Berita Bikin Solusi Personalisasi, Tim Singapura Ini Jadi Juara Hackathon AirAsia 2017

Bikin Solusi Personalisasi, Tim Singapura Ini Jadi Juara Hackathon AirAsia 2017

Tim Aviato asal Singapura keluar sebagai pemenang utama kompetisi hackathon AirAsia Airvolution 2017.

AirAsia sukses menggelar babak final hackathon pertamanya bertajuk Airvolution 2017 pada hari Sabtu – Minggu (18 – 19/3), bertempat di kantor pusat AirAsia di Sepang, Malaysia.

Babak final Airvolution 2017 mengumpulkan 20 tim finalis dari sembilan negara di Asia, termasuk Indonesia, untuk membuat proposal dan prototipe aplikasi dengan tema “memprofilkan fans AirAsia di media sosial dengan melacak jejak digital mereka untuk meningkatkan pengalaman pelanggan”. Para finalis diberi waktu 18 jam untuk menuntaskan tantangan tersebut.

Hasilnya, tim Aviato asal Singapura keluar sebagai pemenang utama dan berhak membawa pulang hadiah utama berupa uang tunai 25.000 Ringgit (sekitar Rp75 juta), 100.000 poin AirAsia BIG, dan lima tiket penerbangan pulang-pergi ke kota-kota tujuan AirAsia.

Tim Aviato yang terdiri dari lima anggota membuat aplikasi yang bisa melacak profil para fans AirAsia di media sosial, seperti Facebook dan Instagram, dan memungkinkan AirAsia untuk menyusun penawaran yang lebih personal, seperti daerah tujuan dan makanan, sesuai minat mereka.

Dikutip dari thesundaily.my, Nikunj Shanti (Chief Data and Digital Officer, AirAsia) menyatakan bahwa AirAsia sangat mengagumi pengetahuan teknis dan solusi kreatif dalam pemecahan masalah yang ditunjukkan para peserta Airvolution 2017.

“Tim-tim tersebut menampilkan cara pikir yang benar-benar di luar kebiasaan dan kami menantikan ide-ide inovatif lainnya yang dapat membantu perjalanan para penumpang kami menjadi lebih baik,” tukas Shanti.

“Airvolution menandai awal hubungan kami dengan komunitas teknologi.. sebagai bentuk komunikasi dua arah di mana AirAsia bisa belajar dari orang-orang terbaik dan sebaliknya, mendapatkan dukungan berupa ide-ide terbaik dari mereka,” Aireen Omar (CEO, AirAsia Bhd.) menambahkan.

Kompetisi yang prosesnya telah dimulai sejak 19 Februari ini diyakini merupakan bagian dari transformasi AirAsia menjadi perusahaan berbasis digital. “Tahun ini menandai langkah AirAsia menjadi maskapai digital dan saya yakin acara ini dapat memicu pemikiran kreatif dan radikal yang akan mendukung kepemimpinan AirAsia,” ujar Tony Fernandes (CEO, AirAsia Group).

Sebelum AirAsia, beberapa maskapai penerbangan lain di Asia juga pernah menyelenggarakan kontes hackathon seperti ini, seperti Emirates, Singapore Airlines, dan Malaysia Airlines.

Leave a Reply

Komentari artikel ini

Notifikasi tentang
avatar
wpDiscuz