- Uji Produk

Sony VPL-DX11: Untuk Pengguna yang Sibuk
Proyektor yang dilengkapi dengan sistem "off and go" untuk pengguna yang sering diburu waktu.Biasanya diakhir presentasi orang sering cepat-cepat membereskan materi mereka dan juga mematikan sekaligus melepas proyektor dari sumber listrik. Tindakan yang biasanya dilakukan saat terburu-buru ini dapat memersingkat usia lampu proyektor yang sedang panas. Untuk itu, para pembuat proyektor berusaha membuat model proyektor yang bisa mengakomodir sifat tergesa ini dengan melakukan pendinginan lampu secara lebih efektif.
Sony VPL-DX11 merupakan salah satu produk tersebut, di mana mereka menyebutnya sebagai feature “Off and Go”. Feature ini memungkinkan Anda langsung membawa proyektor tanpa perlu menunggu kipasnya mati.
Meskipun tak bisa dikatakan mobile karena ukurannya yang agak besar, VPL-DX11 ternyata tidaklah terlalu berat (2,1 kg) dan menawarkan kesederhanaan dalam pengaturannya. Setidaknya ini tercermin dari panel kontrol di atas proyektor yang sangat sedikit namun sudah memuat semua fungsinya. Fungsi lebih lengkap tersedia di remote control yang beberapa di antaranya merupakan opsi untuk model lain. Saat melakukan presentasi, Anda bisa menutup displai atau audio dengan cepat melalui tombol “PIC/Audio Muting”. Proses ini amat berguna saat terjadi jeda saat presentasi dilakukan.
Sayangnya, untuk mulai mengaktifkan proyektor ini diperlukan proses pemanasan lampu sekitar 45 detik yang tergolong cukup lama.
***
Dengan kekuatan pencahayaan hingga 3000 ANSI lumens, sudah selayaknya proyektor ini ideal untuk kelas korporat dengan ruang rapat yang lebar/luas. Dengan dukungan teknologi BrightEra yang dipadukan dengan sistem 3LCD, kualitas proyeksi yang ditampilkan memang cemerlang dan tetap terang meski cahaya ruangan cukup benderang. Ukuran displai ini pun bisa disesuaikan untuk rasio layar 4:3 maupun 16:9 yang biasanya cocok untuk tampilan HD seperti pada film bioskop. Secara keseluruhan, VPL-DX11 sangat sesuai untuk kalangan kantor yang membutuhkan keberadaan proyektor yang kuat dan mampu menampilkan proyeksi hingga diameter 300” atau sekitar 7,6 meter. Sayangnya harga proyektor yang konektornya hanya mendukung analog ini masih terasa mahal. (Deny Prasetyo)
DATA & FAKTA SONY VPL-DX11
Teknologi displai | 3LCD |
Resolusi (native/maksimal) | 1024 x 768 pixel (XGA) |
Intensitas | 3000 ANSI Lumen |
Rasio kontras | 700:1 |
Proyeksi layar | 40 - 300 inci |
Rentang proyeksi | 1,2 – 10,3 m |
Koneksi | VGA-in, S-video, RCA, stereo 3,5 mm |
Dimensi (plt) | 29,5 x 20,6 x 9,9 cm |
Kelengkapan | -Manual -Remote control -Kabel VGA -Kabel power |
Bobot | 2,1 kg |
Situs Web | www.sony.co.id |
Garansi (unit/lampu) | 2 tahun |
Harga kisaran (unit/lampu)* | US$2.030 |
* Sony Broadcast and Professional, (021) 2994-8888 ext.8642
* Minggu pertama Agustus 2009
Plus : Kualitas tampilan baik; bobot tidak berat; penggunaan mudah; feature berguna untuk presentasi.
Minus: Proses startup lamban; koneksi terbatas; harga mahal
Skor Penilaian
Kinerja | 4 |
Fasilitas | 3,75 |
Kemudahan | 4,5 |
Harga | 1,5 |
Skor Total | 3,53 |
- Artikel Terkait

- Polling InfoKomputer

