Tags Posts tagged with "xiaomi"

xiaomi

Xiaomi Mi Mix 2

Xiaomi akan meluncurkan Xiaomi Mi Mix generasi kedua pada tahun ini.

Bocoran Xiaomi Mi Mix 2 pun ramai berseliweran di ranah maya. Laman media sosial Weibo mengungkapkan desain Xiaomi Mi Mix 2 yang masih mengusuh bodi material keramik dan sisinya berbentuk kotak yang tegas.

Uniknya, Desain Xiaomi Mi Mix 2 semakin bezel-less dan bodinya semakin ramping bahkan rasio layar dengan bodinya mencapai 93 persen setelah mengurangi potongan bezel bagian bawah.

Padahal, rasio layar Xiaomi Mi Mix generasi pertama cuma 84,16 persen. Untuk ukuran layarnya, Xiaomi Mi Mix 2 akan menggunakan ukuran layar yang lebih mudah dikelola 5,7 inci dibandingkan layar 6,4 inci yang ada pada Mi Mix saat ini seperti dilansir Digital Trends.

Letak kamera selfie berada di bawah body smartphone, masih mirip dengan Mi Mix generasi pertama. Inovasinya, Xiaomi Mi Mix 2 akan menawarkan dua kamera dan LED flash.

Di bawah kamera gandanya yang saling berbaris, ada pemindai sidik jari alias fingerprint scanner dan di sisi bawahnya, ada logo Xiaomi. Jika mengaca pada tahun lalu, Xiaomi akan meluncurkan Xiaomi Mi Mix pada Oktober mendatang.

Ilustrasi Xiaomi Mi6

Bagi Anda yang sudah “kebelet” ingin membeli smartphone flagship Xiaomi, sebaiknya Anda menahan diri terlebih dahulu lantaran Xiaomi akan meluncurkan Xiaomi Mi6 pada 16 April 2017.

Para pelanggan sangat menyukai smartphone flagship Xiaomi seperti Xiaomi Mi5, Xiaomi Mi5s, Mi Note 2 karena harganya yang terjangkau dan spesifikasinya yang ganas.

Bocoran spesifikasinya, Xiaomi Mi6 akan mengusung chipset prosesor Qualcomm Snapdragon 835, prosesor octa-core Kyro 280 64-bit yang terdiri dari quad-core 2,45GHz dan quad-core berkecepatan 1,9GHz serta GPU Adreno 540.

Saat ini smartphone pertama yang akan menggunakan Snapdragon 835 adalah Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+.

Kembali ke Xiaomi Mi6, smartphone itu akan layar OLED 5,2 inci dengan resolusi HD dan kaca lengkung 2,5D, berbodi keramik dan beberapa pilihan RAM. Xiaomi Mi 6 dengan RAM 4 GB dibanderol 1.999 Yuan atau sekitar Rp3,85 jutaan, Xiaomi Mi 6 dengan RAM 6 GB dibanderol 2.500 Yuan atau sekitar Rp4,8 jutaan.

Bila info ini benar, maka Xiaomi Mi 6 akan menjadi smartphone Snapdragon 835 termurah di dunia, demikian GSM Arena melaporkan.

Xiaomi Mi 6 akan mengusung sistem operasi Android 6.0 Marshmallow dengan balutan antarmuka MIUI 8. Untuk kamera, Xiaomi Mi 6 akan mengusung kamera selfie dengan resolusi 8 megapixel dengan fitur autofokus.

Untuk kamera belakang, smartphone itu mengusung resolusi 22,5MP dengan fitur sensor Sony IMX318 yang berukuran 1/2.6 inci dan didukung oleh enam elemen lensa dengan aperture f/2.0, EIS, phase-detection autofokus, dan diperkuat oleh fitur dual-tone LED flash.

Untuk konektivitas dan jaringannya mengandalkan dukungan dari sensor sidik jari, 4G LTE, USB Type-C, Bluetooth, 3G HSPA, WiFi, GPS, dan NFC (Near Field Communications).

Xiaomi Mi Mix 2

Xiaomi menggebrak pasar dengan meluncurkan smartphone Xiaomi Mi Mix pada tahun lalu yang mengandalkan desain tanpa bingkai (bezel less) dan bodi yang terbuat dari keramik.

Tahun ini, Xiaomi siap meluncurkan smartphone Xiaomi Mi Mix 2 yang menawarkan tampilan depan penuh dengan layar atau full screen bahkan Xiaomi siap menghilangkan kamera selfie-nya dan memindahkannya ke bagian belakang.

Xiaomi Mi Mix 2 akan memiliki layar dengan rasio screen-to-body hingga 93 persen, berarti layar akan mendominasi tampang depannya dari atas sampai ke bawah. Sebagai perbandingan, Mi Mix generasi pertama menyodorkan rasio screen-to-body mencapai 84,16 persen. Terbukti, model itu sukses menyita perhatian banyak orang.

Xiaomi akan tetap menggunakan bodi keramik pada Mi Mix 2 mirip dengan generasi pertama. Rencananya, Xiaomi akan meluncurkan Xiaomi Mix 2 akan hadir pada pertengahan tahun ini.

Lei Jun (CEO Xiaomi) pernah mengatakan Xiaomi Mi Mix 2 akan kembali dirancang oleh desainer Prancis Phillip Starck seperti dikutip Phone Arena.

Bocoran lainnya, Xiaomi Mi Mix 2 akan memiliki pemindai jari yang terletak pada bagian layarnya dan menghilangkan tombol pemindai sidik jari yang berada di belakang.

Xiaomi Mi 5C, smartphone pertama dengan prosesor Surge S1.

Xiaomi meramaikan pagelaran Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol, dengan mengumumkan Xiaomi Mi 5c, smartphone pertama yang dibekali prosesor Surge S1 atau sebelumnya dikenal dengan nama sandi Pinecone.

Sebagaimana diketahui, Surge S1 atau Pinecone merupakan prosesor yang dirancang sendiri oleh Xiaomi. Dengan mengemas prosesor buatan sendiri, Xiaomi berharap bisa menekan harga komponen dan smartphone-nya serta mempercepat adopsi teknologi terbaru, seperti yang dilakukan Apple dan Huawei.

Berbicara soal spesifikasi, Xiaomi Mi 5c adalah versi lebih terjangkau dari smartphone flagship Mi 5 yang dirilis tahun lalu. Ponsel yang menyasar pasar menengah ini diperkuat layar 5,15 inci, RAM 3 GB, memori internal 64 GB, kamera utama 12 MP dan kamera depan 8 MP, serta baterai 2.860 mAh. Sistem operasinya Android 7.1 Nougat.

Mi 5c juga dilengkapi fitur fast charging dan pemindai sidik jari di bagian depan. Bodinya terbalut bahan metal dan tersedia dalam tiga pilihan warna: rose gold, gold, dan black.

Xiaomi akan memasarkan Mi 5c di Tiongkok mulai 3 Maret 2017 dengan harga 1.499 yuan atau sekitar Rp2,9 juta.

Keunggulan Prosesor Surge S1

Xiaomi mulai merancang prosesor Surge S1 atau Pinecone sejak tahun 2014 dan menempuh proses panjang selama 28 bulan untuk mematangkan desain, membuat engineering sample, mencetak prototipe, menempuh sertifikasi, hingga memasuki fase produksi.

Prosesor Surge S1 besutan Xiaomi.

Prosesor ini mengusung misi untuk menyeimbangkan antara kekuatan kinerja dan efisiensi tenaga serta sanggup diproduksi dalam skala besar. Sayangnya, prosesor ini masih dibuat dengan manufaktur 28 nm, di saat pabrikan lainnya sudah mampu menerapkan manufaktur 10 nm.

Prosesor Surge S1 memiliki delapan inti dengan kecepatan maksimal 2,2 GHz, didukung GPU Mali-T860 empat inti. Prosesor ini juga sudah mendukung teknologi VoLTE yang menghasilkan komunikasi suara yang lebih jernih. Sedangkan 14-bit dual ISP dan algoritma Surge ISP meningkatkan kemampuan pengolah gambar dan sensitivitas lampu kamera hingga 150%.

Xiaomi mengklaim bahwa Surge S1 dapat mencapai kinerja lebih baik daripada Snapdragon 625 dan MediaTek P10 dalam uji GeekBench 4.0 dan hanya kalah dari MediaTek P20. Namun, kinerja GPU Surge S1 sanggup melampaui ketiga prosesor saingannya.

Perangkat mobile masa kini memang memiliki kinerja yang cepat. Namun imbasnya adalah, baterai perangkat tersebut akan cepat terkuras habis. Untuk menyiasati hal ini, pengguna perangkat mobile biasanya akan menggunakan power bank. Dengan power bank ini, cepat habisnya daya baterai saat pengguna ada di perjalanan akan bisa teratasi.

Produk dari Xiaomi ini merupakan salah satu power bank yang bisa dipakai untuk maksud tersebut. Dengan daya 10 ribu mAh (atau sepuluh ampere), produk ini akan menjamin tercukupinya persediaan daya listrik perangkat Anda, khususnya saat Anda berada di luar ruangan. Produk ini memiliki tiga tegangan keluaran, masing-masing 12, 9, dan 5 volt. Dengan demikian, produk ini bisa dipakai mengisi berbagai perangkat dengan tegangan pengisian yang berbeda-beda.

Untuk mengisi ulang baterai perangkat ini, pengguna bisa menggunakan charger 12, 9, dan 5 dengan arus masukan sebesar dua  ampere. Dengan dimensi 128  x 75 x 12 mm, produk ini cukup ramping dan memudahkan pengguna membawanya. Selain itu, produk ini juga mendukung USB Type-C sehingga memudahkan pengisian baterainya.

Informasi:
Harga: Rp354.900
Kontak: Jakartanotebook.com (JakMall), (021) 56985511

Ilustrasi Xiaomi Pinecone

Xiaomi mengonfirmasi akan meluncurkan prosesor buatan sendiri Pinecone V670 dengan proses fabrikasi 28nm (nanometer) minggu depan di Beijing National Convention Center.

Menurut laporan Fudzilla, prosesor Pinecone V670 mengusung prosesor octa-core yang memadukan empat core Cortex-A53 dengan frekuensi tinggi dan empat core Cortex-A53 yang hemat daya. Prosesor Pinecone V670 juga mengusung kartu grafis ARM Mali-T860 MP2 GPU seperti dikutip gadget.ndtv.com.

Selain itu, Samsung juga mengembangkan prosesor octa-core Pinecone V970 SoC yang memadukan empat core Cortex-A73 dan empat core Cortex-A53 dengan kartu grafis Mali G71MP12 GPU.

Hebatnya, Xiaomi menggandeng Samsung dalam pengembangan prosesor Pinecone V970 SoC dengan proses fabrikasi 10 nm. Xiaomi Mi 5c merupakan smartphone yang akan mengusung prosesor Pinecone pertama kalinya.

Dengan Pinecone, Xiaomi sejajar dengan Apple, Samsung dan Huawei yang mengembangkan prosesor buatan sendiri.

Ilustrasi Xiaomi Mi Max 2

Xiaomi akan meluncurkan Xiaomi Mi Max 2 pada Mei tahun ini. Bocoran spesifikasinya, Xiaomi Mi Max 2 akan mengusung prosesor Snapdragon 660 dan RAM 6 GB serta media penyimpanan 128 GB.

Xiaomi Mi Max 2 akan mengusung layar super jumbo 6.44 inci, mirip seperti pendahulunya. Salah satu yang menjadi ciri khas Xiaomi Mi Max 2 adalah baterai yang super jumbo hingga 5000mAh dengan fitur fast charge.

Spekulasi yang beredar sebelumnya, Qualcomm Snapdragon 660 SoC memiliki core Kryo mirip Snapdragon 820 atau prosesor Snapdragon 660 bisa mengombinasikan empat Cortex-A73 CPUs clocked 2.2GHZ dan empat Cortex-A53 CPUs clocked 1.9 GHz.

Qualcomm baru memproduksi massal Snapdragon 660 pada kuartal kedua 2017 seperti dikutip gadget.ndtv.com.

Pabrikan smartphone Oppo dan Vivo pun sudah mengantre untuk menggunakan prosesor Snapdragon 660.

Pengiriman smartphone Xiaomi mengalami penurunan di Tiongkok. Xiaomi pun merubah fokus pemasaran dan akan meluncurkan smartphone kelas menengah dan premium untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.

Selain itu, Xiaomi juga sedang menyiapkan smartphone lainnya Xiaomi Redmi Pro 2 yang mengusung prosesor Snapdragon 660.

Ilustrasi Xiaomi Mi 5C

Saat ini pabrikan smartphone mulai berpikir praktis dan ekonomis untuk mengembangkan chipset prosesornya (CPU) secara mandiri.

Setelah Apple, Xiaomi pun sedang mengembangkan dan menggunakan CPU buatannya sendiri. Bahkan, Xiaomi akan menggunakan prosesor sendiri untuk smartphone terbarunya, Xiaomi 5c.

Ada beberapa alasan Xiaomi mengembangkan CPU-nya secara mandiri yaitu tuntutan pihak Qualcomm yang besar,
mengingat saat ini Xiaomi menggunakan prosesor Snapdragon pada varian smartphone-nya.

Kedua, ongkos pembuatan smartphone akan semakin rendah, mengingat Xiaomi tidak perlu bayar lisensi ke Qualcomm. Ketiga, harga smartphone Xiaomi yang sudah terjangkau akan semakin kompetitif lagi.

Salah satu pabrikan smartphone yang sudah menggunakan CPU-nya sendiri adalah Samsung dan Huawei seperti dikutip Engadget.

Huawei telah menggunakan prosesornya Kirin pada Mate 9 yang memiliki fitur kecerdasan buatan untuk
mengenali kebiasaan Anda.

Selain Huawei, Samsung adalah merek lain yang membuat prosesor sendiri yaitu Exynos.

Meskipun begitu, Samsung dan Huawei memerlukan waktu lama untuk mengembangkan prosesor sekelas prosesor
Snapdragon premium. Xiaomi pun harus membuat prosesor yang berkualitas bahkan lebih canggih dari kompetitornya tersebut.

Xiaomi Mi 5C

Beredar kabar, Xiaomi akan meluncurkan smartphone terbarunya Xiaomi Mi 5c pada bulan ini yang mengusung
prosesor buatan Xiaomi sendiri.

Prosesor itu berupa chip octa-core “Pinecone” berbasis ARM Cortex-A53. Kedelapan inti CPU dalam prosesor kelas
menengah itu disusun dalam dua cluster yang masing-masing terdiri dari 4 buah core.

Selain itu, Xiaomi Mi 5C akan memiliki layar 5,5 inci dengan lapisan 2,5D curved glass, RAM 3 GB, dan media
penyimpanan internal 64 GB.

Xiaomi Mi 5c menggunakan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow, lapisan antarmuka MIUI 8, kamera utama 12
megapixel dan kamera depan 8 megapixel seperti dilansir GizmoChina.

Di samping Mi 5C, Xiaomi juga akan meluncurkan smartphone premium lainnya Mi 6 pada Juli 2017 yang bakal
mengusung chip high-end Qualcomm Snapdragon 835 dan RAM berkapasitas 6 GB.

I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, mewakili Menteri Perindustrian Republik Indonesia, H.E. Xie Feng, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Republik Indonesia, Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Wang Xiang, Senior Vice President Xiaomi, Tjahya Widayanti, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan mewakili Menteri Perdagangan Republik Indonesia, dan Hasan Aula, CEO PT Erajaya Swasembada Tbk, meresmikan Xiaomi “Kami Buatan Indonesia” di Jakarta (10/2).

Xiaomi menggandeng PT Erajaya Swasembada Tbk, PT Sat Nusapersada Tbk, dan TSM Technologies untuk memproduksi smartphone lokal di Indonesia dan mempertegas komitmen Xiaomi dalam memenuhi peraturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

Xiaomi akan memproduksi smartphone-nya di pabrik lokal di Batam yang merupakan bagian dari segitiga ekonomi Indonesia-Malaysia-Singapura sekaligus menjadi zona perdagangan bebas.

Smartphone Xiaomi pertama yang akan diproduksi di Indonesia adalah Redmi 4A. Xiaomi Redmi 4A mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon 425, dual sim dan jaringan 4G serta baterai 3120 mAh.

Smartphone yang dibanderol Rp.1,499,000 melalui jaringan toko Erafone dan didistrubusikan oleh PT. Teletama Artha Mandiri (TAM) ke seluruh toko handphone tradisional Indonesia mulai akhir Februari.

Xiaomi juga meresmikan pusat layanan untuk meningkatkan pengalaman penggunanya. Melalui produksi lokal, Xiaomi kembali mempertegas komitmennya di pasar Indonesia dan menunjukkan bahwa Indonesia merupakan dan akan terus menjadi pasar penting bagi Xiaomi.

Pada Agustus 2014, Xiaomi masuk ke Indonesia dengan memboyong Redmi 1S yang menawarkan harga terjangkau. Xiaomi juga memperkenalkan beberapa ponsel dan berhasil menjadi pilihan oleh para pengguna ponsel di Indonesia.

Wang Xiang (Senior Vice President, Xiaomi) mengatakan langkah ini merupakan bukti pentingnya pasar Indonesia bagi Xiaomi dan menjadi komitmen kami untuk terus tumbuh di Indonesia. Xiaomi melihat potensi pertumbuhan yang besar di Indonesia dan ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk turut andil dalam perubahan yang akan mendorong Indonesia ke dalam babak baru dalam industri ponsel pintar.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para mitra lokal kami atas kerjasama dan dukungan dalam mewujudkan cita-cita ini,” katanya dalam siaran persnya, Sabtu.

Hasan Aula (CEO PT Erajaya Swasembada Tbk) mengatakan Erajaya gembira menggandeng Xiaomi yang signifikan di Indonesia dan Xiaomi akan terus menantikan lebih banyak produk lokal dan membawa produk tersebut kepada masyarakat Indonesia.

“Saya yakin bahwa masyarakat Indonesia tidak sabar untuk menunggu produk terbaru Xiaomi lainnya di Indonesia,” ujarnya.

Xiaomi Redmi Note 4X.

Xiaomi akan meluncurkan smartphone terbarunya Xiaomi Redmi Note 4X pada 14 Februari 2017 di Tiongkok sekaligus menyambut perayaan Valentine.

“Bukan Wu Xiubo, Liu Shi, atau Liu Haoran (nama-nama artis Tiongkok. red), seorang artis kejutan akan membawakan hadiah spesial Hari Valentine: Redmi Note 4X pada 14 Februari,” tulis Xiaomi, seperti dikutip GSM Arena dari laman media sosial Weibo.

TENAA, sebuah institusi pemerintah Tiongkok yang setara dengan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi di Indonesia, membocorkan spesifikasi Xiaomi Redmi Note 4X yang akan mengusung layar 5,5 inci dengan resolusi Full HD 1080p.

Smartphone itu memiliki dua pilihan prosesor yaitu chipset Helio X20 dan Snapdragon 635. Xiaomi juga menyediakan pilihan RAM 2 GB, 3 GB, atau 4 GB serta media penyimpanan berkapasitas 32 GB atau 64 GB.

Untuk kamera, Xiaomi Redmi Note 4X mengusung kamera utama 13 MP dan kamera “selfie” sebesar 5 MP. Selain itu, Redmi Note 4X mempunyai sensor pemindai sidik jari.

Jangan khawatir takut kehabisan daya baterai karena Xiaomi Redmi Note 4X mempunyai kapasitas baterai 4.100 mAh.

Sayangnya, belum ada informasi mengenani harga Xiaomi Redmi Note 4X ini dan apakah smartphone itu akan hadir di Indonesia.

TERBARU

Ilustrasi keamanan iPhoneTidak ada perangkat yang aman, menyusul bocornya dokumen CIA yang menyebutan tidak ada satupun perangkat yang bisa selamat dari serangan siber....