Berita Wujudkan Smart City, CCTV Dahua High-End Bisa Deteksi Wajah dan Cegah Kemacetan

Wujudkan Smart City, CCTV Dahua High-End Bisa Deteksi Wajah dan Cegah Kemacetan

Distributor CCTV Dahua PT Pasific Teknologi Indonesia (PTI) memperkenalkan CCTC Dahua kelas High-End

Saat ini pemerintah kota di Indonesia sudah mengusung konsep smart city atau kota cerdas. Konsep itu merupakan salah satu solusi untuk menyelesaikan berbagai masalah urban seperti kemacetan, penumpukan sampah, dan tentu yang paling utama yaitu keamanan warga.

Masalah keamanan bukan hanya sekedar isu belaka. Data menunjukkan dalam perhitungan BPS selama periode 2013 saja, setiap 1 menit 32 detik terjadi satu tindakan kriminal di Indonesia.

Sementara itu dari 100.000 orang di Indonesia, 140 orang di antaranya berisiko terkena tindak kejahatan (crime rate). Angka-angka itu berdasarkan laporan yang masuk  ke kepolisian.

Distributor PT Pacific Teknologi Indonesia (PTI) memperkenalkan CCTV Dahua kelas High-End yang menyasar perkotaan untuk mewujudkan konsep smart city.

Nicko Christian (Presiden Director, PT PTI) mengemukakan CCTV akan menjadi salah satu tren teknologi yang paling banyak diadopsi pemerintah untuk mengimplementasikan smart city di setiap kota di Indonesia.

“Menurut saya, CCTV ini akan menjadi tren, karena masyarakat semakin aware dengan keamanan dan ini dibutuhkan tidak hanya di rumah tetapi juga di kantor. Apalagi, meningkatnya angka kriminalitas,” katanya di Jakarta, Selasa.

Salah satu fitur utama CCTV Dahua High-End yaitu Face Recognition Detection yang dapat mendeteksi wajah secara akurat. Melalui fitur itu, pemerintah dapat mendeteksi wajah pelaku kejahatan baik di jalan maupun di tempat tertentu.

“Fitur ini bisa juga digunakan di bandara. Jadi kalau misalnya ada DPO aparat penegak hukum, bisa langsung ter-capture. Fitur ini bisa mendeteksi dengan sangat akurat,” ucapnya.

Ilustrasi CCTV Dahua untuk mewujudkan smart city

Juan Andreas (Marketing Manager, Dahua Indonesia) mengatakan pemerintah dapat memasang CCTV Dahua di perlintasan lampu merah. Apabila terjadi pelanggaran lalu lintas, kamera akan secara otomatis meng-capture dan mengenali siapa pemilik kendaraan yang melakukan pelanggaran.

“CCTV kami juga bisa menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta bahkan seluruh kota di Indonesia. CCTV kami memiliki teknologi License Plate Recognition. Teknologi itu berfungsi untuk menangkap gambar (screenshot) dan mengenali nomor plat kendaraan,” ujarnya.

“Pastinya hal ini akan sangat membantu melakukan kontrol lalu lintas dengan konsep pemerintah yang mulai menerapkan tilang online,” ucap Juan.

Nicko mengatakan Indonesia juga sudah mendukung infrastruktur konektivitas untuk pemasangan CCTV di setiap titik yang rawan kejahatan di seluruh Indonesia. Saat ini PTI telah menjajaki kerja sama dengan sejumlah provider Internet untuk mendukung implementasi smart city.

“Kami sebagai distributor tunggal PT Dahua Technology juga sudah sering bekerja sama dengan provider misalnya Telkom. Jadi tergantung project smart city-nya saja,” ujarnya.

Pertumbuhan Pasar

Nicko memprediksi pasar CCTV Indonesia akan mengalami pertumbuhan sekitar 20 persen seiring dengan tingginya kepedulian masyarakat terhadap keamanan dan harga CCTV yang terjangkau.

“Target market share kami tahun ini 10% – 15% melalui tempat distribusi baru. Yang kami targetkan ada 7 tempat distribusi di seluruh kota besar. Tahun lalu, kami baru 3 tempat. Tahun ini akan ditambah 4 lagi,” tuturnya.

Harapannya, masyarakat akan semakin aware dengan keamanan yang tinggi. Menurutnya, salah satu kepedulian masyarakat terhadap tingkat keamanan yang tinggi adalah menerapkan CCTV di rumah dan kantor.

“Semoga ke depan akan semakin banyak masyarakat yang peduli soal keamanan yang tinggi,” tukasnya.