus untuk segmen pasarnya. Di awal tahun 2010 AMD meluncurkan beberapa prosesor baru mereka, salah satunya adalah AMD Athlon II X3 440. Prosesor ini mirip keluarga Athlon II lainnya yang hadir tanpa cache L3 dengan tiga inti di dalamnya.

Prosesor yang satu ini memiliki clock standar sebesar 3 GHz dengan TDP maksimal 95 watt. Socketnya kompatibel dengan  AM2+. Ukuran cache setiap core sama persis dengan versi quad core. Memang seperti yang sudah-sudah, versi inti ganjil ini merupakan hasil “modifikasi” dari sebuah prosesor berinti empat.

Yang paling menarik dari prosesor AMD adalah value-nya. Athlon II X3 440 ini dapat ditebus dengan kocek kurang dari US$90. Ini tentu saja cukup menarik, karena alih-alih bersaing dengan generasi Nehalem dari Intel, AMD memberikan persaingan dari segi price/performance. Maka tidak heran prosesor AMD memiliki kinerja lebih baik dari pesaingnya diharga yang sama.

Kami sempat mencoba memaksimalkan clock speed prosesor ini. Dari clock bernilai default 3 GHz menjadi clock 3,6 GHz (15x241 MHz) pada setting bernilai default (voltase dan pendingin). Agaknya memang kurang terlihat fantastis, namun hal ini cukup umum melihat kinerja beberapa saudaranya dari keluarga Athlon II yang biasanya berkisar pada angka tersebut.

***

Prosesor triple core dari AMD ini sangat menarik. Clock-nya relatif tinggi. Selain itu satu core ekstra akan sangat bermanfaat bagi Anda yang sering bekerja dalam kondisi multitasking (terutama jika dibandingkan dengan prosesor dual core yang memiliki clock speed sama). Harga yang dibandrol pun hanya sedikit lebih mahal dari prosesor dual-core tetapi masih lebih murah dari prosesor quad-core.

(Karuna - Kontributor) 

 

Hasil Pengujian

Meski dianggap sebagai sebuah prosesor quad-core "pincang",  segmentasinya yang berada di antara harga prosesor dual-core dan quad-core membuatnya seperti prosesor dual-core dengan bonus satu core tambahan. Tentu kinerjanya akan lebih baik dari prosesor dual-core pada aplikasi yang mendukungnya.

Spesifikasi AMD Athlon II X3 440

Seri

X3 440

Soket

AM3 (938 pin)

Clock speed (MHz)

3000

Nama core

Rana

Jumlah core

3

FSB (MHz)

200

Multiplier

15x

L1 size

128KB x3

L2 size

512KB x3

L3 size

-

Harga kisaran

US$90

 

Hasil Uji Kinerja

Prosesor

Athlon II X3 440

Athlon II X3 440 OC

Clock (MHz)

3GHz

3,6GHz

Sysmark 2007 ver1.05

129

-

PCMarkVantage Score

4554

-

3DMarkVantage Score

P8512

P8898

3DMarkVantage CPU

7256

8453

Cinebench R10 CB-CPU

6939

-

Sisoft Sandra ALU (GIPS)

30.17

-

Encoding Audio (menit:detik)*

1:09

-

Encoding Video (menit:detik)*

10:36

-

Image Rendering (menit:detik)*

2:11

-

*Lebih rendah lebih baik

 

 

 

 

AMD Athlon II X3 440 dikemas dalam soket AM3 yang juga kompatibel dengan AM2+.

 

 

 

 

 

Plus     : Memiliki sebuah core ekstra dibandingkan dual core biasa.

Minus : Masih ada beberapa aplikasi yang berjalan lebih baik pada jumlah core ganda.

Skor Penilaian
Kinerja         : 4
Feature        : 4
Harga           : 4,25
Skor Total    : 4,08

Unlocking: Sebuah Kunci Keberuntungan

Semenjak awal peluncuran prosesor Athlon II X3, pembicaraan menarik terjadi di seluruh dunia mengenai proses unlocking prosesor ini. Memang benar bahwa sebelumnya juga sudah diketahui bahwa prosesor AMD dengan konfigurasi dual-core atau triple-core dibangun dengan basis quad-core. Namun yang menarik dari proses unlocking Athlon II X3 ini adalah bonus tambahan yang akan didapatkan bisa berbeda tergantung faktor keberuntungan Anda. Contohnya, kami pernah mendengar bahwa selain inti yang dimatikan, Anda juga bisa mendapatkan kembali L3 cache yang sebenarnya juga dimatikan (bukan dihilangkan) sebagaimana Athlon II X2 (yang dibangun di atas wafer prosesor yang sama sekali berbeda).

Fenomena unlocking ini sekarang sudah menjadi kelaziman, ditambah lagi dengan dukungan dari beberapa produsen motherboard yang menyertakan fasilitas unlock ini. Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah pihak AMD sepenuhnya tidak mendukung hal ini. Oleh karena itu, segala resiko yang ditimbulkan ditanggung oleh pengguna itu sendiri. Pasalnya, prosesor yang intinya dimatikan dengan sengaja merupakan kehendak AMD (tentunya dengan pertimbangan tertentu).

 


Core
ekstra yang berhasil di-unlock pada AMD Athlon II X3 435.

 

 


blog comments powered by Disqus

 
Komponen Lainnya:

Review Sapphire HD 6750 Vapor-X

Asus EN GTS 450 DirectCU DC SL/DI/1GD3

Review AMD Radeon HD 6570

Review AMD Llano A8-3850

Review Chipset Intel H61

  • Artikel Terkait
  • Polling InfoKomputer
Apa yang paling Anda butuhkan dari InfoKomputer Online?
Copyright © Info Komputer, All Rights Reserved 2011.
Tentang KamiGramedia AppsGramedia Widget
logoKG