Uji Produk Periferal Moto 360 2nd Gen: Penerus yang Makin Keren

Moto 360 2nd Gen: Penerus yang Makin Keren

Motorola menghadirkan jam pintar melalui Moto 360 2nd Gen. Secara fisik, Moto 360 ini memiliki desain layaknya jam tangan biasa berbentuk bulat. Berbahan stainless steel tidak hanya memberi kesan mewah, tetapi juga kuat. Layar berukuran 1,56 inci dengan resolusi 360 x 330 pixel ini telah pula dilapisi pelindung Gorilla Glass 3. Untuk membuat tampilan makin menarik, tersedia pilihan watch face yang bisa dengan mudah diganti sesuai keinginan.

Sebagai penunjang, Anda mesti memasang aplikasi Android Wear dan Motorola Connect di smartphone untuk menyelaraskan segala fungsi yang ada. Anda juga bisa memasang aplikasi Moto Body untuk mendapatkan informasi seperti jumlah langkah dan kalori yang dibakar serta detak jantung. Aplikasi ini memanfaatkan sensor heart rate yang terdapat pada bagian belakang jam.

Sebagai jam pintar, Anda bisa mendapatkan notifikasi dari smartphone. Notifikasi seperti SMS ataupun WhatsApp bisa dibaca dari sini. Pengguna juga bisa mengetahui jika ada panggilan telepon masuk, bahkan berbincang tanpa harus mengeluarkan smartphone, namun dengan bantuan Bluetooth. Pasalnya, produk ini tidak memiliki speaker internal.

Moto 360 sudah dilengkapi dengan sertifikasi IP67 yang berarti tahan debu dan air. Smartwatch ini tetap berfungsi meski direndam sampai kedalaman satu meter dalam waktu maksimal setengah jam. Kemampun ini tampaknya hanya untuk membuktikan bahwa produk ini bisa digunakan pada beragam kondisi, dan bukan untuk digunakan saat berenang. Ini karena bagian talinya terbuat dari kulit, sehingga akan membuatnya sedikit berkerut dan berbekas setelah terkena air.

Dengan daya baterai sebesar 300 mAh, smartwatch ini bisa menemani Anda seharian beraktivitas. Namun, jika Anda mengaktifkan seluruh koneksi wireless dan sering membaca notifikasi, Moto 360 hanya sanggup bertahan kurang lebih satu hari. Setiap hari, Anda diharuskan mengisi ulang baterai, jika menggunakannya untuk menemani aktivitas keseharian.

Tanpa Kabel
Docking charger memiliki desain unik dengan fitur wireless charging. Untuk pengisian baterai, smartwatch tinggal diletakkan di atasnya. Docking charger ini bisa dijadikan pula sebagai dudukan jam.

 

Sensor Heart Rate
Pada bagian belakang selain memiliki sensor untuk mengisi baterai, juga terdapat sensor heart rate untuk mencatat denyut jantung penggunanya.

PLUS: Desain keren, layar jernih dan responsif, kaya fitur, layar dilindungi Gorilla Glass 3, memiliki sertifikasi IP67, tali jam bisa diganti, dukung wireless charging.

MINUS: Tali jam mudah berkerut, daya tahan baterai kurang lama, harga tinggi.