Tags Posts tagged with "Twitter"

Twitter

Ilustrasi peretasan Twitter

Ribuan akun Twitter, termasuk akun milik figur publik, media massa, dan lembaga kemanusiaan, dibobol oleh pihak yang diduga sebagai aktivis Turki yang mendukung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Rabu (15/3).

Beberapa akun ternama yang menjadi korban antara lain akun resmi milik bintang pop Justin Bieber, mantan petenis Boris Becker, klub sepak bola Borussia Dortmund, World Meteorological Organization, Blockchain, Amnesti Internasional, UNICEF, dan Kementerian Kesehatan Inggris.

Peretas memasang gambar background bendera Turki pada akun-akun Twitter itu, kemudian mencuitkan tweet berisi simbol swastika (simbol yang digunakan Adolf Hitler dan Nazi di Jerman), disertai dua hashtag tentang Nazi Jerman dan Nazi Belanda serta tautan video propaganda pro-Erdogan.

Peretasan ini dilakukan lewat celah keamanan pada Twitter Counter, layanan analitik pihak ketiga yang digunakan oleh akun-akun tersebut.

Omer Ginor (CEO, Twitter Counter) menyatakan, “Kami menyadari situasi ini dan telah memulai investigasi terhadap masalah ini.”

Ginor melanjutkan, “Kami telah melakukan tindakan untuk meredam penyalahgunaan akun-akun pengguna kami, dengan memblokir kemampuan mengirim tweet lewat sistem kami dan mengganti key aplikasi Twitter kami.”

Terkait Politik

Aksi peretasan ini ditengarai terkait ketegangan politik yang memanas antara Pemerintah Turki dan Pemerintah Belanda dan Jerman.

Pekan lalu, Pemerintah Belanda menuduh Erdogan sebagai “Pengikut Nazi dan Fasis” serta melarang menteri asal Turki untuk berkunjung ke konsulat Turki di Rotterdam. Erdogan pun balas mengancam bahwa Belanda harus “membayar” aksi tersebut.

Pada 16 April nanti, Erdogan akan menggelar referendum untuk menambah masa kekuasaannya sebagai presiden, mengingat masa bakti presiden Turki itu sudah habis.

Ilustrasi Robot Jurnalis

Percakapan di media sosial tidak hanya diramaikan oleh manusia, tetapi juga oleh bot–program yang mampu bekerja secara otomatis menirukan perilaku pengguna biasa. Bahkan, jumlah bot diperkirakan terus meningkat.

Hasil studi terbaru dari University of Southern California dan Indiana University menyebutkan bahwa sebanyak 4,8 juta akun di Twitter adalah akun bot. Artinya, sekitar 9 – 15 persen dari total pengguna aktif Twitter sebanyak 319 juta akun dikendalikan oleh robot, bukan manusia.

Angka ini meningkat hampir dua kali lipat dari estimasi yang disebut Twitter Inc. pada laporan keuangan tahun 2014. Ketika itu, Twitter memperkirakan jumlah akun bot di platformnya bisa mencapai 8,5 persen.

Studi ini dapat mengidentifikasi akun bot dengan sistem berbasis machine learning yang mengolah dan mengekstrak ribuan data percakapan di Twitter, antara lain metadata pengguna dan teman-temannya, konten dan sentimen tweet, pola jaringan dan persebaran tweet, serta rekam jejak aktivitas.

“Metadata pengguna dan konten tweet adalah sumber data yang paling penting untuk mendeteksi bot sederhana,” ujar tim peneliti dalam laporannya.

Tim peneliti yang terdiri dari Onur Varol, Emilio Ferrara, Clayton A. Davis, Filippo Menczer, dan Alessandro Flammini pun menyebutkan bahwa angka 15 persen adalah perkiraan konservatif. Angka sebenarnya bisa jadi lebih tinggi daripada itu, mengingat cukup banyak akun bot yang canggih dan benar-benar menyerupai perilaku manusia.

Dikutip dari CNET, hasil studi ini memperkuat penelitian yang pernah dilakukan University of Southern California pada akhir 2016 yang menemukan bahwa 19 persen tweet terkait pemilihan Presiden AS dikirim oleh akun bot.

Sedangkan sebuah laporan dari Imperva pada Februari 2017 menyebutkan, lebih dari separuh lalu lintas internet di dunia dikuasai oleh bot.

Aktivitas bot ditengarai mencapai 51,8% dari keseluruhan aktivitas di internet, sedangkan manusia hanya menyumbang 48,2%-nya. Angka ini didapat berdasarkan hasil riset Imperva pada 16,7 miliar kunjungan di 100 ribu domain yang dipilih acak pada periode 9 Agustus – 6 November 2016.

Twitter kembali meluncurkan update terbaru yang akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna. Beberapa update terbaru Twitter yaitu memperbarui cara pelaporan konten kasar, mencegah pembuatan akun-akun yang berisikan konten melecehkan dan merendahkan serta mengimplementasikan hasil pencarian yang lebih aman.

Ed Ho (VP of Engineering, Twitter) mengatakan Twitter mulai mengimplementasikan beberapa pembaruan untuk meminimalisir konten kasar dan merendahkan, menyediakan lebih banyak metode untuk mengontrol pengalaman Anda.

“Kami telah melihat dampak positif dari beberapa pembaruan yang kami lakukan baru-baru ini dan sangat menghargai masukan yang kami terima dari para pengguna,” katanya dalam siaran persnya, Sabtu.

Twitter akan menggunakan algoritma untuk mengetahui pengguna yang melanggar peraturan dan Twitter akan mengambil tindakan tegas untuk pengguna tersebut.

Twitter juga memperkenalkan pilihan filter terbaru untuk mengontrol akun-akun tertentu seperti akun-akun yang tidak memiliki foto profil, alamat e-mail ataupun nomor ponsel yang tidak terverifikasi.

“Banyak orang meminta opsi filter yang lebih banyak untuk notifikasi mereka. Kami akan mengupayakan agar dapat dirasakan oleh semua pengguna,” ujarnya.

“Kami menghargai kesabaran dan dukungan Anda, terutama saat kami mengimplementasikan berbagai pembaruan ini secara global dan dalam setiap bahasa yang tersedia di platform ini dalam beberapa waktu ke depan,” ucapnya.

Jimmy Sie, Chief Operating Officer baca, pemenang juara 2 Herki Mahendra, pemenang juara 1 Natasya Wisaksono, dan Shella Elins Fiorentina, Country Operations Manager PT Digital Baca Nusantara.

Ternyata, jumlah penulis millennial dengan usia 21 hingga 30 tahun mencapa 39 persen. Disusul penulis berusia 15 tahun hingga 20 tahun sebanyak 30 persen. Selanjutnya, untuk penulis berusia 31 tahun hingga 40 tahun 23 persen.

Karena itu, Nulis.co.id menjadi sebuah platform yang tepat bagi para penulis milenial untuk berbagi cerita, komentar dan pengalaman di dunia Internet.

Nukman Luthfie (Pakar Media Sosial dan CEO Jualio.com) mengatakan media sosial Facebook dan Twitter melahirkan banyak netizen yang menyukai hobi menulis dari yang suka update status pendek, sahut-menyahut dan bercakap-cakap satu sama lain hingga netizen yang menulis panjang, membuat foto, atau video yang bercerita.

“Mereka bertebaran di berbagai platform blog, platform jurnalisme warga, instagram serta Youtube. Namanya menjadi harum dan menonjol di lautan media sosial karena karya-karyanya,” Kata Nukman Luthfie di Jakarta, Kamis

Shella Elins Fiorentina (Country Operations Manager PT Digital Baca Nusantara) mengatakan bahwa nulis.co.id merupakan wadah bagi semua orang untuk menyalurkan hasil karya tulisan yang berkualitas. Nulis.co.id juga menjadi tempat untuk berbagi ide dan menyampaikan berita yang dikelompokan dalam beragam kategori.

“Kami bekerjasama dengan berbagai komunitas blogger, termasuk dari kalangan mahasiswa dan ibu-ibu rumah tangga yang mempunyai hobi menulis. Wadah ini kami harapkan dapat menjadi saluran kreasi untuk membuat karya tulisan yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi pembaca,” ucapnya.

Selain program lomba tulis, nulis.co.id juga akan menggelar berbagai program lainnya untuk menumbuhkan minat menulis berbagai kalangan, seperti sharing teknik
penulisan dan pendekatan ke berbagai komunitas.

“Nulis memberikan ruang kepada mereka yang gemar menuliskan pengalaman, kisah, cerita dan sebagainya. Nulis tak hanya mewadahi para penulis dan blogger, tetapi juga memberikan revenue bagi mereka yang telah berkontribusi menulis,” ujar Jimmy Sie (Chief Operating Officer baca).

nulis.co.id hari ini mengumumkan pemenang lomba tulis yang berlangsung sejak tanggal 9 Januari hingga 16 Februari 2017 lalu. Lomba yang mengusung tema “Mau Ngapain Sih di 2017?” ini telah diikuti oleh 348 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Sumatera Utara dan Kalimantan Selatan.

Menariknya, penulis peserta lomba lebih banyak didominasi oleh perempuan yaitu 58 persen dan 42 persen pria. Sementara jika dilihat dari ketegori umur penulis,
terlihat lebih beragam.

Pada kompetisi ini, nulis.co.id akan memilih tiga pemenang dengan tulisan terbaik. Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 3.000.000, pemenang kedua sebesar Rp 2.000.000 dan pemenang ketiga sebesar Rp 1.000.000. Sedangkan untuk tulisan-tulisan yang dikirim setelah tanggal 16 Februari, pihak nulis.co.id tetap akan memberi revenue sharing yang besarnya berdasarkan kualitas tulisan.

Ilustrasi#PilkadaSerentak
2017

Indonesia sukses melaksanakan pesta demokrasi daerah pekan lalu. Pada tahun ini, pilkada daerah dilaksanakan serentak di 7 provinsi, 18 kota, dan 76 kabupaten.

Twitter pun merefleksikan keseruan momen penting itu dalam konteks #PilkadaSerentak2017. Melalui #PilkadaSerentak2017, pengguna bisa membagikan informasi tentang program calon pemilih dan menciptakan interaksi di antara keduanya.

Ada 11,2 juta cuitan yang terkait dengan #PilkadaSerentak2017 sejak 1 Januari 2017 dan ada 1 juta cuitan yang terjadi selama hari pemilihan kemarin dalam siaran persnya, Sabtu.

#PilkadaSerentak2017 – Most Mentioned Area

Beragam informasi terdapat di linimasa sehingga masyarakat dapat dengan mudah mencari sumber resmi dari para kandidat atau berbagai sumber terpercaya, sekaligus menyampaikan opini mereka tentang jalannya pesta demokrasi ini.

Masyarakat pun dapat ikut aktif berpartisipasi mengekspresikan opini dan berbagi informasi melalui Twitter terkait Pilkada. Berikut adalah data-data menarik yang kami kumpulkan terkait Pilkada tahun ini.

#PilkadaSerentak2017

Tentunya, Pilkada DKI Jakarta menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Linimasa media sosial seperti Twitter makin meresahkan. Di samping informasi yang bermanfaat dan tweet-tweet menarik, kian banyak orang yang menggunakan Twitter untuk mengirim konten yang melecehkan, merendahkan, dan konten-konten yang termasuk ujaran kebencian (hate speech).

Sejak November 2016, Twitter telah berusaha membatasi konten-konten negatif dengan beragam cara, seperti menghadirkan fitur mute atau sensor terhadap kata-kata tertentu dan mempermudah proses pelaporan tweet yang dianggap menghina dan merendahkan.

Kali ini, Twitter mengumumkan tiga fitur baru terkait pencegahan dan pengendalian konten negatif.

Salah satunya, Twitter akan “menutup pintu” bagi akun-akun yang berisi konten ujaran kebencian dan pelecehan, termasuk dengan mencegah pemilik akun-akun yang sudah di-suspend untuk membuat akun baru.

“Kami telah melakukan beberapa cara untuk mengidentifikasi orang-orang yang telah ditangguhkan (suspend) secara permanen dan menghentikan mereka membuat akun baru. Hal ini akan terfokus pada beberapa perilaku yang paling mengganggu, khususnya akun yang memang dibuat secara sengaja untuk disalahgunakan dan melecehkan orang lain,” jelas Ed Ho (VP of Engineering, Twitter).

Twitter juga akan memperkenalkan hasil pencarian yang lebih aman dengan menghilangkan konten sensitif serta tweet dari akun diblokir lewat fitur “pencarian aman”.

Terakhir, Twitter bakal memanfaatkan algoritma khusus untuk mengenali balasan-balasan (reply) yang bersifat kasar, melecehkan, merendahkan, dan berpotensi menyebarkan ancaman, lalu memindahkannya ke bagian bawah. Dengan begitu, pengguna akan lebih dulu melihat balasan tweet dan percakapan yang lebih relevan di bagian atas.

“Kebebasan berekspresi menjadi tidak nyaman saat penyalahgunaan dan pelecehan terjadi sehingga membungkam dan meredam beragam eskpresi. Twitter tidak akan menoleransi hal tersebut dan kami terus mengembangkan berbagai upaya baru untuk menghentikan penyalahgunaan serta pelecehan terhadap pengguna,” pungkas Ho.

Twitter akan menerapkan pembaruan fitur-fitur ini dalam beberapa waktu ke depan.

Ilustrasi Ancaman Pembunuhan terhadap Presiden AS Donald Trump

Sejak dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), banyak warga dari berbagai kalangan yang tidak senang dengan Donald Trump. Apalagi, kebijakan Trump dianggap kurang populis dan cenderung diskriminatif.

Bahkan, banyak seruan pembunuhan Trump di Twitter walaupun kebanyakan posting itu bernada bercanda atau sarkastik.

Lembaga analisis Dataminr telah menghimpun data statistik yang mengungkapkan ada 12.000 kicauan di Twitter yang isinya ajakan untuk membunuh Trump. Jumlah kicauan itu diperoleh sejak hari pelantikan di tanggal 20 Januari 2017 lalu. Artinya, tiap hari rata-rata ada 1.000 kicauan yang isinya mengancam keselamatan hidup Trump.

“Aku sangat lelah Trump menjadi presiden. Bisakah seseorang membunuhnya sekarang?” kicau akun @deathsmells. “Seseorang harus membentuk tim dan hanya membunuh Trump,” kicau akun lainnya seperti dikutip Daily Mail.

Tentunya, ancaman itu menjadi perhatian serius Secret Service yang bertugas menjaga keamanan Presiden AS. Bahkan, Secret Service berhasil menangkap seorang wanita asal Kentucky, AS yang mengancam pembunuhan kepada Trump.

“Jika seseorang cukup kejam membunuh MLK (Martin Luther King), mungkin seseorang berbaik hati untuk membunuh Trump,” kicaunya.

Menurut mantan agen Secret Service, Tim Franklin, yang saat ini menjadi Profesor Hukum dan Kriminologi di Arizona State University, netizen hanya bercanda dan tidak akan membahayakan jiwa keselamatan Trump.

“Hanya orang-orang yang benar-benar berbahaya yang akan ditangani Secret Service,” pungkasnya.

Ilustrasi Twitter Explore

Twitter memperbarui kolom explore pada perangkat berbasis iOS dan Android dengan menambahkan daftar trending topic, moment, dan siaran langsung. Sebenarnya, beberapa pengguna Twitter sudah ada yang merasakan wajah baru explore itu lantaran Twitter harus mengujinya terlebih dahulu.

Sebelumnya, fitur-fitur itu terletak secara terpisah sehingga pengguna Twitter kesulitan untuk menemukan siaran langsung pada perangkat mobile.

Dalam kolom explore terbaru, siaran langsung berada di atas daftar trending dan moment harian dan kolom paling atas tersedia pada bar pencarian. Bagi Twitter, tab itu merupakan langkah stategis untuk menyatukan fitur.

Pengguna iOS pun sudah bisa merasakan fitur baru Twitter tersebut. Sedangkan, pengguna Android harus menunggu fitur itu beberapa minggu mendatang seperti dikutip Digital Trends.

Nantinya, fitur baru itu juga akan dinikmati oleh pengguna website walaupun Twitter mengatakan versi web tidak menjadi prioritas utama Twitter saat ini.

Saat pertama hadir pada 2015, tab moments memungkinkan pengguna untuk bercerita melalui koleksi tweets konten dalam bentuk singkat, mirip dengani aplikasi media sosial lainnya seperti Snapchat dan Instagram.

Twitter pertama kali mulai menguji pengganti tab Moments dengan persentase kecil pengguna selama beberapa bulan terakhir, dan menemukan fakta bahwa mereka menyukai

Tab Explore akan dipindahkan dari posisi tengah yang pernah diisi tab Moments di bar navigasi bawah. tempat pusat ini sekarang akan menampilkan notifikasi, dengan tab explore disebelah kiri yang akan menampilkan area kategori tertentu seperti Berita, Olahraga, Hiburan atau Fun.

Secara keseluruhan, kehadiran tab Explore itu akan meningkatkan fungsi navigasi karena dapat mempermudah akses ke semua fitur yang membantu pengguna mencari tahu apa yang sedang trending dan menyoroti jaringan real-time Twitter.

Peretas yang prnah membobol 500 akun ISIS mengirimkan sebuah pesan kepada Presiden AS Donald Trump melalui Twitter untuk secepatnya mengganti pengaturan keamanan Twitter miliknya.

Seseorang yang menggunakan nama anonim WauchulaGhost mengatakan bahwa akun media sosial Presiden AS, Wakil Presiden AS, dan Ibu Negara AS sangat rentan terhadap serangan siber, mengingat pengaturan keamanan mereka sangat standar.

Menurut WauchulaGhost, akun @POTUS, @FLOTUS, dan @VP sangat rentan diserang karena mereka menggunakan pengaturan keamanan yang standar dan tinggal membutuhkan nomor telepon dan email untuk mengganti password.

Anehnya, pengaturan keamanan Twitter saat ini memungkinkan siapa saja mengeklik “forgot password” pada tiga akun tersebut.

WauchulaGhost telah mengirimkan banyak surat elektronik kepada Dan Scavino (Kepala Media Sosial Donald Trump), seperti dikutip CNN Money. Bahkan, WauchulaGhost mengumumkannya di publik dengan melampirkan email dan pesan “Change your emails & Fix Settings”.

Juni tahun lalu, WauchulaGhost menghiasi tajuk utama dengan meretas akun pro-ISIS dan menggantinya dengan gambar dan pesan bermuatan porno.

Hacker itu mengatakan ia tidak tertarik meretas akun Presiden AS, tetapi pengaturan keamanan Twitter Trump sangat rentan diserang hacker lainnya.

Ilustrasi berita hoax

Ilustrasi berita hoax

Fenomena penyebaran berita bohong alias hoax sudah semakin mengkhawatirkan. Perusahaan jejaring media sosial raksasa seperti Facebook dan Twitter memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk memberantas berita hoax, mengingat berita hoax paling banyak beredar melalui media sosial.

Ismail Fahmi (Pengamat media sosial) berpendapat memblokir situs yang menyebarkan berita bohong bukan satu-satunya cara meredam penyebaran hoax.

“Pemerintah harus melakukan pendekatan literasi. Jangan hanya blokir!. Bila suatu situs atau akun yang menyebarkan hoax diblokir, kemungkinan muncul situs kloning atau situs baru dengan tujuan yang sama,” kata Ismail Fahmi (Pendiri Awesometric) seperti dikutip Antara.

Bila menemukan situs yang menyebarkan informasi yang tidak benar, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) selaku lembaga yang berwenang harus memberikan surat terbuka untuk situs tersebut dan berisi pemberitahuan bagian mana saja yang memuat berita tidak akurat beserta klarifikasi.

Dari surat terbuka itu, akan terjadi dialog dengan pengelola situs mengapa ia membuat informasi seperti itu. “Tunjukan salah tentang apa sehingga publik tahu. Ini literasi,” katanya.

Pemerintah dapat memblokir situs Hoax tersebut apabila terbukti berkali-kali menyebar berita bohong dan tidak mengindahkan teguran.

Sebaiknya pemerintah merangkul pihak yang kerap menyebarkan berita tidak benar ketika memberikan klarifikasi sehingga informasi yang akurat tersebar ke semua lapisan masyarakat.

Situs Fact Checking

Ismail mengatakan Indonesia butuh situs pengecek fakta, fact checking, untuk meredam berita bohong alias hoax yang marak beredar. “Kita butuh fact checking ini, di Indonesia belum ada situs seperti itu,” ujarnya.

Situs pengecek fakta, misalnya Politifact di Amerika Serikat, memberikan penjelasan atas suatu fakta maupun opini dan dapat menjadi rujukan apakah berita tersebut benar atau salah.

Tim pengecek fakta situs tersebut berisi orang-orang yang berkecimpung di dunia jurnalistik dan mengecek ulang ke sumber terkait serta memberikan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui situs tersebut, masyarakat dapat mengetahui apakah informasi tersebut hoax atau tidak berdasarkan penjelasan dan data yang diberikan.

Saat ini, menurut pendiri lembaga pemantau media Awesometric, baru ada satu situs yang dapat dikembangkan menjadi pengecek fakta, yaitu TurnBack Hoax yang dibuat oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia.

Situs tersebut memberikan klarifikasi atas suatu informasi yang beredar berdasarkan pemberitaan di media massa atau pembahasan di forum terbuka mereka.

“Harapan saya, situs itu jadi klarifikasi dengan penjelasan sangat mudah sehingga orang bisa share dan jadi referensi,” ujarnya.

Selain itu, bila hoax yang beredar berkaitan dengan negara, pemerintah harus memberikan informasi terpercaya, misalnya berupa data yang dapat menjadi rujukan bagi kementerian dan lembaga lainnya, sehingga masyarakat mengetahui informasi yang benar.