Uji Produk Periferal Netgear WN203: Untuk Bisnis Skala Kecil Hingga Menengah

Netgear WN203: Untuk Bisnis Skala Kecil Hingga Menengah

netgear-1-min

Setelah berkesempatan menguji access point WNAP210 pada beberapa bulan yang lalu, kali ini kami kedatangan kembali satu buah access point kelas bisnis dari Netgear. Netgear WN203 ini hadir sebagai salah salah satu perangkat jaringan nirkabel untuk memenuhi kebutuhan bisnis skala kecil hingga menengah.

Dari sisi tampilan fisik, Netgear WN203 ini memiliki dimensi yang terbilang ringkas. Selain bisa diposisikan horizontal, Netgear juga bisa diposisikan secara vertikal menggunakan dudukan yang disediakan. Jika Anda ingin memasangnya pada tembok atau plafon pun, perangkat ini memiliki lubang dudukannya beserta aksesori tambahan yang disertakan dalam paketnya.

Netgear WN203 ini memiliki spesifikasi yang lebih tinggi jika dibandingkan WNAP201. Untuk koneksi nirkabelnya, access point ini memiliki dukungan koneksi nirkabel pita tunggal 2,4 GHz 802.11b/g/n. Kecepatan maksimal yang didukung adalah sebesar tiga ratus megabit. Untuk menjamin daya pancar sinyal maksimal, access point ini juga memiliki dua buah antena eksternal berukuran besar yang menurut kami agak kurang proporsional dengan dimensi bodinya yang terbilang ringkas. Di bagian belakangnya terdapat dua buah port LAN. Satu port ini merupakan port jaringan biasa dan yang satu lagi bisa digunakan untuk pengaturan via konsol.

Saat kami mencoba menggunakan access point ini, fitur DHCP server tidak diaktifkan secara default. Begitu pula dengan enkripsi koneksi nirkabelnya. Netgear WN203 ini memiliki dukungan terhadap delapan profil SSID yang bisa diaktifkan sesuai kebutuhan.

Tampilan panel kontrolnya juga terbilang sederhana tanpa terlalu banyak menu yang berbelit. Namun tampilannya mungkin agak sedikit membingungkan jika Anda menggunakan layar dengan resolusi besar karena peletakan tombol yang bisa tersebar cukup jauh.

Dari sisi kinerjanya, Netgear WN203 ini memiliki kinerja yang cukup baik untuk ukuran sebuah access point 2,4 GHz dengan koneksi 802.11b/g/n. Selama pengujian, access point ini mampu menghasilkan kecepatan rata-rata sekitar 100 hingga 110 Mbps dengan tingkat kestabilan yang lumayan baik. Meskipun begitu, fluktuasi sinyal serta penurunan kecepatan juga sempat kami alami pada beberapa kondisi.

Antenanya yang berukuran besar membuatnya terlihat kurang proporsional.

Antenanya yang berukuran besar membuatnya terlihat kurang proporsional.

 

Tampilan panel kontrol webnya terbilang sederhana tanpa terlalu banyak menu.

Tampilan panel kontrol webnya terbilang sederhana tanpa terlalu banyak menu.

Plus: Dimensi ringkas, antena besar

Minus: Throughput kadang fluktuatif, desain kurang proporsional

[ws_table id=”593″]

Comments

comments