- Berita

Awas! Spammer Menyusup dalam Kampanye Kesehatan
Setelah sempat memanfaatkan isu flu babi (swine flu) untuk menyebarkan spam. Kini giliran kampanye perangi diabetes yang kebagian jatah"Sedikitnya 171 juta orang di dunia mengidap diabetes, angka ini kelihatannya akan bertambah pada tahun 2030," demikian menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sifat kronis dari diabetes tampak saat pasien harus secara terus-menerus mengontrol kadar gula darahnya dengan menggunakan berbagai produk farmasi.
Berdasarkan data tersebut, WHO juga menarik laporan secara keseluruhan bahwa biaya perawatan kesehatan langsung pasien penderita diabetes berkisar antara 2,5% sampai 15% dari anggaran biaya perawatan kesehatan tahunan. Demikian menurut Symantec Spam Report.
Pemasok obat-obatan online selama beberapa waktu telah memberikan potongan harga khusus dan penawaran, termasuk pengukur glukosa cuma-cuma untuk pelanggan yang memesan khusus. Namun demikian, aktivitas tersebut ternyata telah mengundang spammer untuk menggunakan merek-merek obat resmi demi menggali informasi pribadi.
Spammer pun memastikan bahwa merek dagang resmi muncul baik di subyek maupun baris pengirim dari pesan tersebut. Setelah memberikan informasi, penerima diberi informasi bahwa mereka akan dihubungi setelah lima menit. Jadi, waspadalah. (Indah PM)
Windows 8 Consumer Preview Diperkenalkan 29 Februari
Inilah 10 Finalis Do Network dari Indonesia
Gigabyte X79-UD7 Tidak Diproduksi Lagi
- Artikel Terkait

- Polling InfoKomputer

