Asus M60J
Bukan perbedan yang signifikan, namun setidaknya memberi area pandang yang lebih luas. Sayang ukuran yang lebih besar tersebut tidak dibarengi resolusi yang lebih tinggi. Notebook ini memang menggunakan format layar lebar 16:9, namun terbatas pada resolusi 1366x768 pixel; atau sama dengan Acer Aspire 5942G. Kombinasi hardware di dalam notebook ini juga terasa kurang maksimal. Pasalnya, di sisi prosesor, notebook berbobot 3,3 kg ini menggunakan Intel Core i7-820QM (1,73GHz) yang berkolaborasi dengan memori DDR3-1066 berkapasitas 4GB. Dengan kombinasi tersebut, Asus M60J mengalahkan semua notebook pada pengujian berbasis prosesor (Sysmark 2007 dan encoding video/audio). Namun notebook ini hanya menggunakan kartu grafis nVidia GeForce GT240. Sebenarnya GT240 masih termasuk VGA kelas menengah, namun masih kalah bertenaga dibanding GTX260M maupun GForce GTX 280M yang digunakan Alienware maupun Forsa. Alhasil, pada pengujian berbasis kartu grafis (3DMark Vantage dan Stalker), performa Asus M60J tertinggal dari dua notebook tersebut. Kombinasi ini agaknya menunjukkan kalau Asus M60J lebih menyasar segmen multimedia dibanding gamer. Kesan ini semakin kuat melihat fasilitas multimedia yang ditanamkan di notebook ini. Di atas keyboard, kita akan menemukan Touch Media yang berisi tombol untuk mengatur pemutaran file multimedia. Desainnya sendiri bagi kami terasa terlalu meriah, namun warna biru yang muncul saat panel disentuh memberikan aura tersendiri. Selain panel yang meriah, Asus juga menanamkan speaker dari pabrikan ternama, Altec Lansing. Kualitas yang dihasilkan terdengar cukup renyah, namun berhubung tidak ada subwoofer, efek bass masih terasa kurang menggigit. Dari sisi fasilitas, Asus M60J tampil sedikit di atas rata-rata. Selain fasilitas standar seperti WiFi, Bluetooth, FireWire, dan USB, di notebook ini tersedia konektor HDMI dan eSATA. Fasilitas lain yang tidak tersedia di notebook lain adalah pemindai sidik jari, yang berada di antara tombol touchpad. Fasilitas lain yang juga unik adalah Express Gate, yaitu sistem operasi mini yang memungkinkan kita mengakses komputer dengan cepat. Ketika Anda memilih masuk Express Gate, sistem akan menyala dalam waktu sekitar 10 detik, lalu tersedia sistem operasi berisi aplikasi standar seperti browser dan instant messenger. Memang tidak banyak yang bisa dilakukan di dalam Express Gate, namun setidaknya kita bisa mengirim email atau chatting meski diburu waktu. Penggunaan notebook ini terbilang lumayan, meski tidak semua memuaskan. Kami tidak menyukai lapisan glossy yang menyelimuti sandaran tangan sehingga sidik jari mudah tertinggal. Selain itu, suara kipas terdengar cukup kencang saat komputer bekerja dalam performa maksimal. Namun keyboard-nya terasa empuk dan enak ditekan, sementara touchpad-nya terasa responsif. *** Karena masih merupakan sample product, kami tidak mendapatkan harga resmi untuk Asus U60J. Namun berkaca dari performa dan fasilitas yang diberikan, harga Rp. 17 jutaan masih terasa ideal untuk notebook ini. Performanya bagus dan dibekali fasilitas multimedia yang mumpuni. Jika saja kartu grafinya lebih bertenaga, notebook ini bisa menjadi pesaing serius notebook gaming seperti Alienware m51x. (Wisnu Nugroho) Hasil Pengujian
Spesifikasi Asus M60J
*Asus Indonesia, (021) 4586-5050
Tanpa Subwoofer
Multimedia
Minus : Resolusi masih 1366x768 pixel; kipas agak berisik. Skor Penilaian
|


















