Berita Freelancer.com Mencapai 20 Juta Pengguna di Seluruh Dunia

Freelancer.com Mencapai 20 Juta Pengguna di Seluruh Dunia

Web

Freelancer.com, situs pencarian pekerja lepas terbesar di dunia, mengumumkan pencapaian terbarunya dengan menggenapkan jumlah pengguna sebanyak 20 juta. Titik tolak sebelumnya adalah 15 juta pengguna yang diraih pada April 2015.

Berdiri sejak tahun 2009, Freelancer.com telah tumbuh signifikan selama tujuh tahun terakhir dengan tujuan menyediakan pekerjaan bagi satu miliar profesional di seluruh dunia. Sekarang startup asal Australia ini sudah memiliki kantor di berbagai negara, seperti Australia, Filipina, Kanada, Argentina, Inggris, dan Indonesia.

“Kami di Freelancer.com terinspirasi oleh banyaknya hidup pengguna kami dari berbagai belahan dunia yang telah mengalami perubahan secara positif,” kata Matt Barrie (Pendiri dan CEO, Freelancer.com). “Kami mendedikasikan kerja keras kami bagi jutaan profesional yang tetap berdiri di samping kami dan percaya terhadap visi kami untuk menginovasi cara kita bekerja.”

[BACA: Bagaimana Cara Memulai Jadi Freelancer]

Pengguna Freelancer.com sekarang tersebar di 247 negara. Sepuluh negara dengan jumlah pekerja lepas (freelancer) terbanyak berasal dari India, Amerika Serikat, Filipina, Pakistan, United Kingdom, Indonesia, Bangladesh, Australia, Brazil, dan Kanada. Sedangkan negara-negara dengan jumlah penyedia kerja (employer) terbesar berasal dari Amerika Serikat, Australia, United Kingdom, India, Kanada, dan Jerman.

Dari riset yang dilakukan tim Freelancer.com terhadap para penggunanya, secara umum para profesional dari negara maju memiliki bakat berkaitan dengan Data Entry, Graphic Design, Excel, Photoshop, dan Articles (Writing); sementara mereka yang dari negara berkembang mempunyai keahlian di bidang Data Entry, Excel, HTML, PHP, dan Articles (Writing).

Daftar keahlian terbanyak di antara para freelancer disesuaikan dengan proyek terbanyak yang terselesaikan di platform tersebut dilihat dari volume. Kategori-kategori pekerjaan tersebut adalah Website, IT & Software, 34%; Design, Media & Architecture, 31%; Writing & content, 13%; Data Entry & Admin, 5%; Sales & Marketing, 5%; Engineering & Science 3%; Mobile Phones & Computing, 3%; dan Translations & Languages, 3%.

Dari survei internal yang diselenggarakan oleh Freelancer.com, beberapa alasan paling umum mengapa orang memilih untuk menjadi seorang freelancer adalah: untuk menghasilkan uang tambahan; untuk memperoleh pengalaman di bidang yang diminati; agar memiliki kebebasan untuk belajar sambil menghasilkan uang; untuk memulai bisnis sendiri; serta memilih freelancing sebagai sumber pendapatan yang utama.

Mengubah Nasib Pengguna

Seorang freelancer asal Indonesia, Daniel G. Pratidya, menyatakan bisa membiayai biaya perawatan ibu mertuanya yang sakit kanker berkat penghasilan dari bekerja lepas di Freelancer.com.

“Hidup saya berubah sejak saya mendaftar di Freelancer.com. Pada awalnya saya tidak berpikir untuk bisa melakukan freelancing online. Perspektif saya berubah ketika saya mulai mendapatkan proyek di situs tersebut. Sekarang saya tidak lagi perlu khawatir soal biaya hidup keluarga saya.”

Akhirnya ia menjadi salah satu dari 20 freelancer Indonesia terbaik di platform tersebut, menghasilkan uang lebih dari US$40.000 per tahun. Selain itu, di bulan Juni 2013, ia dan beberapa temannya mendirikan Indonesia Freelancers Association (IFA), yang menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka mengenai freelancing dan crowdsourcing kepada para freelancer dan startup baru.