Tags Posts tagged with "Asus"

Asus

Asus Zenfone AR bakal menjadi perangkat mobile pertama yang menggabungkan dua teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) milik Google sekaligus, yakni Tango dan Daydream VR.

Pelan tapi pasti, Asus menjadi pemain penting di pasar smartphone di Indonesia. Bahkan, smartphone Asus Zenfone 2 dan 3 sangat laris di pasar dan mendominasi pasar segmen menengah ke bawah.

Asus Indonesia pun akan menghadirkan smartphone Asus Zenfone AR yang mengandalkan RAM 8 GB, Zenfone 3 Zoom yang mengandalkan kamera ganda, dan Zenfone Live pada kuartal kedua tahun ini, seperti dikatakan Galip Fu (Country Marketing Manager, Asus Indonesia).

“Persiapannya (tiga smartphone) sudah 99 persen dan siap dirilis di Indonesia. Masih ada kemungkinan perubahan keputusan jugakan. Semoga saja tidak ada perubahan,” kata Fu dalam ajang Zencreation di Jakarta, Rabu (15/3).

Meskipun sudah memastikan, Fu tidak menyebut kapan persisnya peluncuran tiga smartphone tersebut di Indonesia, begitu pun kisaran harganya.

Sebelumnya, Asus telah meluncurkan smartphone Asus Zenfone 3 Zoom dan Zenfone AR dalam ajang CES 2017 pada awal tahun ini.

Asus Zenfone AR adalah smartphone pertama di dunia dengan RAM 8 GB dan mendukung teknologi augmented reality (AR) sekaligus virtual reality (VR).

Asus Zenfone 3 Zoom

Selain itu, Asus Zenfone 3 Zoom mengusung kamera ganda berukuran 12 megapixel. Pada kamera pertama menggunakan sensor Sony IMX362 dengan aperture F/1,7 dan ukuran pixel 1,4um. Asus melengkapinya dengan fitur dual-pixel phase detection, laser autofocus, object tracking, OIS, EIS dan dukungan RAW.

Pada kamera kedua, Asus Zenfone 3 Zoom menawarkan kemampuan 2,3x optical zoom dan panjang lensa 59 mm. Asus juga menyematkan fitur mode portrait mirip iPhone 7 Plus yang membuat foto bokeh.

Zenfone Live sendiri menyasar mereka yang suka selfie, mengingat smartphone itu menawarkan aplikasi BeautyLive yang memungkinkan wajah pengguna dipermulus secara otomatis dengan beragam filter beautification saat sedang live streaming.

Zenfone Live menawarkan kamera depan 13 megapixel dan kamera depan 5 megapixel. Kamera belakangnya memiliki aperture f/2.0 dan sudut pandang 82 derajat. Sedangkan kamera depan memiliki LED selfie flash.

Jika sering bermain game, Anda tentunya akan banyak menggunakan mouse dan keyboard untuk memainkan game. Namun, agar bisa memainkan game dengan baik, Anda membutuhkan perangkat mouse dan keyboard yang mumpuni dan nyaman dipakai.

Karena itu, Anda bisa mencoba menggunakan seri Cerberus ini. Dibuat oleh Asus, produk ini terdiri dari mouse dan keyboard. Keyboard-nya sendiri dilengkapi dengan backlit serta tahan percikan air. Selain itu, produk ini juga dibuat dari pelat metal sehingga meningkatkan daya tahannya. Produk ini juga dilengkapi dengan dua belas macro key untuk memudahkan aktivitas pengguna.

Untuk meningkatkan stabilitas, produk ini dilengkapi dengan tatakan berlapis karet. Ini membuatnya stabil dan tidak mudah bergeser. Sementara mouse produk ini dilengkapi dengan kontrol DPI dengan empat level DPI yang bisa diatur serta dilengkapi dengan indikator level berbasis LED. Mouse ini juga dirancang agar bisa dipakai oleh pengguna baik yang bertangan kidal maupun normal. Dengan demikian, siapa pun bisa menggunakan produk ini dengan baik.

Dengan bentuk stylish, produk ini akan bisa mempercantik tampilan meja Anda selain akan menyamankan permainan game.

Informasi:
Harga: Rp550.000
Kontak: Asus Indonesia, (021) 45878055

Asus Zenfone 2

Ilustrasi Asus Zenfone Go

ASUS akan meluncurkan Zenfone 3 Go dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol. Smartphone itu akan menjadi penerus ASUS Zenfone Go yang hadir 2015.

ASUS Zenfone 3 Go menawarkan harga yang terjangkau, mengingat smartphone itu menyasar pasar entry-level. Meskipun harganya terjangkau, desain ASUS Zenfone 3 Go sangat premium terlihat dari bagian belakangnya yang mengusung brushed metal finish.

Bahkan, smartphone itu akan mengusung garis desain serupa ZenFone 3 Laser atau ZenFone 3 Max, seperti desain bodi berlekuk, dan layar berukuran tergolong besar seperti dikutip Digital Trends.

Spesifikasinya, ASUS Zenfone 3 Go mengusung layar 5 inci dengan resolusi 720p, prosesor quad core Snapdragon 410 dengan kecepatan 1,2 GHz, RAM 2 GB, memori internal 16 GB, kamera belakangnya mengusung sensor 13 megapixel dan kamera selfie berukuran 5 megapixel.

ASUS pun menghadirkan fitur Soft LED Flash, Dual MEMS Mics dan Five Magnet Speaker.

ASUS Zenfone 3 tidak memiliki tombol fisik di bagian bawah layar dan digantikan dengan tiga tombol kapasitif. ASUS ZenFone 3 Go akan dipasarkan dengan penawaran sebesar EUR150 atau sekitar Rp2,1 juta.

Laptop Gaming ASUS ROG Strix GL553

ASUS meluncurkan laptop gaming ASUS ROG Strix GL553 yang menyasar para pecinta gamer sejati dengan spesifikasi yang canggih. Selain itu, laptop gaming memiliki desain yang trendi dan berkelas bisa menjadi kebanggan tersendiri di antara para gamer.

ASUS ROG Strix GL553 memadukan warna oranye terang dan hitam pekat dengan garis tegas sehingga tercipta kesan elegan. ASUS ROG Strix GL553 memiliki bobot yang cukup berat yaitu 2,5 Kg. Sedangkan, ASUS ROG Strix GL502 bobotnya adalah 2,2 Kg.

ASUS ROG Strix GL553 mengusung prosesor dan GPU mutakhir Intel Core i7-7700HQ dan Nvidia GTX 1050 atau 1050Ti. Khusus untuk Intel Core i7-7700HQ, chip itu merupakan prosesor yang memiliki empat core berkecepatan 3,8GHz (boost), cache 6 MB, dan nilai TDP 45 W.

Laptop gaming itu mengusung kapasitas media penyimpanan berbasis HDD sebesar 1 TB 7200 rpm, SSD 256 GB atau 128 GB, RAM 16 GB menggunakan DDR4 berkecepatan 2133 MHz yang mampu ditambah hingga 32 GB.

ASUS ROG Strix GL553

Penggunaan storage berbasis Solid State Drive (SSD) sendiri akan menambah kenyamanan dalam mengolah proses komputasi, baik ketika bermain atau melakukan tugas-tugas yang lebih ringan. Karena SSD memiliki performa dan kecepatan akses (write/read) yang lebih mumpuni dibanding HDD.

Secara bawaan, kartu grafisnya adalah Intel HD 630 yang mendukung DirectX 12, OpenGL 4.4 dan sejumlah fitur fitur lain seperti 4K support, Clear video HD technology dan Intel Quick Sync Video. ASUS membenamkan kartu grafis Nvidia GTX 1050 yang merupakan penerus GTX 900 Series atau seri GTX 950.

Semua fitur itui akan memaksimalkan pengalamana penggunaan dalam aspek multimedia, seperti kecepatan rendering video, editing foto memainkan film, musik dan lainnya. Dengan spesifikasi terbarunya, ASUS ROG Strix GL553 berubah menjadi sebuah notebook monster gaming dengan kekuatan yang lebih gahar dari sebelumnya.

ASUS ROG Strix GL553 memiliki sebuah software khusus ASUS Gaming Center untuk memaksimalkan performa dan kenyamanan ketika bermain. Laptop itu memiliki keyboard LED backlit yang memancarkan warna merah menyala dan sangat membantu para gamer ketika harus bermain di tempat yang gelap, sekaligus menjadi Anda terlihat sangat keren dan tampil sangat profesional gamer.

Keyboard itu juga memiliki fitur 30 key-rollover untuk mengurangi ghosting saat sedang ditekan. Di Indonesia, produk itu dibanderol senilai Rp18.799.000.

Peluncuran Asus Zenfone 3 Max ZC553KL di Jakarta, Selasa (7/2). [Foto: Cakrawala/InfoKomputer]

Asus Zenfone 3 Max ZC553KL baru saja diluncurkan di Indonesia, meskipun di beberapa negara lain, seperti India, smartphone yang mengunggulkan kapasitas baterai besar ini sudah hadir sejak akhir tahun lalu.

Di Indonesia sendiri, seri Zenfone 3 Max lebih dulu muncul September silam melalui tipe ZC550TL. Beberapa hal yang membedakan ZC553KL dengan ZC550TL antara lain dari sisi layar, prosesor, dan kualitas kamera. Tetapi, kapasitas baterainya tetap sama, yaitu 4.130 mAh.

Namun, Asus mengklaim bahwa Zenfone 3 Max ZC553KL mampu bertahan dalam mode standby di jaringan 4G sampai 38 hari atau delapan hari lebih lama dibandingkan dengan ZC550TL. Inilah yang menyebabkan Asus memasang slogan “Ga Ada Matinya” untuk ponsel cerdas ini.

Faktor apa yang membuat baterai Zenfone 3 Max ZC553KL bisa lebih awet daripada ZC550TL?

Menurut Deny Prasetyo (Digital Marketing, Asus Indonesia), perbedaan chip yang digunakan ternyata cukup berpengaruh pada daya tahan smartphone. Seperti diketahui, Zenfone 3 Max ZC553KL diotaki prosesor Qualcomm Snapdragon 430, sedangkan ZC550TL masih memakai prosesor MediaTek MTK6737M. “Manajemen daya pada Snapdragon 430 lebih baik daripada prosesor MediaTek 6737M,” kata Deny.

Selain itu, Asus melengkapi Zenfone 3 Max dengan lima modus optimalisasi baterai yang dapat dipilih sesuai dengan aktivitas yang sedang dilakukan pengguna.

Kelima modus itu yaitu Performance (setting kinerja prosesor dan kecerahan layar maksimal), Normal (setting default yang mengatur performa, layar, dan efisiensi baterai), Power Saving (mematikan jaringan mobile dan Wi-Fi dalam kondisi sleep), Super Saving (menutup seluruh fungsi jaringan, kecuali telepon, SMS, dan alarm), dan Customized (setting sesuai selera pengguna).

Asus Zenfone 3 Max ZC553KL bisa dipergunakan sebagai powerbank untuk mengisi ulang perangkat lainnya.

Zenfone 3 Max ZC553KL juga menyediakan fitur Smart Switch untuk mengalihkan modus optimalisasi baterai secara otomatis, berdasarkan sisa daya baterai (Switch by battery level) atau berdasarkan jadwal/jam (Switch by schedule).

Sementara itu, saat difungsikan sebagai powerbank untuk mengisi ulang daya perangkat lain, Zenfone 3 Max ZC553KL memiliki software yang akan menghentikan transfer daya apabila level baterai tinggal 30%.

Asus Zenfone 3 Max ZC553KL dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp3.099.000 dalam empat varian warna: Titanium Gray, Glacier Silver, Rose Pink, dan Sand Gold. Spesifikasinya antara lain layar Full HD 5,5 inci, prosesor Snapdragon 430, RAM 3 GB, ROM 32 GB, kamera utama 16 MP dengan TriTech AF, kamera depan 8 MP, dan Android 6.0 Marshmallow.

Asus Zenfone 3 Max ZC553KL bisa dipergunakan sebagai powerbank untuk mengisi ulang perangkat lainnya.

Asus Indonesia hari ini (7/2) meluncurkan smartphone Asus Zenfone 3 Max ZC553KL, pembaruan dari Zenfone 3 Max ZC520TL yang pertama kali dirilis pada September 2016 lalu.

Apa saja yang membedakan Zenfone 3 Max ZC553KL dan tipe pendahulunya? Kita bisa melihat peningkatan dari segi kualitas layar, prosesor, dan kamera.

[BACA: Review Asus Zenfone Max ZC550KL]

Faktor pertama yang membedakan ZC553KL dengan tipe sebelumnya adalah ukuran layar yang lebih besar, yaitu 5,5 inci dengan resolusi Full HD (1.920 x 1.080 pixel). Faktor kedua yaitu prosesor yang lebih kencang dengan bekal chip Snapdragon 430 octa-core 1,4 Ghz dan GPU Adreno 505.

Sedangkan faktor ketiga adalah kamera utama beresolusi 16 MP dengan teknologi PixelMaster 3.0 dan dilengkapi TriTech Autofocus untuk mendeteksi titik fokus dengan sangat cepat, hanya 0,03 detik berkat bantuan sinar laser. TriTech ini sebelumnya disematkan Asus di seri Zenfone 3 Laser.

Sayangnya, kapasitas baterai yang menjadi keunggulan seri Max masih tidak berubah, sebesar 4.130 mAh. Tetapi, dengan spesifikasi baru, baterai ZC553KL mampu bertahan lebih lama dengan waktu standby sampai 38 hari di jaringan 4G, sedangkan ZC520TL “hanya” awet sampai 30 hari.

Namun, tentu saja Zenfone 3 Max ZC553KL masih bisa dipergunakan sebagai powerbank untuk mengisi ulang perangkat lainnya melalui teknologi Reverse Charging dan kabel USB On The Go. Inilah yang membuat Asus mengusung slogan “Ga Ada Matinya” untuk ponsel cerdas ini.

“Asus Zenfone 3 Max ZC553KL merupakan smartphone serbabisa yang dilengkapi komponen terbaik untuk menemani berbagai kegiatan. Ponsel ini bisa menggantikan banyak peralatan yang biasa kita bawa, tanpa perlu khawatir akan kehabisan daya,” ujar Benjamin Yeh (Regional Director, Asus South East Asia).

Asus Zenfone 3 Max ZC553KL akan dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp3.099.000 dan tersedia dalam empat varian warna: Titanium Gray, Glacier Silver, Rose Pink, dan Sand Gold.

Asus Zenfone 3 Max ZC553KL dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp3.099.000 dan tersedia dalam empat varian warna.

Spesifikasi Asus Zenfone 3 Max ZC553KL:

Layar: 5,5 inci Full HD, IPS display, 77,5% screen-to-body ratio, 450 nits

Prosesor: Qualcomm Snapdragon 430 64bit octa-core 1,4 GHz

GPU: Adreno 404 450 MHz

RAM: 3 GB

Memori: 32 GB + 5 GB Asus Webstorage + 100 GB Google Drive (2 tahun gratis) + selot microSD sampai 128 GB

SIM Card: Micro SIM + Nano SIM/MicroSD

Kamera utama: 16 MP PixelMaster 3.0 with 1/3″ sensor size, f/2.0 aperture, 0,03s TriTech AF system, Dual-LED real tone flash

Kamera depan: 8 MP, f/2.2 aperture, 84 degree field of view, fitur Beautification, up to 140 degree selfie panorama

Perekaman video: Full HD 1080p @ 30 fps

Software: Android 6.0 with Asus ZenUI 3.0

Dimensi: 151,4 x 76,24 x 8,3 mm

Bobot: 175 gram


Saat ini, mayoritas dari kita sudah menggunakan smartphone untuk aktivitas sehari-hari. Ibu rumah tangga misalnya, dapat memanfaatkan smartphone untuk melihat resep masakan, anak sekolah menggunakan smartphone untuk membantu mengerjakan tugas sekolah, hingga driver transportasi online juga tak bisa lepas dari smartphone dalam kesehariannya.

Meski berbagai bidang pekerjaan membutuhkan smartphone untuk berkomunikasi, belum banyak smartphone yang menunjang kapasitas baterai yang besar. Apalagi untuk pekerjaan dengan mobilitas tinggi dan jarang bertemu dengan colokan listrik.

“Saat ini, sebagian besar dari kita tidak bisa lepas dari smartphone,” ujar Benjamin Yeh (Regional Director Asus South East Asia). “Namun semua itu tidak ada artinya jika ponsel pintar tidak bisa menemani kita setiap saat. Bayangkan saja jika kita sedang ingin menjepret sebuah pemandangan atau mencari rute terdekat ke lokasi yang kita tuju, tetapi ponsel kita kehabisan baterai. Pengalaman seperti itu tentu sangat menyebalkan,” imbuhnya.

Latar belakang itulah yang kemudian mendorong Asus menggelontor ZenFone 3 Max Series dengan baterai berkapasitas besar. Uniknya, berkat kapasitas baterainya yang besar, smartphone ini juga dapat dimanfaatkan bak powerbank untuk berbagi energi dengan perangkat lainnya.

Meski ZenFone 3 Max mengandalkan kekuatan pada kapasitas baterai, Asus juga tetap memerhatikan kemampuan smartphone ini.

Spesifikasi lain Asus Zenfone 3 Max meliputi layar 5,5 inci HD, prosesor Snapdragon 410, RAM 2 GB, ROM 16 GB, dan kamera utama 13 MP dengan harga Rp2.199.000. Dalam waktu dekat, Asus juga dikabarkan siap merilis penerus dari Zenfone 3 Max, yakni Zenfone 3s Max dengan kapasitas baterai lebih besar, 5.000 mAh.

Asus Zenfone 3s Max 2

Asus akan meluncurkan smartphone Zenfone 3s Max yang mengusung baterai jumbo sebesar 5.000 mAh dan dapat bertahan 34 hari dalam mode siaga.

Smartphone itu akan menjadi penerus Zenfone 3 Max yang memiliki kapasitas baterai 4.100 mAh. Asus Zenfone 3 Max merupakan lini Asus Zenfone yang menawarkan kapasitas baterai yang besar.

Asus Zenfone 3s Max akan mengusung layar 5,2 inci dengan resolusi HD 720 x 1280 pixel dan teknologi IPS LCD capacitive touchscreen berkepadatan mencapai 16 juta warna yang memang cemerlang.

Tak hanya itu, lapisan layar Asus Zenfone 3s Max memiliki layar multitouch yang responsif dengan bekalan lapisan anti gores Scratch Resistant Glass dan kaca layar 2.5D Curved Glass yang memang tangguh.

Untuk prosesor, Asus Zenfone 3s Max mengusung chipset MediaTek MT6750V/C dengan prosesor octa-core 1,5 GHz, GPU Mali T860 MP2, RAM 3 GB, dan penyimpanan internal 32 GB serta microSD kapasitas 128 GB di slot hybrid SIM.

Untuk kamera, Asus Zenfone 3s Max mengusung kamera utama bersolusi 13 megapixel dengan fitur dual tone LED dan kamera depan untuk selfie serta video call beresolusi 8 megapixel. Kameranya memiliki fitur DUAL LED Flash, PDAF Sensor hingga Autofocus, HDR Pro, flash kamera dan lensa wide angle 85 derajat dalam aperture f/2.0.

Dimensi Asus Zenfone 3s Max itu mencapai 149.5 x 73.7 mm, ketebalannya seberat 8.85 mm dan bobotnya mencapai 170 gram seperti dikutip Phone Radar.

Smartphone itu akan mengusung sistem operasi Android OS Nougat terbaru dengan antarmuka Asus Zen UI 3.1. Selain itu, Asus Zenfone 3s Max mengusung kualitas audio yang jernih dengan teknologi Sonic Master dan DTS Headphone-X Audio sehingga kualitas suara yang cemerlang.

Smartphone itu mendukung koneksi LTE yang kencang serta sensor fingerprint untuk menjamin keamanan.

Asus hanya menyediakan satu warna varian Asus Zenfone 3s Max yaitu warna Gold. Rencananya, Asus akan meluncurkan smartphone itu di India pada awal Februari 2017.

Asus Tinker Board.

Asus meluncurkan komputer mini Tinker Board dengan konsep dan desain papan yang sangat mirip, bahkan bisa dibilang meniru, Raspberry Pi. Namun, Tinker Board mengusung spesifikasi yang lebih canggih.

Beberapa komponen andalan Asus Tinker Board antara lain CPU Rockchip RK3288 ARM Cortex-A17 quad-core 1,8 GHz, RAM 2 GB, dan sebuah selot microSD untuk media penyimpanan.

Dari sisi CPU, Tinker Board memang lebih cepat, tetapi sayangnya masih menggunakan desain ARM Cortex-A17, sedangkan Raspberry Pi 3 Model B sudah memakai ARM Cortex-A53 yang lebih baru. Kapasitas RAM-nya juga lebih besar dua kali lipat dibandingkan Raspberry Pi.

Kelebihan lainnya dari Tinker Board yaitu dukungan terhadap video 4K lewat porta HDMI dan konektivitas SDIO dan Gigabit Ethernet yang lebih cepat. Asus juga mendukung Debian Linux untuk sistem operasinya dan Kodi untuk aplikasi pemutar multimedia.

Asus Tinker Board memiliki dimensi 3,4 x 2,1 inci atau hampir sama dengan Raspberry Pi. Bahkan, letak pin dan porta koneksinya pun sama persis.

Keuntungannya, pengguna Raspberry Pi bisa menggunakan Asus Tinker Board untuk proyek-proyek yang sama karena pelindung dan aksesoris yang kompatibel dengan Pi juga akan kompatibel dengan Tinker.

Namun, untuk segala kelebihan itu, konsumen mesti merogoh kocek lebih dalam karena Asus Tinker Board dijual dengan harga 55 poundsterling atau sekitar Rp914 ribu, lebih mahal dua kali lipat ketimbang Raspberry Pi.

Spesifikasi Asus Tinker Board:

  • CPU quad core 1.8GHz ARM Cortex-A17
  • LPDDR3 RAM 2GB Dual channel
  • 1x porta HDMI 2.0 untuk mendukung video 4K
  • Gigabit LAN dan Bluetooth 4.0
  • 802.11 b/g/n Wi-Fi
  • Power supply: 5V/ 2A Micro USB (tidak termasuk)
  • 40-pin internal header dengan 28 pin GPIO

Peluncuran notebook gaming Asus X550IU dengan arsitektur AMD Polaris.

Demi memuaskan hasrat para penggila PC gaming di Indonesia, Asus menghadirkan notebook gaming pertama dengan arsitektur AMD Polaris, yaitu Asus X550IU.

Asus X550IU diperkuat oleh prosesor AMD APU Mobile generasi ke-7 FX-9830P, kartu grafis AMD Radeon RX 460 dengan GDDR5 4 GB, RAM DDR4 8 GB (bisa ditambah hingga 16 GB), dan hard disk sebesar 1 TB.

Sebagai informasi, kartu grafis pada Asus X550IU ini merupakan kartu grafis Radeon RX 460 versi desktop yang TDP (Thermal Design Power)-nya diturunkan, sehingga performanya masih mirip dengan versi desktop tetapi lebih hemat daya.

Kartu grafis tersebut merupakan GPU dengan arsitektur Graphic Core Next generasi keempat dengan 14 buah compute unit dan 896 stream processor. Kecepatan standarnya sendiri di 1.090 MHz dan dapat ditingkatkan hingga 1.200 MHz. Pada kecepatan maksimal, ia mampu memproses hingga 2,2 Tera floatingpoint operations per detik.

Kendati mengusung komponen yang gahar untuk bermain game, notebook ini tetap dirancang dengan desain tipis dan seportabel mungkin. Layarnya 15,6 inci dengan resolusi Full HD, sedangkan bodinya cukup ringan dengan bobot 2,45 kg. Tujuannya agar para gamer bisa leluasa bermain di mana saja, tanpa terkendala dimensi dan berat perangkatnya.

Beberapa fitur pendukung pada Asus X550IU antara lain touchpad yang luas, Smart Gesture untuk gerakan tanpa mouse, IceCool Technology yang menjaga area palm rest tetap dingin, AMD Freesync untuk meniadakan tearing, stuttering, dan lag, DirectX12 yang mampu memanfaatkan multi-core CPU lebih baik, serta Advanced Power Management (APM) yang dapat mengatur kerja prosesor sesuai dengan kebutuhan.

Tampilan notebook gaming Asus X550IU yang dijual dengan harga Rp9,5 juta.

Kehebatan Arsitektur Polaris

Arsitektur Polaris diperkuat berbagai fitur menarik dan dirancang dengan menggunakan teknologi FinFET 14nm yang membawa berbagai penyempurnaan dalam performa dan efisiensi sebuah PC.

“Dalam jajaran APU milik AMD, prosesor AMD APU FX-9830P merupakan yang terbaik. Untuk itu, kami memilih prosesor tersebut untuk memperkuat notebook entry gaming terbaru kami yang bertenaga,” sebut Juliana Cen, (Country Product Group Leader, ASUS Indonesia).

“Peningkatan efisiensi arsitektur pada seri kartu grafis terbaru mampu memberikan performa yang kencang namun tetap hemat daya. Dukungan API DirectX12 dan Vulkan akan mengeluarkan performa maksimal dari Radeon RX 460 pada game-game terbaru,” tambah Armawati (Business Development Manager, AMD untuk Indonesia).

Asus X550IU dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp9.499.000. Sebagai nilai tambah untuk konsumen, AMD menawarkan promo eksklusif berupa game gratis. Salah satu pilihannya adalah “Civilization 6”. Promo ini berlaku sampai 31 Agustus 2017 selama persediaan masih ada.

Spesifikasi Asus X550IU

Spesifikasi Asus X550IU.

TERBARU

Ilustrasi keamanan iPhoneTidak ada perangkat yang aman, menyusul bocornya dokumen CIA yang menyebutan tidak ada satupun perangkat yang bisa selamat dari serangan siber....