- Uji Produk

Review Sony Ericsson Vivaz Pro
Menambahkan Kenyamanan
Seperti versi polosnya, perangkat ini tetap mengandalkan kemampuan multimedianya. Namun ada bedanya: yang Pro ini enak dipakai chatting.
Sony Ericsson semakin gencar mengedepankan smartphone seri Vivaz yang menjadi andalan mereka di segmen atas. Setelah Vivaz hadir bulan April lalu, kini Sony Ericsson merilis variasi lain yang disebut Vivaz Pro. Jika ditilik, keduanya mirip. Bedanya cuma di sisi kelengkapan metode input dan resolusi kamera. Jika Vivaz mengandalkan layar sentuh, Vivaz Pro ini memiliki layar sentuh dan keyboard QWERTY tipe sliding. Sedangkan di sisi kamera, Vivaz Pro “cuma” memiliki resolusi 5MP, sementara Vivaz 8MP. Di luar itu, keduanya mirip, termasuk desain modern simpel yang ergonomis dengan lengkungan yang mengikuti bentuk telapak tangan.
Bentuk muka Vivaz Pro adalah layar sentuh berukuran 3,2 inci dengan kerapatan 360 x 640 piksel. Halaman depan (homescreen) terlihat tajam dan tersaji apik. Sayang, Vivaz Pro tetap menggunakan layar jenis resistif yang kurang responsif. Begitu juga dengan absennya teknologi proximity sensor sebagai pengunci layar saat menerima panggilan. Untungnya, accelerometer turut tersedia sebagai pengubah otomatis tampilan layar vertikal-horizontal. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk menonaktifkan dering telepon dan alarm; cukup dengan membalikkan badan perangkat ini saja.
Di bagian bawah layar hadir sebaris tombol, yakni dial on, menu, dan dial off. Tombol dan slot di sekeliling badan juga tidak berbeda dengan yang dimiliki Vivaz. Di sebelah kanan masih bertengger tombol pengatur volume, kamera, dan video. Sedangkan di sisi sebaliknya terdapat slot micro-USB dan jack audio 3,5 mm. Dua fasilitas terakhir ini layak digarisbawahi karena berarti Sony Ericsson meninggalkan Memory Stick dan port audio khusus (propietery) yang merepotkan itu.
Keypad QWERTY, sebagai pembeda utama seri ini dengan yang terdahulu, akan terlihat saat bagian belakang perangkat ini tergeser. Tombolnya terbuat dari bahan karet yang empuk sehingga nyaman digunakan. Keberadaan keypad fisik ini sangat memudahkan untuk mengetik SMS, email, atau nge-blog. Namun, pengguna masih diberikan pilihan untuk menggunakan keypad virtual dan handwriting layaknya hape touchscreen pada umumnya. Terdapat 3 pilihan keypad vitual: alphanumeric, mini QWERTY dan full QWERTY.
Dengan embel-embel nama Pro, agak mengherankan mengapa Vivaz Pro ini hanya memiliki resolusi 5MP, atau di bawah Vivaz “polos” yang memiliki resolusi 8MP. Untungnya fasilitas pendukung kamera tersebut tersaji lengkap, seperti modus makro, panorama, smile shot, image stabliser, geo-tagging, serta tiga pilihan focus (autofocus, face detection, dan touch focus). Kualitas jepretannya sendiri tidak istimewa karena terlihat kurang tajam.
Namun kekurangan pada hasil kamera tidak merembet pada hasil rekaman video. Pergerakan gambar terlihat mulus dan tidak terputus-putus. Ini berkat kualitas resolusi video 1280x720 piksel pada 24 frame per-detik (fps). Hasil rekaman juga dapat langsung diunggah ke situs YouTube, blog, atau situs pilihan lainnya.
Sedangkan di sisi koneksi intenet dan peranti, tersedia lengkap di hape Vivaz Pro. Tersedia HSPA dan WiFi sebagai penghubung internet yang memadai. Sedangkan koneksi Bluetooth, micro USB, dan jack audio 3,5 mm hadir sebagai penghubung dengan perangkat lain.
Ada pula fasilitas aGPS yang didukung dua aplikasi navigasi, yakni Google Maps dan Wisepilot. Aplikasi yang terakhir ini tergolong cukup cepat dan akurat mencari titik lokasi yang dituju, baik untuk panduan opsi berkendara dan jalan kaki. (Frederica Aditya)
***
Melalui Vivaz Pro ini, Sony Ericsson kembali mengedepankan kemampuan multimedia yang selama ini menjadi andalannya. Hal ini sangat terasa pada kemampuan Vivaz Pro menangkap video kelas HD dengan mulus; bahkan bisa dibilang terbaik di kelasnya. Kemampuan tersebut dikombinasikan dengan kenyamanan mengetik ala keyboard QWERTY. Alhasil, Vivaz Pro cocok bagi Anda yang mencari smartphone multimedia yang juga enak untuk chatting.
Spesifikasi Sony Ericsson Vivas Pro
| Jaringan | GSM 850/900/1800/1900 MHz, HSPA/WCDMA: 900/2100 MHz |
| Layar | 3.2 inci, touchscreen kapasitif, TFT, 360x640 pixel |
| Sistem operasi | Symbian Series 60, 5th edition |
| Memori internal | 75MB |
| Memori tambahan | microSD (sampai 16GB) |
| Kamera | 5MP autofocus |
| Konektivitas | HSDPA, WiFi b/g, Bluetooth v2.1, USB mikro, A-GPS |
| Baterai | Li-Po 1200 mAh |
| Waktu bicara | rata-rata 12 jam |
| Waktu siaga | rata-rata 430 jam |
| Dimensi | 10,9x5,2x1,5 cm |
| Bobot | 117 gram |
| Aplikasi Penting | JAVA MIDP 2.1, Facebook, Twitter, YouTube, Wisepilot, Google Search, Google Maps, NeoReader, SMS Preview, Track ID, Media Server |
| Situs Web | |
| Harga kisaran | Rp. 4,4Juta |

Ini Bedanya
Keyboard merupakan faktor pembeda antara Vivaz dan Vivaz Pro. Keyboard empuk yang disusun 4 baris dengan jarak antar tombol yang lebar membuat proses ketik-mengetik terasa nyaman.

Tombol Foto dan Video
Sony Ericsson secara cerdik menyediakan dua tombol berbeda untuk foto dan video. Alhasil kita dapat berpindah mode foto dan video dengan cepat.
Mendukung video HD
Meski resolusinya “cuma” 5MP, kamera ini dapat merekam video kelas HD (720p). Lensanya pun memiliki kemampuan auto-focus yang cepat sehingga video dapat terekam dengan tajam.
Plus : Dilengkapi WiFi, kualitas video mulus, keypad QWERTY fisik
Minus : hasil foto berwarna kurang tajam, kualitas suara standar, tidak ada proximity sensor
Skor penilaian
- Kinerja : 4
- Fasilitas : 4
- Penggunaan : 4
- Harga : 3,5
- Skor Total : 3,8
- Artikel Terkait

- Polling InfoKomputer

