Tags Posts tagged with "sony"

sony

Ilustrasi VAIO Phone A

Tentu Anda masih ingat dengan nama brand VAIO yang telah membesarkan Sony di jagat komputer. Sony pun telah menjual divisi PC-nya VAIO pada 2014

Kini VAIO tetap beroperasi dengan manajemen yang baru. VAIO pun meluncurkan smartpahone VAIO Phone A yang berbasis sistem operasi Android.

Sebelumnya, VAIO juga telah meluncurkan smartphone pertama VAIO Phone Biz pada Februari tahun lalu seperti dikutip The Verge.

Spesifikasi Phone Biz dan Phone A memiliki spesifikasi yang kurang lebih sama. VAIO Phone A mengusung layar HD 5.5-inci, RAM 3 GB, dan Snapdragon 617 serta sistem operasi Android serta ketersediaan dua kartu SIM.

Dilihat, spesifikasinya VAIO akan menantang langsung Sony yang menguasai pangsa pasar smartphone di Jepang sebesar 12 persen dan Apple yang berada di posisi pertama dengan pangsa pasar sebesar 47 persen.

VAIO pun tidak memiliki keinginan untuk mengganti antarmuka Phone A dari UI ke Windows 10. Sayangnya, VAIO tidak memiliki rencana untuk menjual Phone A di luar Jepang.

Sony mengembangkan teknologi yang memungkinkan sebuah smartphone bisa memindahkan daya baterai kepada smartphone lainnya

Sony sedang mengembangkan teknologi yang memungkinkan sebuah smartphone bisa memindahkan daya baterai kepada smartphone lainnya, tetapi tanpa menggunakan kabel.

Saat ini teknologi pengisian daya smartphone baru melalui kabel ke daya listrik, perantara kabel USB, dan wireless charging.

Mekanisme yang dikembangkan Sony bisa melakukan pengisian daya dan pertukaran data di antara perangkat elektronik seperti smartphone dan komputer secara nirkabel. Teknologi Sony itu mengandalkan sistem antena khusus dan sebuah aplikasi yang memandu pengguna dalam menjalankan proses koneksi dan transfer daya wireless.

Teknologi itu juga memungkinkan pengguna untuk tidak perlu lagi repot-repot membawa power bank, seperti dikutip BGR.

Anda hanyalah perlu mencari teman yang siap menjadi pendonor daya listriknya. Kemudian, Anda bisa mendekatkan kedua perangkat smartphone tersebut untuk saling berbagi kapasitas baterai.

Tentunya, kehadiran teknologi Sony itu menghadirkan pro dan kontra di mata netizen. Netizen yang pro melihat teknologi itu bisa menjadi sarana tolong menolong dan mempertemukan beberapa pengguna perangkat elektronik untuk berinteraksi di dunia nyata.

Sedangkan yang kontra, netizen melihat teknologi itu untuk mencuri kapasitas baterai smartphone lainnya yang sedang berada di dekat dengan smartphone.

Hebatnya, bukan hanya smartphone lain yang bisa dijadikan sumber pengisian daya, melainkan juga semua perangkat elektronik, misalnya kulkas, microwave, sampai mesin cuci. Syaratnya, perangkat elektronik itu harus membenamkan teknologi nirkabel yang sama dengan smartphone yang akan diisi dayanya.

Jadi, Anda tidak perlu lagi mencolokkan smartphone ke sumber listrik untuk mengisi ulang energi karena pada dasarnya, baterai smartphone Anda akan selalu dalam kondisi terisi (charged), baik saat sedang di dapur, ruang keluarga, maupun kamar tidur.

Sony Xperia XZ Premium 1

Jarang terdengar, Sony pun tampil memukau di ajang Mobile World Congress (MWC) 2017, di Barcelona, Spanyol dengan meluncurkan smartphone flagship Xperia XZ Premium sekaligus menjadi suksesor Z5 Premium yang hadir pada 2015.

Sony Xperia XZ Premium mengusung layar 5,5 inci dengan resolusi 4K dan mendukung konten HRD, Qualcomm Snapdragon 835 dan RAM 4 GB.

Smartphone premium itu mengusung bodi metal dengan lapisan kaca dan pelindung Corning Gorilla Glass 5. Sony pun tidak menghilangkan bezel bagian atas dan bawah mirip dengan desain LG G6.

Sony Xperia XZ Premium

Sony Xperia XZ Premium mengusung kamera belakang 19 megapixel yang dapat merekam video HD pada 960 frame per second (fps). Hal itu membuat pengguna bisa membuat video dan memutarnya dalam format super slow motion, empat kali lebih lambat daripada smartphone lainnya.

Meskipun hanya 19 megapixel, sensor kamera smartphone XZ Premium sudah mengusung fitur Motion Eye terbaru untuk meningkatkan kestabilan gambar.

Sony Xperia XZ Premium mendukung “Gigabit Class LTE” yang dapat mengunduh hingga 1 Gbps. Selain itu, smartphone premium itu memiliki koneksi USB 3.1 yang memindahkan file 10 kali lebih cepat daripada USB 2.0 dengan kecepatan transfer 5Gbps serta sebuah port USB Type-C.

Sony Xperia XZ Premium

Sebagai smartphone flagship, Sony Xperia XZ Premium sudah anti air dan debu. Baterainya sendiri berkapasitas 2.230 mAh seperti dikutip Mirror.

Sony pun akan menjual Xperia XZ Premium ke pasar global dalam dua pilihan warna yaitu Luminous Chrome dan Deepsea Black pada tahun ini. Sony akan menjual mengatakan Sony XZ Premium untuk pasar Amerika Serikat terlebih dahlu pada musim semi.

Sony belum mengumumkan harga XZ Premium.

Ilustrasi aplikasi Lifelog Sony yang hitung kalori makanan

Gaya hidup sehat adalah bagian dari kehidupan masyarakat modern. Bagi Anda yang sedang diet dan takut gemuk, harus memiliki aplikasi yang satu ini. Sony pun memperbarui kemampuan aplikasi Lifelog untuk menganalisa kalori sebuah makanan hanya lewat foto atau gambar.

Lifelog sendiri adalah aplikasi yang bisa membantu memonitor aktivitas melalui smartphone dan perangkat wearable seperti Sony SmartWatch 3.

Jadi, pengguna tinggal memotret sebuah makanan dan aplikasi Lifelog yang akan menganalisa kalorinya. Tentunya, aplikasi ini membantu Anda yang sedang diet, mengingat kalori yang berlebih dapat membuat tubuh Anda gemuk.

Tim Internet of Things (IoT) Sony bertanggung jawab mengembangan aplikasi tersebut. Sony pun membenamkan kecerdasan buatan (AI) untuk menganalisa sebuah foto makanan dan membantu pengguna untuk menyesuaikan program diet jangka panjang sehingga dapat menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.

Ilustrasi aplikasi Lifelog Sony

Sony juga meluncurkan software Meal Image Analysis di negara asalnya, Jepang, terlebih dahulu seperti dikutip GSM Arena.

Sony akan berkolaborasi dengan perusahan yang ingin menjaga pegawainya tetap sehat.

Produsen sensor gambar CMOS Sony

Sony sangat terkenal dengan pabrikan sensor kamera, menyusul banyak pabrikan smartphone lainnya yang menggunakan sensor kamera Sony.

Sony pun memperkenalkan sensor kamera smartphone terbaru yang bisa merekam video 1000 fps di resolusi
Full HD (1080p) seperti dikutip The Verge.

Bayangkan!, sensor kamera itu sanggup mengambil gambar dengan framerate delapan kali lebih banyak dari rata-
rata sensor kamera smartphone yang ada di pasar.

Sensor kamera terbaru Sony itu merupakan sensor CMOS yang terdiri dari tiga lapis. Rahasianya, sensor kamera
Sony itu memiliki DRAM atau memori khusus yang dapat menangkap gambar dengan framerate yang sangat tinggi.

Memori khusus itu berfungsi sebagai penampung data cache ketika merekam dan bisa menangkap gambar dengan
framerate lebih banyak.

Secara teknis, sensor kamera Sony terbaru itu mampu mengambil gambar beresolusi 19,3 megapixel dengan shutter speed 1/120 detik dan tingkat distorsi yang lebih minim sehingga kualitas gambar akan terlihat lebih baik.

Kemampuannya, terbukti empat kali lebih baik dari sensor kamera smartphone yang ada di pasar saat ini.

Saat ini smartphone premium Google Pixel memegang sensor kamera terbaik yang mampu merekam video Full HD di 120 fps. Sedangkan, sensor kamera Sony terbaru mampu merekam hingga 1000 fps atau delapan kali lebih baik.

Ilustrasi Sony di MWC 2017

Dalam laporan kinerja perusahaan pada kuartal IV 2016, Divisi Sony Mobile Communication melaporkan penurunan penjualan smartphone Xperia. Smartphone Xperia terjual sebanyak 5,1 juta unit atau turun 2,5 juta unit (35,3 persen) selama periode tersebut, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015.

Penjualan Sony Mobile sendiri sebanyak 15 juta unit pada 2016. Sony beralasan penurunan penjualan Sony Xperia itu disebabkan oleh lesunya penjualan handset di beberapa negara Eropa.

Dari sisi operasional, Sony mencatat keuntungan 187 juta dollar AS dan melaporkan total nilai penjualan sebesar 2,2 miliar dollar AS seperti dikutip Phone Arena.

Sony pun akan meluncurkan smartphone terbarunya dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol, Februari. Sony sendiri masih mengandalkan Xperia XZ untuk mendongkrak performa bisnis mobile Sony pada kuartal keempat tahun fiskal perusahaan.

MWC 2017

Sony tidak mau kalah dengan pabrikan smartphone lainnya yang menyiapkan smartphone flagship-nya. Sony pun akan meluncurkan 5 smartphone sekaligus dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017, Barcelona, Spanyol pada 27 Februari 2017.

Sony pun akan meluncurkan smartphone dengan kualitas layar 4K dengan chipset Snapdragon 835. Berikut bocoran lima smartphone yang akan hadir di MWC bulan depan seperti dikutip Pocket Lint:

Sony Yoshino

Sony Yoshino mengusung layar 4K 5,5 inci dengan resolusi 3840 x 2160 pixel, chip Snapdragon 835, RAM DDR4 4GB atau 6 GB. Sony pun akan membenamkan sensor kamera Sony IMX400 pada Sony Yoshino memberikan kualitas gambar yang nyata.

Sony BlancBright

Sony BlancBright mengusung layar 5,5 inci dengan resolusi Quad HD atau 2560 x 1440 pixel. Sony memiliki piihan untuk memasang chipset Snapdragon 835 atau Snapdragon 653 pada Sony BlancBright.

Sony BlancBright akan mengusung RAM 4 GB dan sensor kamera baru Sony IMX400.

Sony Keyaki

Sony Keyaki yang menyasar pasar menengah akan mengusung layar 5.2 inci dengan resolusi Full HD, prosesor MediaTek Helio P20, RAM 4 GB dan kapasitas media penyimpanan 64 GB. Smartphone itu mengusung kamera utama 23 megapixel dan kamera depan 16 megapixel.

Sony Hinoki

Tidak hanya smartphone premium, Sony akan meluncurkan smartphone entry-level. Sony Hinoki mengusung layar HD 5 inci dengan resolusi 1280 x 720 pixel, chipset MediaTek Helio P20 dengan RAM 3 GB dan media penyimpanan Internal 32 GB. Smartphone itu akan memiliki kamera belakang 16 megapixel dan kamera depan 8 megapixel.

Sony Mineo

Sony Mineo akan mengusung layar 4K dan chipset Snapdragon 835.

Ilustrasi Sony di MWC 2017

Sony tidak mau kalah dengan pabrikan smartphone lainnya yang menyiapkan smartphone flagship-nya. Sony pun akan meluncurkan 5 smartphone sekaligus dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017, Barcelona, Spanyol pada 27 Februari 2017.

Sony pun akan meluncurkan smartphone dengan kualitas layar 4K dengan chipset Snapdragon 835. Berikut bocoran lima smartphone yang akan “nongol” di MWC bulan depan seperti dikutip Pocket Lint:

Sony Yoshino

Sony Yoshino mengusung layar 4K 5,5 inci dengan resolusi 3840 x 2160 pixel, chip Snapdragon 835, RAM DDR4 4 GB atau 6 GB. Sony pun akan membenamkan sensor kamera Sony IMX400 pada Sony Yoshino memberikan kualitas gambar yang nyata.

Sony BlancBright

Sony BlancBright mengusung layar 5,5 inci dengan resolusi Quad HD atau 2560 x 1440 pixel. Sony memiliki pilihan untuk memasang chipset Snapdragon 835 atau Snapdragon 653 pada Sony BlancBright.

Sony BlancBright akan mengusung RAM 4 GB dan sensor kamera baru Sony IMX400.

Sony Keyaki

Sony Keyaki yang menyasar pasar menengah akan mengusung layar 5.2 inci dengan resolusi Full HD, chipset prosesor MediaTek Helio P20, RAM 4 GB, dan kapasitas media penyimpanan 64 GB. Smartphone itu mengusung kamera utama 23 megapixel dan kamera depan 16 megapixel.

Sony Hinoki

Tidak hanya smartphone premium, Sony akan meluncurkan smartphone entry-level. Sony Hinoki mengusung layar HD 5 inci dengan resolusi 1280 x 720 pixel, chipset MediaTek Helio P20 dengan RAM 3 GB dan media penyimpanan Internal 32 GB. smartphone itu akan memiliki kamera belakang 16 megapixel dan kamera depan 8 megapixel.

Sony Mineo

Sony Mineo akan mengusung layar 4K dan chipset Snapdragon 835 dalam waktu dekat.

Sejauh ini Sony belum mengeluarkan pernyataan resminya. Mau informasi dan spesifikasi lebih lengkap? Kita tunggu saja satu bulan lagi.

Bos Sony Michael Lynton mengundurkan diri dan pindah ke Snap Inc

Di dunia teknologi, perpindahan karyawan dan direktur ke perusahaan kompetitor adalah hal lazim. Michael Lynton (Chief Executive Officer Sony Entertainment) meletakan jabatannya dan pindah menjadi Chairman Board Snap Inc.

“Saat ini adalah momentum tepat untuk melangkah ke Snapchat dan bekerja sama dengan co-founder Snapchat Evan Spiegel di masa-masa awal media sosial tersebut,” katanya seperti dilansir Engadget.

Lynton telah mengabdi di Sony selama 13 tahun dan menjabat sebagai CEO Sony Entertainment sejak 2012 serta melewati masa-masa kelam Sony ketika menjadi korban serangan peretasan besar-besaran pada 2014.

Dalam peretasan itu, berbagai informasi bocor termasuk email para pekerjanya dan film yang belum dirilis. Ketika Sony diretas, email yang bocor dari akun Lynton menunjukkan perjanjian Snapchat dengan Vergence Labs, yang menjadi petunjuk akan pengembangan Spectacles yang dirilis oleh Snap belum lama ini.

Di bawah Lynton, Sony memproduksi film-film seperti Skyfall, Social Network, dan serial The Crown plus Breaking Bad.

Lynton mengatakan ia meninggalkan Sony dengan bangga atas segala pencapaian yang telah tercapai dan prestasinya di Sony akan memperkuat perusahaan secara keseluruhan.

“Saya telah melewati 13 tahun yang luar biasa di Sony. Saya bangga bisa bekerja di Sony dengan sebagian orang paling berbakat dan kreatif di dunia entertainment,” katanya

Sementara itu, Sony CEO Kaz Hirai akan menjabat sebagi Chairman dan co-CEO Sony Entertainment.

“Saya ingin berterima kasih pada Sony Corp khususnya Kaz Hirai dan Howard Stringer atas kepemimpinannya,” pungkasnya.

sony-usmca164gb

Dengan sudah tersedianya berbagai motherboard maupun notebook yang menghadirkan port USB Type-C, berbagai produsen USB flash disk pun telah menawarkan produknya yang menggunakan port USB baru ini.

Agar tetap kompatibel dengan perangkat lama yang hanya menghadirkan port USB Standard A, Sony menghadirkan USM-CA1. USB flash disk ini memiliki kedua port tersebut, Type-C dan Standard A. Tidak sekadar kompatibilitas, Sony USM-CA1 64 GB juga menawarkan kecepatan baca yang tinggi.

Ia mampu mencapai kecepatan baca sampai sebesar 130 MB/s. Kecepatan sebesar ini bisa dicapai dari kedua port USB-nya berhubung keduanya telah mendukung USB 3.1 Gen1. Kapasitasnya yang relatif besar, 64 GB, juga menjadi nilai lebih lain.

Informasi:
Harga: US$46,99
Situs: www.sony.com

bosch_sony

Bosch Security Systems dan Sony Corporation menandatangani kontrak kemitraan bisnis dan berkolaborasi dalam pengembangan produk serta solusi inovatif di bidang aplikasi video keamanan. Kombinasi keahlian teknologi kedua perusahaan akan dilakukan awal 2017 untuk menetapkan standar baru pada video imaging beresolusi tinggi dan low-light.

Sebagai bagian dari kesepakatan kemitraan, pengguna video keamanan Sony di seluruh pasar, kecuali Jepang, akan mendapat layanan dan dukungan dari tim penjualan dan pemasaran Bosch Security System. Kemitraan ini akan mengikuti persetujuan dari kewenangan peraturan yang berlaku.

Dalam kerja sama tersebut, Sony akan menghadirkan keahlian unggulannya di bidang kualitas dan performa gambar video, sedangkan Bosch akan menambahkan serangkaian video analytics yang kuat dan canggih dalam menerjemahkan data, serta teknologi inovatif untuk mencapai bitrate dan persyaratan penyimpanan minimum yang sangat efisien.

“Kemitraan ini akan merevolusi industri video keamanan melalui kombinasi keahlian teknologi yang unik serta kekuatan kedua perusahaan terkemuka di bidang aplikasi video keamanan. Para konsumen akan diuntungkan oleh kualitas gambar Sony yang luar biasa, contohnya solusi 4K, dipadu dengan manajemen bitrate serta video analytics dari Bosch,” ujar Toru Katsumoto (Deputy President of Imaging Products and Solutions, Sector President of Professional Products Group, Sony Corporation).

“Kemitraan yang istimewa ini turut mendukung visi Bosch terkait internet of things. Kamera video keamanan, khususnya data yang dikumpulkan memiliki peran penting dalam pengembangan internet of things di masa depan. Kamera video dapat disebut juga sebagai ‘the eyes of the internet of things’,” jelas Gert van Iperen (President of Bosch Security Systems).

Konsumen kamera keamanan Sony akan mendapatkan layanan serta dukungan dari tim penjualan dan pemasaran divisi Bosch Security Systems yang akan menawarkan dukungan bagi pelanggan, layanan purna jual, serta pelatihan dalam beragam bahasa di lebih dari 50 negara di seluruh dunia.

“Divisi global Bosch Security System akan memberikan dukungan kepada tim penjualan dan pemasaran yang bertanggung jawab terhadap produk-produk bermerek Sony serta para pelanggan setia Sony, untuk menumbuhkan bisnis melalui dukungan dan pelayanan yang prima,” lanjut van Iperen.

Sony akan terus mengembangkan dan memproduksi produk keamanan video di bawah mereknya sendiri.